Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN APLIKASI EMIS DALAM MENUNJANG TUGAS ADMINISTRATIF GURU DI MTS DATOK SULAIMAN PALOPO BAGIAN PUTRA Nadya Nurazizah; Firmansyah Firmansyah; Firman Patawari; Alimuddin Alimuddin; Mifta Zulfahmi Muassar
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi Education Management Information System (EMIS) dalam menunjang tugas administratif guru di MTs Satap Datok Sulaiman Palopo. Fokus penelitian meliputi bentuk pemanfaatan EMIS, kualitas pelaksanaan tugas administratif setelah penggunaan EMIS, serta faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi guru dalam memanfaatkan sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EMIS dimanfaatkan sebagai sistem utama dalam pengelolaan data siswa, absensi, nilai, serta penyusunan laporan pendidikan yang digunakan sebagai data akhir pelaporan madrasah. Pemanfaatan EMIS meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas administratif guru, khususnya dalam aspek akurasi, ketepatan waktu, kelengkapan data, dan efisiensi kerja melalui standarisasi format dan fitur validasi sistem. Namun, pada periode pembaruan data dalam jumlah besar, proses penginputan masih memerlukan waktu lebih lama. Faktor pendukung pemanfaatan EMIS meliputi ketersediaan jaringan internet dan dukungan kepala madrasah, sedangkan faktor penghambat mencakup ketidakstabilan jaringan, gangguan sistem, keterbatasan kemampuan teknologi sebagian guru, serta tidak adanya operator khusus EMIS sehingga guru harus melakukan penginputan secara langsung. Dengan demikian, pemanfaatan EMIS berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas administratif guru, meskipun optimalisasinya masih memerlukan peningkatan dukungan infrastruktur dan kesiapan sumber daya manusia.
RESISTENSI SEKOLAH TERHADAP PERUBAHAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN: STUDI KASUS SMA NEGERI 4 LUWU UTARA Siti Nurhalisah; Alia Lestari; Mifta Zulfahmi Muassar
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pembelajaran yang semakin pesat menuntut guru untuk beradaptasi dengan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, namun perbedaan tingkat kesiapan dan kemampuan digital guru sering menimbulkan resistensi terhadap perubahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk resistensi guru serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di SMA Negeri 4 Luwu Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, operator sekolah, dan guru, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi guru tidak muncul dalam bentuk penolakan langsung, melainkan bersifat terselubung (hidden resistance), yang ditandai dengan kesulitan beradaptasi dengan perangkat dan aplikasi digital, keterbatasan pemanfaatan teknologi secara optimal, serta kecenderungan mempertahankan metode pembelajaran konvensional. Faktor yang memengaruhi resistensi meliputi faktor internal berupa usia, kebiasaan mengajar, kemampuan literasi digital, kepercayaan diri, dan kemauan belajar, serta faktor eksternal berupa dukungan sekolah, pelatihan, pendampingan, dan ketersediaan sarana teknologi. Budaya kolaboratif dan nilai religius turut mendukung proses adaptasi guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa resistensi merupakan bagian dari proses adaptasi terhadap perubahan yang dapat diminimalkan melalui dukungan institusional dan pengembangan kompetensi digital guru secara berkelanjutan.
PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA Nur Hania Siregar; Nilam Permatasari Munir; Arsyad L; Sitti Zuhaerah Thalhah; Mifta Zulfahmi Muassar
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/hng5rj40

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal di SMP Negeri Satap 2 Rano, Kabupaten Tana Toraja, yang menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa kelas VII-A masih rendah dengan nilai rata-rata tes awal sebesar 27. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, rendahnya keaktifan siswa, serta kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan masalah matematika secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas belajar siswa, penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR), dan kemampuan literasi numerasi siswa setelah penerapan PMR. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2026 terhadap 20 siswa kelas VII-A dalam dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes, lembar observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMR mampu meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa secara signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 66 pada siklus I menjadi 89 pada siklus II, dengan seluruh siswa mencapai kategori tinggi. Selain itu, aktivitas guru meningkat dari 82% menjadi 85%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 61% menjadi 79%. Temuan ini menunjukkan bahwa PMR efektif menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna sehingga dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa.
Kontrol Kecepatan Berbasis PWM (Pulse Width Modulation) Untuk Mesin Pemarut Kelapa Bertenaga Surya Fadhillah Hazrina; Riyani Prima Dewi; Betti Widianingsih; Laura Sari; Mifta Zulfahmi Muassar
Infotekmesin Vol 16 No 2 (2025): Infotekmesin: Juli 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v16i2.2794

Abstract

Solar energy is a new renewable energy (EBT) that can be used as an alternative energy source for electricity generation to replace fossil fuels or supplies from the National Electricity Company (PLN). One of its uses can be applied in everyday life in household appliances, namely, coconut grater machines. Coconut grater machines used in the market still use fossil fuels to crush coconut meat, so solar energy is implemented as an alternative energy to operate the coconut grater machine. The use of solar panels in this study is highly dependent on sunlight exposure. In addition, the tilt position of the solar panel can also determine the power generated by the solar panel. The tilt position of the solar panel can be manually adjusted according to the direction of sunlight at certain times. Around midday, sunlight can be captured optimally. At that time, the accumulator/battery will quickly charge, and the coconut grater machine can be used at low or high speeds. The purpose of this study is to implement a PWM (Pulse Width Modulation) system-based control as a motor speed regulator on a coconut grater machine. PWM technology is installed to obtain optimal rotation results and has the potential to save electrical energy. The research results showed that the installed solar panels could produce an average of 4.86 watts of electrical power at 8:00 a.m. WIB and a maximum of 5 watts of electrical power at 12:00 p.m. WIB. Under no-load operating conditions, the current was 0.38 A and the motor speed was 3,724 Rpm. When the engine was tested under load, the speed was 2,926 Rpm.