Adyakzada Reswara Prambudi
Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sinergi Pemerintah, Kampus, dan Swasta dalam Implementasi SDGs 17: Praktik Baik Pemberdayaan Ekonomi di Kecamatan Tambaksari Adyakzada Reswara Prambudi; Muhammad Reza Zakaria; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
PARETO : Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Vol. 9 No. 1 (2026): PARETO
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/cr8bce07

Abstract

Pencapaian agenda Sustainable Development Goals (SDGs), secara khusus pada Tujuan 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, merupakan instrumen prasyarat dalam mengurai masalah kemiskinan di perkotaan. Artikel ini bertujuan mengkaji implementasi tata kelola kolaboratif berbasis Pentahelix di Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Sebagai wilayah padat penduduk, Tambaksari menginisiasi intervensi ekonomi yang melampaui pendekatan struktural tunggal dari pemerintah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dan dokumentasi kebijakan daerah yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya bergeser peran menjadi orkestrator melalui penerbitan regulasi afirmatif seperti Program Padat Karya. Kesuksesan program ini didukung oleh kehadiran Perguruan Tinggi (kampus) yang memberikan pendampingan manajerial dan inovasi produk bagi UMKM, serta sektor Swasta yang menyalurkan pendanaan dan membuka rantai pasok (supply chain). Komunitas di tingkat akar rumput dan media massa melengkapi ekosistem ini dengan menjaga keberlanjutan motivasi serta merekonstruksi citra wilayah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pelembagaan kolaborasi lintas sektor sangat fundamental dalam menciptakan kemandirian ekonomi, meskipun tantangan terkait sinkronisasi data antar-aktor masih perlu dibenahi.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA, IMPLEMENTASI PROGRAM KERJA, DAN KUALITAS PELAYANAN DI SMA NEGERI 18 SURABAYA Anthony Sebastiane Chandra; Hadrian Gustin Urdha; Dicky Andhika Pradana; Muhammad Reza Zakaria; Adyakzada Reswara Prambudi; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati Meirinawati
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 2 No. 1 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik berpengaruh terhadap implementasi program kerja serta kualitas pelayanan yang pada akhirnya mendukung peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sumber daya manusia, implementasi program kerja, dan kualitas pelayanan dalam mendukung mutu pendidikan di SMA Negeri 18 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan Kepala Tenaga Kependidikan sebagai narasumber utama, sedangkan observasi digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan kegiatan dan pelayanan di lingkungan sekolah. Data dianalisis menggunakan analisis naratif dengan mengintegrasikan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia yang didukung pembagian tugas yang jelas, koordinasi, dan komunikasi yang efektif mampu mendukung pelaksanaan program kerja sekolah pada bidang kesiswaan, keuangan, sarana dan prasarana, serta kurikulum. Kondisi tersebut turut meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik dan masyarakat, yang tercermin dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan sekolah sebesar 85%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia, implementasi program kerja, dan kualitas pelayanan merupakan komponen yang saling berkaitan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang efektif serta peningkatan mutu pendidikan di SMA Negeri 18 Surabaya.
Analisis Hubungan Dana Transfer ke Daerah dan Belanja Pegawai terhadap Kualitas Penyelenggaraan Urusan Publik di Kabupaten Kediri Muhammad Reza Zakaria; Adyakzada Reswara Prambudi; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17154

Abstract

The quality of public service delivery serves as a benchmark for the success of decentralization in Indonesia. This study aims to analyze the influence of Regional Transfer Funds (TKD) and Personnel Expenditures on the quality of public service delivery in Kediri Regency for the 2020–2025 period, both partially and simultaneously. The method used is quantitative research with an associative (causal) approach. The data are secondary in nature, consisting of time-series data sourced from the Budget Implementation Report (LRA) of the Kediri Regency APBD via the DJPK portal of the Indonesian Ministry of Finance, as well as Human Development Index (HDI) data from the Central Statistics Agency (BPS) of Kediri Regency as a proxy for the quality of public service delivery. The analysis results indicate that Regional Transfer Funds do not have a significant or direct impact on HDI improvement, as fluctuations in the amount of transfers are not accompanied by proportional changes in the HDI. Personnel Expenditures, which on average account for more than 40% of operating expenditures, also do not significantly affect service quality, as evidenced by the rise in the HDI in 2023 when personnel expenditure realization was actually at its lowest point. Simultaneously, these two variables have not been able to create optimal leverage for the quality of public affairs. These findings underscore the importance of reforming the structure of local government spending to be oriented toward public value and strengthening performance-based transfer mechanisms.