Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Automatic Chicken Eggs Incubator 216 Capacities Marlon Tua Pangihutan Sibarani; Benrad Edwin Simanjuntak; Berman P. Panjaitan; Kristianus Boby A.M. Siahaan; Rufinus Nainggolan; Penteris Rumissar Panurisma Naibaho; Soni Hestukoro
Journal of Information Technology, computer science and Electrical Engineering Vol. 2 No. 1 (2025): February-May 2025
Publisher : Yayasan Sinergi Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/jitcse.v2i1.217

Abstract

A well-prepared abstract enables the reader to identify the basic content of a document quickly and accurately, to determine its relevance to their interests, and thus to decide whether to read the document in its entirety. The Abstract should be informative and completely self-explanatory, provide a clear statement of the problem, the proposed approach or solution, and point out major findings and conclusions. The Abstract should be 100 to 200 words in length. The abstract should be written in the past tense. Standard nomenclature should be used and abbreviations should be avoided. No literature should be cited. The keyword list provides the opportunity to add keywords, used by the indexing and abstracting services, in addition to those already present in the title. Judicious use of keywords may increase the ease with which interested parties can locate our article (9 pt).
Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pengayak Pasir Bagi Kelompok Pekerja Bangunan Di Sudirejo II Medan Udur 1 Januari Hutabarat; Berman P. Panjaitan; Kristianus Boby AM. Siahaan
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.3346

Abstract

Pekerja pengayak pasir di Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, hingga saat ini masih bergantung pada metode manual tradisional yang memiliki berbagai keterbatasan sistemik. Proses konvensional ini dicirikan oleh tingkat produktivitas yang rendah, ketergantungan pada jumlah tenaga kerja yang besar (minimal tiga orang), serta risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang signifikan akibat beban fisik dan paparan debu material secara kontinu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan transformasi proses produksi melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin ayakan pasir tipe getar (translasi) yang terintegrasi dengan sistem konveyor mekanis. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan terstruktur: analisis kebutuhan mitra, desain dan fabrikasi mesin di bengkel, instalasi serta pelatihan teknis, pendampingan melalui Focus Group Discussion (FGD), dan evaluasi keberlanjutan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi operasional yang sangat drastis, di mana kapasitas produksi meningkat hingga 400% dibandingkan metode manual. Penggunaan mesin ini juga berhasil mereduksi jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan meminimalisir risiko cedera ergonomis. Simpulan dari kegiatan ini adalah penerapan teknologi pengayak pasir mekanis mampu menjadi solusi efektif dalam meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan fisik pekerja bangunan di wilayah mitra.
Mesin Giling Tongkol Jagung Menjadi Janggel Jagung Untuk Pakan Ternak Domba Bagi Peternak Domba Desa Suka Maju Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Positron Bangun; Nelson Manurung; Kristianus Boby A.M. Siahaan; Berman P. Panjaitan; Heddy Heddy
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i2.2883

Abstract

Program kemitraan kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan membuat mesin giling tongkol jagung menjadi janggel jagung untuk pakan ternak domba bagi peternak domba di Dusun VI Purwojoyo, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan diawali dengan melakukan observasi di Dusun VI tersebut. Observasi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran atau kendala yang dihadapi oleh peternak. Dari hasil observasi kemudian dilakukan rekayasa perancangan mesin sesuai kebutuhan. Sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi dalam usaha pembuatan pakan ternak khususnya untuk domba, maka direncanakan untuk rancang bangun giling tongkol jagung menjadi janggel jagung kapasitas 50kg/jam. Dengan harapan dapat membantu usaha pembuatan pakan ternak untuk memberikan solusi dalam memaksimalkan pakan alternatif ternak dengan kapasitas yang lebih banyak dengan waktu yang lebih singkat.