Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Strategis Guru PAI Pada Lembaga Pendidikan Islam Alya Rahmi Ihsan; Aditya Syahputra; Ajahari Ajahari
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8274

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mempunyai tanggung jawab strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan membentuk karakter religius peserta didik di institusi pendidikan Islam. Dengan perkembangan digitalisasi dan globalisasi saat ini, guru PAI harus memiliki lebih dari sekedar pengetahuan keagamaan; mereka juga harus memiliki kompetensi sosial, pedagogik, kepribadian, dan profesional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyebarkan peran guru PAI dalam lembaga pendidikan Islam, menemukan kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan peran tersebut, dan membuat rencana untuk pengembangan profesionalitas guru PAI dalam lingkungan pendidikan modern. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif yang dikombinasikan dengan pendekatan studi kepustakaan. Data dikumpulkan dari artikel jurnal ilmiah, buku referensi, dan dokumen akademik yang relevan yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Reduksi, penyajian, dan kesimpulan kesimpulan adalah langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik PAI berfungsi sebagai pendidik (mu'allim), pembimbing (murabbi), teladan (uswah hasanah), fasilitator, penggerak, dan pengubah moral. Hal ini dicapai melalui penerapan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, pembentukan karakter religius, dan pengembangan profesionalitas secara konsisten. Kesimpulan dari penelitian ini, peningkatan kemampuan guru PAI merupakan komponen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di era modern.
The Intensity of Playing Online Games as a Predictor of Emotional Regulation in Elementary School Students in the Context of the Digital Era Alya Rahmi Ihsan; Eva Suriyaningsih; Fathor Rosi; Arman Nauli Nasution; Surawan Surawan
Journal of Indonesian Progressive Education Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Early Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63617/jipe.v3i1.172

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly influenced children's daily activities, including the increasing intensity of playing online games among elementary school students. This study aims to analyze the intensity of online gaming and its relationship with emotional regulation among elementary school students. This research employed a quantitative approach using a survey method. The sample consisted of 17 elementary school students selected through purposive sampling. The research instrument used a Likert-scale questionnaire consisting of 10 items for each variable. Data analysis was conducted descriptively by calculating the mean scores and percentages. The results show that the average score of online gaming intensity among students is 26.6 or 66.5% of the maximum score, which falls into the high category. Meanwhile, the students’ emotional regulation ability is in the moderate category with an average score of 25.3 or 63.3%. These findings indicate a tendency that higher intensity of online gaming is associated with lower emotional regulation ability among students. Therefore, parental and teacher supervision is necessary to regulate children's gaming activities in order to support their emotional development.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN BINTAHUKAN MENJADI BAKSO DI DESA MALITIN, BARITO SELATAN Astaniah Astaniah; Lingkee Natalie Anisa Safitri; Meki Puspa; Alda Saputri; Raudhatul Jannah; Fania Nur Fitri Ramadani; Gita Nur Aini; Alya Rahmi Ihsan; Muhammad Raihan; Muhammad Amin Badali; Abdul Azis
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7379

Abstract

Masyarakat Desa Malitin, Kabupaten Barito Selatan, memiliki potensi ikan bintahukan (Thynnichthys thynnoides) sebagai sumber daya perikanan lokal, tetapi pemanfaatannya belum optimal untuk diversifikasi produk pangan bernilai tambah. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan bintahukan menjadi produk olahan menjadi permasalahan yang perlu ditangani melalui pemberdayaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan bintahukan menjadi bakso ikan. Mitra kegiatan terdiri atas 10 orang masyarakat Desa Malitin yang terlibat langsung dalam kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada 25–26 Juli 2026 menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pada pemahaman proses pembuatan bakso ikan, 8 peserta berada pada kategori sangat tinggi dan 2 peserta pada kategori tinggi. Pada pemilihan bahan baku, 7 peserta berada pada kategori sangat tinggi dan 3 peserta pada kategori tinggi. Pada aspek kebersihan dan higienitas, 9 peserta berada pada kategori sangat tinggi dan 1 peserta pada kategori tinggi. Sementara itu, kesiapan menerapkan keterampilan menunjukkan 6 peserta berada pada kategori sangat tinggi, 3 peserta pada kategori tinggi, dan 1 peserta pada kategori sedang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kapasitas praktis masyarakat dalam memanfaatkan ikan bintahukan sebagai produk pangan olahan dan menjadi tahap awal pemberdayaan berbasis potensi lokal yang memerlukan pendampingan lanjutan untuk pengembangan usaha.