Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENENTUAN STATUS MUTU AIR SUNGAI MAHAKAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ONLINE MONITORING (ONLIMO) PADA STASIUN KLHK 167 KOTA SAMARINDA Rahmahtriananda Faradilla; Febrina Zulya; Khairunnisa Khairunnisa; Ibrahim Ibrahim; Waryati Waryati
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v9i2.23093

Abstract

Sungai Mahakam mengalami penurunan kapasitas baik dari segi kualitas maupun kuantitas air, sehingga fungsi dan perannya sebagai sumber air bagi masyarakat di sepanjang aliran sungai menjadi kurang optimal. Untuk menjaga kualitas air sesuai peruntukannya, diperlukan sistem pemantauan yang berkelanjutan dan terintegrasi secara daring.  Penelitian ini bertujuan untuk memantau kualitas air Sungai Mahakam secara berkala serta menentukan status mutunya berdasarkan data dari Stasiun KLHK 167 menggunakan sistem Online Monitoring (ONLIMO). Metode yang digunakan adalah analisis Indeks Pencemaran (IP) dengan parameter Amonia, BOD, COD, DO, TSS, dan TDS. Data dikumpulkan dan dianalisis secara daring melalui sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang bekerja secara otomatis dan real-time. Hasil pemantauan selama bulan Oktober 2025 menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Mahakam berada pada kategori cemar sedang selama 14 hari (50%) dan cemar berat selama 2 hari (7,14%) dari total 28 hari pengamatan, sedangkan sisanya tergolong cemar ringan hingga memenuhi baku mutu. Nilai amonia yang tinggi mencapai 11,39% menjadi faktor dominan penyebab pencemaran. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan sistem ONLIMO sebagai alat pemantauan berkelanjutan untuk mendeteksi perubahan kualitas air secara cepat dan mendukung upaya pengendalian pencemaran di wilayah Sungai Mahakam.
Workshop Pembuatan Sabun Cuci Piring dari Daun Pandan dan Jeruk Nipis Rahmahtriananda Faradilla; Meutia Nastiti Maharani; Fawaz Shandy Aulia; Achmad Rafly; Dicky Mokodongan; Muh. Ghazy Daffa Sampe; Nelsi; Putri Oktavia Ramadhani; Marcella Revania Enersta Lande’
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabun cuci piring merupakan kebutuhan rumah tangga yang digunakan hampir setiap hari, namun sebagian besar keluarga masih membelinya secara komersial sehingga menjadi pengeluaran rutin yang membebani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan cara pembuatan sabun cuci piring yang sederhana dan murah dengan memanfaatkan ekstrak daun pandan (Pandanus amaryllifolius) dan perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai bahan tambahan alami bagi texapon, garam, dan pewarna. Daun pandan dipilih karena memiliki aroma harum alami serta senyawa yang diketahui bersifat antibakteri, sedangkan jeruk nipis mengandung asam sitrat dan minyak atsiri yang membantu mengurangi bau amis dan memberi kesan segar. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi singkat mengenai manfaat kedua bahan tersebut, dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan sabun mulai dari ekstraksi daun pandan hingga pencampuran dan pendiaman larutan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengikuti setiap tahapan secara mandiri sehingga memperoleh pengetahuan praktis sekaligus peluang usaha rumahan.