Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KECANDUAN GAME ONLINE DAN KUALITAS TIDUR PADA SISWA SMP ONLINE GAME ADDICTION AND SLEEP QUALITY IN JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Mutia Rezky; Veolina Irman; Novita Sari
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 17, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v17i1.30962

Abstract

Internet dapat memiliki pengaruh negatif pada remaja, salah satunya adalah kecanduan bermain game online. Fenomen game online menyebabkan remaja menjadi kecanduan atau terbiasa dengan game yang mengakibatkan pola tidur terganggu, datang terlambat ke sekolah, tertidur saat perlajaran berlangsung dan penurunan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur di kalangan remaja SMP. Jenis penelitian menggunakan studi korelasi dengan desain cross-sectional yang dilakukan kepada 130 siswa SMP yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Kualitas tidur diukur dengan menggunakan kuesioner Indeks Kualitas Tidur Pittsburgh (PSQI) yang terdiri dari 19 item pertanyaan dan kecanduan game online diukur dengan kuesioner kecanduan game online yang terdiri dari 10 pertanyaan yang telah dimodifikasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square denga Tingkat signifikansi 0,05. Hasil yang didapatkan Adalah mayoritas peserta menunjukkan kecanduan game online (60%) dan kualitas tidur yang buruk (56,9%). Analisis statistik mengungkapkan korelasi positif yang kuat antara kecanduan game online dan kualitas tidur yang buruk (p < 0,000), menunjukkan bahwa siswa SMP dengan kecanduan game online cenderung memiliki kualitas tidur yang buruk. Kesimpulan yang dapat diambil adalah kecanduan game online menyebabkan siswa SMP tetap terjaga dan fokus pada permainan hingga kehilangan kendali dan mengabaikan wakktu tidur mereka sehingga menyebabkan penurunan kualitas tidur. Kata Kunci: Kecanduan; game online; kualitas tidur; siswa SMP
THE EFFECT OF THE STORY “MY BODY IS MINE” USING AGAIN (AGAM INONG) DOLL MEDIA ON SEXUAL EDUCATION AMONG CHILDREN AGED 6–7 YEARS Risna Risna; Novita Sari; Mutia Rezky
Getsempena Health Science Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v5i1.3296

Abstract

Storytelling method using puppets is the right and strategic choice to support the learning process of early childhood. Therefore, the application of this method is very feasible and can be integrated into the sexual education program and learning of various children's educational institutions. The purpose was to determine the effect of the story of my body is mine using the media of the doll again (agam inong) on ​​the sexual education of children aged 6-7 years at SDN 1 Teubeng, Pidie District, Pidie Regency. The research method used was an experimental essay with a one group pretest posttest design. The study was conducted on May 21-24, 2025. The population were all children aged 6-7 years as many as 105 people with an accidental sampling technique of 51 people. The results of the study showed that there was an effect of the story of my body is mine using the media of the doll again (agam inong) on ​​the sexual education of children aged 6-7 years, difference of 0.353 and this difference shows a significant difference as seen from t count = 5.222 and t-table = 2.009 with a P-value of 0.000. So it can be concluded that there is an influence of the story of my body belongs to me using the media of the doll again (agam inong) on ​​the sexual education of children aged 6-7 years. It is recommended that teachers pay attention to the needs of students'/children's stories to increase insight and instill character values.
Edukasi dengan Metode Emotional Demonstration (Emodemo) Tentang Pentingnya Memilih Jajanan Sehat pada Anak Balita di Gampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Novita Sari; Risna; Raudhayani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/raw94217

Abstract

Mengkonsumsi Makanan   jajanan merupakan   masalah   yang   perlu   menjadi   perhatian keluarga dan masyarakat, karena terdapat beberapa makanan jajanan yang tidak higienis sehingga dapat  berisiko  terhadap  cemaran  yang dapat  mengganggu  kesehatan. Makanan jajanan  yang  kurang  sehat  juga  dapat  menimbulkan  masalah  gizi  kurang.  Riskesdas  (2023)  menyatakan  prevalensi  gizi  kurang  pada  kelompok  balita  sebesar 13,8  %.  Di  lingkungan  keluarga  peran  ibu  sangat  dibutuhkan  dalam  perubahan perilaku   anak   balita   khususnya   dalam   pemilihan   jajanan.   Ibu   harus   memiliki pengetahuan lebih agar tidak salah dalam pemenuhan kebutuhan dan gizi anak. Maka dari itu dilakukannya edukasi gizi dengan metode emotional demonstration dalam pemilihan jajanan sehat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini telah dilaksanakan pada tanggal 02 Juni 2025 di Gampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie melibatkan para dosen, mahasiswa STIKes Medika Nurul Islam, petugas kesehatan dari puskesmas Pidie dan ibu ibu yang memiliki balita. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan secara langsung di menasah setempat  yang meliputi pendidikan kesehatan tentang jajanan sehat untuk balita dan demontrasi metode emotional yaitu edukasi interaktif yang menggunakan permainan dan demonstrasi untuk menggugah emosi peserta, terutama ibu atau pengasuh, dalam memperbaiki perilaku terkait pemberian makan bayi dan anak (PMBA) sesuai tahap tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan lancar, tertib dan sukses dibuktikan dengan keaktifan peserta saat kegiatan.  
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Masyarakat di Gampong Teubeng Tanjong Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Risna Risna; Novita Sari; Maya Ariska; Lisnawati Rahayu
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nyt57479

Abstract

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang mudah diperoleh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai manfaat, cara budidaya, serta pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai alternatif pemeliharaan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada senin 22 Juni 2026 di Gampong Teubeng Tanjong, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie dengan sasaran masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi pengenalan berbagai jenis tanaman obat, serta edukasi mengenai pengolahan sederhana TOGA yang aman dan tepat. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi masyarakat selama kegiatan dan diskusi tanya jawab untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai jenis-jenis tanaman obat yang dapat ditanam di pekarangan rumah, manfaat masing-masing tanaman, serta cara pemanfaatannya dalam mendukung kesehatan keluarga. Kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai kebun TOGA sehingga dapat mendukung kemandirian keluarga dalam menjaga kesehatan sekaligus melestarikan tanaman obat tradisional. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat terhadap pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
HUBUNGAN ANTARA FAMILY CENTER CARE TERHADAP DAMPAK HOSPITALISASI PADA ANAK DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT MUFID Putri Zahara; Novita Sari; Dian Devita; Lisnawati Rahayu; Maya Ariska; Azhar Mualim
Aceh Health Sciences Journal Vol 3 No 1 (2026): Juni
Publisher : LLDIKTI WILAYAH XIII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64958/ajohi.v3i1.143

Abstract

Penerapan konsep family center care dalam praktik keperawatan yaitu memperlakukan keluarga dengan penuh perhatian, menyampaikan informasi kepada keluarga agar mereka memahami tentang kondisi dan perawatan anak mereka, melibatkan partisipasi orang tua dalam pembuatan keputusan dan perawatan anak, serta kerjasama antara orang tua dan perawat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan family center care terhadap dampak Hospitalisasi pada Anak di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Mufid. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode accidental sampling, dengan jumlah sampel 69 sampel. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dari tanggal 5 sampai dengan 23 Oktober 2025 diketahui bahwa family center care pada anak yang mengalami hospitalisasi berada pada katagori kurang baik sebanyak 37 Responden (59,4%). Dampak Hospitalisasi pada anak yang mengalami hospitalisasi mayoritas katagori ringan sebanyak 39 Responden (43,5%). Hubungan family center care terhadap Dampak hospitalisasi pada Anak dengan ρ-value (0,008). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan family center care terhadap dampak hospitalisasi pada Anak di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Mufid tahun 2025 dengan ρ-value (0,008). Diharapkan menjadi informasi atau masukan untuk meningkatkan penerapan tentang family center care terhadap dampak Hospitalisasi pada anak.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFIKASI DIRI PERAWAT CODE BLUE DALAM PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT RSUD DAN RSU SWASTA DI KABUPATEN PIDIE Dian Devita; Lisnawati Rahayu; Putri Zahara; Novita Sari; Maya Ariska
Aceh Health Sciences Journal Vol 3 No 1 (2026): Juni
Publisher : LLDIKTI WILAYAH XIII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64958/ajohi.v3i1.147

Abstract

Code blue merupakan sistem menejemen darurat yang di bentuk untuk menangani kasus yang membutuhkan intervensi medis darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie. Metode penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh perawat Code blue RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie yaitu sebanyak 49 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu berjumlah 49 perawat. Penelitian dilakukan dari tanggal 17 sampai 29 Juli tahun 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan faktor pelatihan (0,000 < 0,05) dan masa kerja (0,000 < 0,05) dengan efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara faktor (pelatihan dan masa kerja) dengan efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie. Saran kepada rumah sakit agar dapat memfasilitasi perawat Code blue untuk mengikuti pelatihan serta sosialisasi yang berkaitan dengan Code blue dalam meningkatkan pengetahuan serta kompetensi untuk menjadi perawat Code blue.