Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

Peningkatan Pengetahuan Enterpreneur Dengan Financial Technology (Fintech) Untuk Generasi Milenial Di Karang Taruna Trimanunggal Bibis Luhur Kota Surakarta Tri Nurdyastuti; Yofhi Septian Panglipurningrum; Suroto Suroto; Dibyo Iskandar
WASANA NYATA Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i2.1073

Abstract

Pertumbuhan generasi milenial Indonesia menjadi sebuah kekuatan untuk membentuk masyarakat Indonesia menjadi lebih maju, mulai  dari  kemajuan ekonomi, teknologi, E-commerce dan berbagai bidang lainnya. Peranan generasi milenial saat ini sangat besar untuk membangun bangsa, cara berpikir generasi milenial yang luas dapat membuat perubahan dan dapat menjadi pelopor bukan hanya sekadar mengikuti tren yang sudah ada, akan tetapi dapat menciptakan hal-hal yang baru di masyarakat. Untuk bisa melahirkan wirausaha-wirausaha muda  bukan sesuatu hal yang mudah, karena bukan hanya  masalah ketersediaan modal, teknologi, pasar dan kreativitas untuk bisa menjadi wirausaha, tetapi mental, sikap dan perilaku wirausaha yang kuat harus tertanam secara mendalam agar bisa menjadi wirausaha yang tangguh. Tim pengabdian kepada masyarakat telah melaksanakan kegiatan pengabdian dengan judul “Pelatihan dan Pendampingan Penigkatan  Jiwa Enterpreneur dengan Financial Technology (Fintech) Di Era Milenia Bagi Karang Taruna Trimanunggal Bibis Luhur Surakarta”. Kegiatan pengabdian ini berupa ceramah tentang pentingnya fintec dalam berwirausaha
Pelatihan Peningkatan Ekonomi Kreatif Umkm Berbasis Creative Packaging Pada Klaster Umkm Mbangun Makuthoromo Di Karanganyar Denny Mahendra; Yosephine Angelina Yulia; Yofhi Septian Panglipurningrum; Andri Octaviani; Lukman Ahmad Imron Pahlawi
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1238

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Hal itu dikarenakan UMKM berkontribusi cukup besar terhadap komposisi Produk Domestik Bruto (PDB). sektor UMKM juga telah membantu penyerapan tenaga kerja di dalam negeri. Kontribusi UMKM tentu mengangkat perekonomian rakyat. Oleh karena itu, adanya pemberdayaan terhadap UMKM sangat dibutuhkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk pemberdayaan UMKM adalah pelatihan desain kemasan produk. Banyak produk sejenis di pasar yang diproduksi perusahaan luar negeri yang menguasai pasar lokal dengan mengalahkan produk UMKM Indonesia. Penyebabnya adalah kemasan produk lokal yang kurang menarik minat lokal dan dianggap tidak higienis. Padahal apapun produknya, jika dikemas baik maka akan menambah nilai tambah dari produk tersebut. Kemasan produk kita masih sangat sederhana untuk bisa bersaing dengan produk luar.Pengabdian ini telah dilaksanakan di Wilayah klaster UMKM Mbangun Makuthoromo di Karanganyar. Peserta pelatihan diikuti sebanyak kurang lebih 30 anggota klaster UMKM Mbangun Makutharomo Karanganyar, serta diikuti oleh 2 mahasiswa STIE AUB. Pelaksanaan ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan secara langsung
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA BAGI PELAKU UMKM BERKAH COLECTION DI BIBIS LUHUR Cahyani Tunggal Sari; Yofhi Septian Panglipurningrum; Tri Nurdyastuti
WASANA NYATA Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i1.577

Abstract

AbstrakBerkah colection merupakan salah satu UMKM beralamat di Bibis Luhur kelurahan Nusukan kecamatan Banjarsari kota Surakarta. Kegiatan utama dari Berkah Colection adalah pembuatan pakain dewasa wanita, dari kegiatan pembuatan pakaian tersebut muncul limah dari sisa kain yang tidak terpakai yang disebut kain perca. Guna mengatasi permalahan tersebut Tim pegabdian berupaya untuk memberikan solusi agar limbah kain perca yang awalnya hanya menumpuk sebagai sampah dapat di manfaatkan menjadi barang/benda yang mempunyai nilai jual.Salah satu pemanfaatan limbah kain perca yaitu dengan membuat dompet kain/ pouch yang dapat digunakansebagai tempat menyimpan uang, handphone dan kosmetik ketika bepergian.Selain mempunyai nilai tambah diharapkan pembuatan dompet kain/ pouch dapat memberikan tambahan penghasilan bagi Berkah colection.Tim pengabdian kepada masyarakat tertarik untuk membuat kegiatan pengabdian dengan judul “Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Limbah Kain Perca Bagi Pelaku UMKM  Berkah Colection Di Bibis Luhur Kelurahan Nusukan Kecamatan Banjarsari Surakarta.“Kata kunci : UMKM, Limbah kain perca.
Pelatihan Pengembangan Potensi Desa Melalui Sektor Unggulan Ubi Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Desa Tohkuning Kabupaten Karanganyar Yofhi Septian Panglipurningrum; Agus Utomo; Lukman Akhmad Imron Pahlawi
WASANA NYATA Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i2.762

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan prinsip pendampingan, pemberdayaan masyarakat, dimana pengabdi bertindak sebagai fasilitator. Pendampingan adalah suatu kegiatan konsultasi untuk nmemfasilitasi dan memotivasi dengan tujuan menyelesaikan suatu permasalahan yang dihadapi oleh kelompok masyarakat. Pemberdayaan adalah suatu upaya memulihkan atau meningkatkan keberdayaan suatu komunitas utuk mampu berbuat sesuai dengan harkat dan martabat mereka dalam melaksanakan hak-hak dan tanggungjawab mereka sebagai manusia dan warga negara. Kegiatan sosialisasi marketing umkm churros ubi di Desa Tohkuning yang dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2019. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang bagaimana suatu produk dikemas secara baik dan benar, strategi pemasaran produk yang baik dan benar serta  mengetahui sasaran yang akan dituju dari produk churros ubi  tersebut. Dengan adanya kegiatan ini Masyarakat Desa Tohkuning mendapatkan pengetahuan tentang menginovasi produk dan pemasaran produk UMKM. Sehingga dapat menbantu perekonomian masyarakat di Desa Tohkuning.
Pemahaman Perilaku Hidup Sehat Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Lansia Di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Panglipurningrum, Yofhi Septian; Karmadi, Karmadi
WASANA NYATA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v8i2.1856

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS adalah upaya untuk memperkuat budaya seseorang, kelompok maupun masyarakat agar peduli dan mengutamakan Kesehatan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas. Perilaku hidup bersih dan sehat bertujuan memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, kelompok, keluarga, dengan membuka jalur komunikasi, informasi, dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku sehingga Masyarakat sadar, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku hidup sehat di lingkungan wilayah Banjarsari masih terus dilakukan oleh penyuluh baik dari puskesmas maupun dari forum Kesehatan, dengan demikian diharapkan Tingkat kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat dapat dilakukan oleh Masyarakat di lingkungan banjarsari kota Surakarta. Pengabdian ini dilaksanakan pos lansia Tunas Harapan di wilayah kecamatan Banjarsari Kota Surakarta pada hari minggu, 2 Juni 2024. Peserta edukasi terdiri dari Masyarakat lansia berjumlah 75 orang. Edukasi dilaksanakan menggunakan metode presentasi dan contoh cara melakukan perilaku hidup sehat. Hasil kegiatan edukasi pengabdian perilaku hidup bersih sehat pada masyrakat lansia di Banjarsari Kota Surakarta, terdapat hasil yang positif, dibuktikan dengan antusias peserta pada kegiatan tersebut.
Pelatihan Canva sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM dalam Branding Digital Produk Anggota ACSB Banjarsari Surakarta Sumaryanto, Sumaryanto; Ricadonna, Nadia Adriane; Susanti, Nani Irma; Panglipurningrum, Yofhi Septian; Utama, Heriyanta Budi
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1982

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) anggota Dewan Asia untuk Usaha Kecil (ACSB) Kecamatan Banjarsari, Surakarta, menghadapi tantangan dalam branding dan pemasaran digital karena keterbatasan kemampuan desain visual. Survei awal menunjukkan bahwa 89% pelaku UMKM tidak familiar dengan Canva, dan 67% masih mengandalkan desain manual, sehingga produk mereka kurang kompetitif di pasar digital. Tema Canva dipilih karena potensinya yang besar untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui pelatihan desain grafis sederhana menggunakan Canva yang mudah diakses dan ramah pengguna. Metode layanan menggunakan Participatory Learning and Action (PLA) dengan tiga tahap: (1) pelatihan intensif Canva (membuat profil produk dan profil bisnis), (2) fasilitasi praktik langsung, dan (3) evaluasi melalui pre-test/post-test. Peserta terdiri dari 15 UMKM yang terdiri dari 74% perempuan di sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Hasilnya, 87% peserta mengalami peningkatan keterampilan desain, dan 74% berhasil membuat materi promosi secara mandiri. Tantangan utamanya adalah keterbatasan perangkat dan akses internet. Pelatihan Canva efektif meningkatkan kapasitas visual UMKM dengan biaya rendah. Keberlanjutan program ini direkomendasikan melalui pendampingan berkelanjutan dan replikasi ke UMKM lainnya.
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (Nib) Pada Pelaku Umkm Makanan Ringan Di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen Panglipurningrum, Yofhi Septian; Saryanti, Endang; Octaviani, Andri; Utomo, Agus
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2064

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha ekonomi produktif yang lahir sebagai salah satu kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selain itu, UMKM juga menjadi penopang perekonomian masyarakat dan daerah. UMKM dituntut harus dapat bersaing di era pasar bebas. Adapun untuk dapat bersaing di era pasar bebas ini salah satu syaratnya adalah terpenuhinya legalitas usaha. Namun pengurusan legalitas usaha masih kurang diketahui oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Legalitas usaha merupakan informasi bagi masyarakat, terutama bagi pihak yang berkepentingan terhadap identitas dan hal-hal yang menyangkut dunia usaha dan perusahaan yang didirikan Usaha merupakan unsur penting sebagai penunjuk jati diri bahwa suatu badan usaha tersebut legal dan sah secara hukum sehingga diakui oleh masyarakat. Salah satu legalitas usaha dalam sebuah usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan tanda pengenal bagi para pelaku usaha, baik usaha perseorangan maupun non perseorangan. Dengan adanya NIB dapat membantu para pelaku usaha dalam mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional.Pelaku  usaha di desa karanganyar kecamatan plipuh kabupaten karanganyar mempunyai sebanyak 46 pelaku usaha makanan ringan yang masih peru membutuhkan pendampingan usaha khusunya pendampingan pembuatan NIB bagi usahanya.