Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Daya Tahan Sosial Perempuan dalam Rumah Tangga Miskin: Narasi Perjuangan Pekerja Tidak Tetap di Perkotaan St. Wijdanah Ram; Nursinah Nursinah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12492

Abstract

Perempuan dari keluarga miskin yang bekerja di sektor informal memainkan peran ganda yang kompleks dalam menjaga keberlangsungan rumah tangga di tengah keterbatasan ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengungkap bentuk daya tahan sosial yang ditunjukkan oleh perempuan pekerja informal di perkotaan serta strategi yang mereka kembangkan dalam menghadapi beban domestik, ketidakpastian penghasilan, dan minimnya perlindungan sosial. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi naratif melalui analisis lima transkrip wawancara mendalam terhadap perempuan miskin pekerja informal di berbagai bidang, seperti pemulung, pedagang sayur, tukang parkir, dan cleaning service. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bertahan hidup mereka mencakup kerja serabutan, pengaturan waktu antara pekerjaan dan rumah tangga, serta prinsip moral bekerja halal dalam kondisi apa pun. Dukungan sosial informal dari keluarga dan tetangga menjadi modal penting dalam menopang kehidupan, sementara akses terhadap bantuan formal masih terbatas. Ketangguhan sosial mereka tercermin dalam harapan terhadap masa depan anak, kesabaran, dan komitmen terhadap kerja keras. Temuan ini menegaskan pentingnya pengakuan terhadap agensi perempuan miskin dan perlunya kebijakan perlindungan sosial yang lebih inklusif gender di sektor informal perkotaan.
Sosiologi Kesehatan Dalam Praktik: Pelatihan Dan Penyuluhan Perubahan Gaya Hidup Untuk Mengurangi Risiko Asam Urat Pada Komunitas Lansia Desa B Tahun 2025 Meiana Harfika; Jukarnain Jukarnain; Nurhaedah Nurhaedah; Nursinah Nursinah
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i1.876

Abstract

Gout or gouty arthritis cases are increasing among the elderly due to unhealthy lifestyles, such as high-purine food consumption, lack of physical activity, and minimal awareness of the importance of healthy behaviors. This community service activity aims to improve the knowledge and behavior of the elderly in preventing gout through a sociology of health approach, which emphasizes behavioral change based on social interactions, cultural values, and community norms. The implementation method included counseling, training in healthy lifestyle practices, group discussions, and pre- and post-test evaluations. The activity was conducted in Village B, South Sulawesi, involving 30 elderly participants. The materials provided included education on low-purine nutrition, light physical exercise, and the formation of a social support group "Healthy Elderly Without Gout." The activity results showed a significant increase in participants' knowledge of 70% after the training and an increase in healthy behaviors, such as reducing offal consumption and increasing physical activity. The sociology of health approach has proven effective because it prioritizes behavioral change based on social support and community learning, rather than solely individual medical interventions. Conclusion: This activity successfully promoted healthy lifestyle changes in the elderly through an integrated social and educational approach. Sustainable programs with cross-sector collaboration are needed to ensure long-term sustainability of behavioral changes.
Dari Membaca ke Berdiskusi: Penguatan Budaya Literasi Siswa melalui Program “SMANSES Bedah Buku” Andi Karman; Muhammad Ikbal; Muhammad Ilham; Muhammad Syukri Gaffar; Nursinah Nursinah
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.882

Abstract

Budaya membaca remaja menghadapi tantangan akibat meningkatnya dominasi media digital, terbatasnya ruang dialog tentang bacaan, serta kecenderungan menempatkan membaca sebagai aktivitas akademik semata. Program “Smanses Bedah Buku” bertujuan memperkuat budaya literasi siswa melalui kegiatan membaca, interpretasi, dan dialog kritis terhadap karya sastra. Kegiatan melibatkan sekitar 100 siswa SMA Negeri 11 Makassar dengan pendekatan partisipatif-deskriptif yang mencakup orientasi bacaan, pemaparan hasil pembacaan, dialog terarah, kuis literasi, observasi keterlibatan, dan refleksi. Dua novel, Laut Bercerita karya Leila S. Chudori dan Janji karya Tere Liye, digunakan sebagai bahan utama untuk mengembangkan pembacaan yang menghubungkan unsur cerita dengan persoalan sosial dan kemanusiaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bedah buku menciptakan ruang literasi lintas kelas yang mendorong siswa tidak hanya memahami unsur intrinsik karya, tetapi juga menginterpretasikan isu sejarah, kemanusiaan, moralitas, tanggung jawab, dan keadilan. Partisipasi siswa dalam dialog dan kuis memperlihatkan pergeseran aktivitas membaca dari pengalaman individual menuju praktik literasi yang sosial, komunikatif, dan reflektif. Keterlibatan OSIS dan MPK dalam penyelenggaraan juga memperkuat kepemilikan siswa terhadap program literasi sekolah. Dengan demikian, bedah buku berbasis dialog dan partisipasi siswa berpotensi menjadi strategi penguatan budaya literasi sekolah dengan menempatkan siswa sebagai pembaca aktif, penafsir, sekaligus peserta dalam komunitas literasi