Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PEMBUATAN MODUL PRAKTEK PENGUKURAN TEGANGAN DAN ARUS PADA RANGKAIAN LISTRIK DI SMP SWASTA PERGURUAN NASIONAL SIDIKALANG dohar sinabutar; marlon tua pangihutan sibarani
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.301 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1140

Abstract

Pengukuran tegangan dan arus pada rangkaian listrik di SMP Swasta Perguruan Nasional Sidikalang ini merupakan praktek dari alat ukur dan teknik pengukuran dari tegangan listrik dan arus listrik pada rangkaian listrik yang dipelajari di kelas 9 pada kurikulum tingkat SMP. Mengingat belum tersedianya ruang laboratorium fisika dan tidak adanya peralatan laboratorium fisika di SMP Swasta Perguruan Nasional Sidikalang sehingga para siswa hanya belajar teori tanpa adanya praktek fisika sehingga perlu diadakan pembuatan modul praktek pengukuran tegangan dan arus pada rangkaian listrik di SMP Swasta Perguruan Nasional Sidikalang ini agar sekolah ini mempunyai peralatan laboratorium Fisika khususnya di bidang listrik dan para siswa dapat mempraktekkan teori tentang fisika listrik sehingga para siswa tertarik dan mengetahui salah satu aplikasi dari pelajaran fisika khususnya tentang pengukuran tegangan dan arus pada rangkaian listrik.
PENGUJIAN TEGANGAN TEMBUS AC MINYAK SERAI DENGAN MENGGUNAKAN BERBAGAI ELEKTRODA marlon tua pangihutan sibarani
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.993 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1111

Abstract

Dalam sistem tenaga listrik, isolasi bermanfaat untuk memisahkan beberapa konduktor listrik yang bertegangan sehingga tidak menimbulkan loncatan listrik atau bunga api listrik antara konduktor-konduktor yang bertegangan. Minyak merupakan material isolasi berbentuk cair yang banyak digunakan untuk mendinginkan komponen listrik tegangan rendah, menengah dan tinggi. Isolator minyak sebagian besar berasal dari minyak fosil atau minyak mentah yang diproses secara khusus sehingga memiliki sifat-sifat sebagai  isolator. Perkembangan dunia saat ini menuntut suatu produk yang bersih lingkungan dan nyaman untuk mengurangi efek pemanasan global. Keadaan ini membuka peluang penggunaan bahan energi yang dapat diperbaharui yang bersumber dari minyak nabati. Pengujian karakteristik tegangan tembus AC bahan isolasi cair minyak serai dengan berbagai elektroda bertujuan untuk mempelajari kekuatan isolasinya terhadap tegangan tembus dengan variasi arus sekunder (Is) dan jarak sela serta bentuk elektroda. Pengujian dilakukan dengan menggunakan elektroda berbentuk bola, batang, jarum dan setengah bola seiring perubahan sela konduktor sebesar 1,5 cm, 2 cm dan 2,5 cm serta arus sekunder transformator (Is) sebesar 12 mA dan 16 mA. Tegangan tembus bolak-balik sebenarnya untuk minyak serai dengan menggunakan elektroda jarum dengan Is sebesar 12 mA pada jarak sela 1,5 cm, 2 cm, 2,5 cm adalah 17,6 kv, 22,1 kv, 26,5 kv, dan pada Is sebesar 16 mA pada jarak yang sama diperoleh tegangan tembus sebenarnya sebesar 19,6 kv, 24,0 kv, 28,9 kv. Tegangan tembus bolak-balik sebenarnya untuk minyak serai dengan menggunakan elektroda bola dengan Is sebesar 12 mA pada jarak sela 1,5 cm, 2 cm, 2,5 cm adalah 10,8 kv, 12,7 kv, 16,7 kv, dan pada Is sebesar 16 mA pada jarak yang sama tegangan tembus sebenarnya sebesar 12,7 kv, 16,1 kv, 20,1 kv. Tegangan tembus bolak-balik sebenarnya untuk minyak serai dengan menggunakan elektroda setengah bola dengan Is sebesar 12 mA pada jarak sela 1,5 cm, 2 cm, 2,5 cm adalah 12,7 kv, 15,7 kv, 19,1 kv, dan pada Is sebesar 16 mA pada jarak yang sama tegangan tembus sebenarnya sebesar 18,6 kv, 21,6 kv, 25,0 kv. Tegangan tembus bolak-balik sebenarnya untuk minyak serai dengan menggunakan elektroda tabung dengan Is sebesar 12 mA pada jarak sela 1,5 cm, 2 cm, 2,5 cm adalah 8,8 kv, 10,8 kv, 13,2 kv, dan pada Is sebesar 16 mA pada jarak yang sama tegangan tembus sebenarnya sebesar 11,2 kv, 13,7 kv, 16,1 kv.
PENGUJIAN TEGANGAN TEMBUS BOLAK BALIK MINYAK GORENG BERBAGAI MERK DENGAN MENGGUNAKAN VARIASI BENTUK ELEKTRODA Marlon Tua Pangihutan Sibarani
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 2 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 2 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.593 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i2.775

Abstract

Perkembangan saat ini menuntut suatu produk yang aman dan ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai isolasi cair transformator. Keadaan ini berpeluang menggunakan bahan energi terbarukan dari minyak nabati seperti minyak goreng untuk mendinginkan transformator. Pengujian pada minyak goreng berbagai merk ini merupakan pengujian tegangan tembus bolak-balik dengan variasi bentuk elektroda yang bertujuan untuk mengetahui besar tegangan tembusnya (Vbd). Pengujian ini menggunakan elektroda berbentuk jarum dan bola dengan jarak sela elektroda (s) dan arus sekunder transformator (Is) yang berbeda. Tegangan tembus bolak-balik sebenarnya untuk minyak goreng bermerk Sania dengan menggunakan elektroda jarum dengan Is sebesar 1,6 mA pada jarak sela 5 mm, 10 mm, 15 mm adalah 22,9 kv, 23,3 kv, 23,7 kv dan dengan menggunakan elektroda bola pada Is dan s yang sama diperoleh tegangan tembus sebenarnya sebesar 21,9 kv, 22,3 kv, 22,7 kv. Tegangan tembus bolak-balik yang sebenarnya untuk minyak goreng SunCo dengan menggunakan elektroda jarum dengan Is sebesar 1,6 mA pada jarak sela 5 mm, 10 mm, 15 mm adalah 22,3 kv, 22,9 kv, 23,5 kv dan dengan menggunakan elektroda bola pada Is dan s yang sama diperoleh sebesar 21,5 kv, 21,9 kv, 22,5 kv.
PENENTUAN POLA CAMPURAN PERTAMAX DAN PERTALITE MENGGUNAKAN DERET SENSOR GAS SEMIKONDUKTOR DENGAN ALGORITMA PRICIPAL COMPONENT ANALYSIS henry lumban toruan; Marlon Tua Pangihutan Sibarani
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 2 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 2 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.797 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i2.771

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah menghasilkan suatu sistem penentuan pola campuran pertamax dan pertalite menggunakan deret sensor gas semikonduktor dengan algoritma Pricipal Component Analysis yang dapat mengetahui tingkat kemurnian pertamax terhadap campuran pertalite sehingga dapat dipastikan pertamax tersebut bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi agar dapat bekerja optimal. Manfaat dari Penelitian Produk Terapan ini adalah suatu teknologi tepat guna dibidang instrumentasi elektronika menggunakan metode Pricipal Component Analysis (PCA) untuk menentukan pola campuran pertamax dan pertalite. Realisasi alat penentuan pola campuran pertamax dan pertalite menggunakan deret sensor gas semikonduktor dengan algoritma Principal Component Analysis ini dapat bekerja dengan baik. Dari grafik scatter kita dapat melihat bahwa ke empat kelompok campuran pertamax-pertalite ini telah terpisah sesuai kelompoknya masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa metode PCA ini dapat digunakan untuk pengelompokan sampel tersebut. Tingkat keberhasilan pengelompokan campuran pertamax dan pertalite untuk 100, 75, 50 dan 50 % dengan masing-masing sampel sebanyak 10 buah sehingga jumlah sampel keseluruhan adalah 40 buah mencapai 100%. Penelitian ini sangat menunjang sistem identifikasi kemurnian bahan bakar.
PERANCANGAN MESIN PEMECAH BATU DOLOMIT KAPASITAS 500 KG/JAM Fider Lumban Batu; Udur 1 Januari Hutabarat; Marlon Tua Pangihutan Sibarani
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 2 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 2 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.737 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i2.785

Abstract

Dolomit dapat diolah menjadi pupuk yang disebut dengan pupuk dolomit yang merupakan pupuk yang berasal dari endapan mineral sekunder yang banyak mengandung unsur Ca dan Mg dengan  rumus  kimia  CaMg(CO3)2. Pupuk  dolomit  di  samping menambah  Ca dan  Mg dalam tanah juga memperbaiki keasaman tanah serta meningkatkan ketersediaan unsur yang lain. Dengan berbagai pemanfaatan batu dolomit penulis melakukan perancangan mesin pengolahan pemanfaatan batu dolomit secara maksimal mampu menghasilkan kapasitas 500 Kg/Jam. Dengan diterapkannya teknologi tepat guna, pekerjaan dengan manual pekerjaan beralih menggunakan mesin yang sederhana. Dalam hal ini perancangan mesin dimulai dengan melakukan studi literatur dan melakukan survey mesin-mesin yang sejenis dengan pemecah batu dolomit kemudian melakukan perhitungan bagian-bagian utama mesin yaitu: daya penggerak 1,5 Hp, 1450 rpm, poros 25 mm, pasak, bantalan No.6005, puli dan belt, lalu melakukan desain gambar dan melakukan perakitan, uji kinerja mesin serta melakukan perawatan, pemeliharaan terutama untuk bagian-bagian yang berputar seperti poros dan bantalan.
Pelatihan Pengukuran Arus Dan Tegangan Listrik Di SMP Kristen Kalam Kudus 2 Medan Sibarani, Marlon Tua Pangihutan; Bertha Br. Ginting; Mhd. Daud Pinem; DA Tarigan
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i1.2514

Abstract

Pelatihan pengukuran arus dan tegangan di SMP Kristen Kalam Kudus 2 Medan ini adalah praktikum dari alat ukur dan teknik pengukuran dari arus dan tegangan listrik  yang dipelajari di kelas 8 pada kurikulum tingkat SMP mengingat belum tersedianya ruang laboratorium fisika dan tidak adanya peralatan laboratorium fisika di sekolah tersebut sehingga para siswa hanya belajar teori tanpa adanya praktek fisika sehingga perlu diadakan pembuatan modul praktek pengukuran arus dan tegangan listrik agar sekolah ini memiliki peralatan laboratorium fisika khususnya di bidang listrik dan para siswa dapat mempraktekkan teori tentang fisika listrik sehingga para siswa tertarik dan mengetahui salah satu aplikasi dari pelajaran fisika khususnya tentang pengukuran arus dan tegangan listrik.
ELECTRICAL POWER ANALYSIS OF SINGLE PHASE INDUCTION MOTOR IN PALM SUGAR FLOURING MACHINE Marlon Tua Pangihutan Sibarani; Penteris Rumissar Panurisma Naibaho; Rufinus Nainggolan; Mhd. Daud Pinem; Joko Sutrisno
Journal of Information Technology, computer science and Electrical Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): October 2024
Publisher : Yayasan Sinergi Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/jitcse.v1i3.209

Abstract

Palm sugar flour machine is a machine used to make flour from palm sugar. Palm sugar flour can be used as a processed food product. Compared to manually grinding palm sugar by hand which requires a lot of energy and time, the palm sugar flour machine can be a solution to facilitate the work in the palm sugar processing industry, both on a small and medium scale and a home industry. With this, the author analyzes the electric power of the induction motor on this palm sugar flour machine to determine the power generated from each experiment carried out and the capacity generated from the palm sugar flour machine. The palm sugar flour machine has dimensions of 600 mm x 300 mm x 800 mm with a 1 HP, 1 phase electric motor power, 220 V voltage and 50 Hz frequency. After conducting the analysis of the calculation of electrical power average of the single-phase induction motor on this palm sugar flour machine is 455.81 W and the thickness of floured palm sugar is 0.1 mm.
Automatic Chicken Eggs Incubator 216 Capacities Marlon Tua Pangihutan Sibarani; Benrad Edwin Simanjuntak; Berman P. Panjaitan; Kristianus Boby A.M. Siahaan; Rufinus Nainggolan; Penteris Rumissar Panurisma Naibaho; Soni Hestukoro
Journal of Information Technology, computer science and Electrical Engineering Vol. 2 No. 1 (2025): February-May 2025
Publisher : Yayasan Sinergi Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/jitcse.v2i1.217

Abstract

A well-prepared abstract enables the reader to identify the basic content of a document quickly and accurately, to determine its relevance to their interests, and thus to decide whether to read the document in its entirety. The Abstract should be informative and completely self-explanatory, provide a clear statement of the problem, the proposed approach or solution, and point out major findings and conclusions. The Abstract should be 100 to 200 words in length. The abstract should be written in the past tense. Standard nomenclature should be used and abbreviations should be avoided. No literature should be cited. The keyword list provides the opportunity to add keywords, used by the indexing and abstracting services, in addition to those already present in the title. Judicious use of keywords may increase the ease with which interested parties can locate our article (9 pt).
AUTOMATIC CHICKEN EGGS INCUBATOR 216 CAPACITIES Marlon Tua Pangihutan Sibarani
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 1 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poultry animals such as chickens incubate their eggs in a three weeks to hatch their eggs, which sometimes the egg yields are not optimal so that a poultry eggs incubator and its system are needed to optimize the results of hatching in which this built-in incubator with capacity 216 eggs with a rack system that rotates automatically, using a digital temperature and hygrometer sensor so that the temperature can be set at 38-39 0C and the humidity can be set at 55-70% according to the egg hatching temperature and humidity, and from the test results obtained the number of eggs that do not hatch and hatch both that hatch normally, defective and die, the research conducted, for chicken eggs, which originally amounted to 216 eggs to be hatched, 207 eggs that hatched well, 5 defective eggs and 3 eggs that died and 1 egg don’t have any embryos, and the result that this poultry egg incubator is capable of hatching poultry eggs normally above 96%.
Arduino UNO Application for Temperature Control Chicken Eggs Incubator Machine Rufinus Nainggolan; Idham Kamil; Al Qadry; Marlon Tua Pangihutan Sibarani; Dohar Sinabutar; Berta Br. Ginting
Journal of Innovation and Technology Polbeng Series on Informatics (INOVTEK Polbeng - Seri Informatika) Vol. 10 No. 3 (2025): November
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/h94a3q23

Abstract

Poultry animals such as chickens incubate their eggs in three weeks to hatch their eggs, which sometimes the egg yields are not optimal so that a poultry egg incubator and its system are needed to optimize the results of hatching in which this built-in incubator with a capacity of 300 eggs with a rack system that rotates automatically based on Arduino Uno, using a digital temperature and hygrometer sensor so that the temperature can be set at 38-39 0C and the humidity can be set at 55-70% according to the egg hatching temperature and humidity, and from the test results obtained, the number of eggs that do not hatch and hatch both that hatch normally, defective, and die, the research conducted, for chicken eggs, which originally amounted to 300 eggs to be hatched, 291 eggs that hatched well, 5 defective eggs, and 3 eggs that died and 1 egg that does not have any embryos, and the result that this chicken egg incubator machine is capable of hatching eggs 97%.