Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDEKATAN EDUKATIF KANKER PANGKAL RAHIM SERVIKS PADA KELOMPOK ‘AISYIYAH KABUPATEN KUDUS Emma Jayanti Besan; Indah Puspitasari; Fania Nurul Khoirunnisa; Nor Asiyah; Diah Andriani Kusumastuti; Indanah Indanah; Muhammad Nurul Fadel; Wan Ismahanisa Ismail
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3174

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian perempuan di Indonesia dengan angka kejadian tinggi dan masih rendahnya tingkat deteksi dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu ‘Aisyiyah Kabupaten Kudus mengenai faktor risiko, pencegahan, dan deteksi dini kanker serviks melalui pendekatan edukatif. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif dengan media audiovisual, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 44 peserta dan dilaksanakan di Aula Panti Asuhan Prambatan Kudus. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 62% menjadi 90% setelah kegiatan. Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Edukasi berbasis ceramah interaktif dan audiovisual terbukti efektif meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya skrining dan vaksinasi HPV. Kegiatan ini sejalan dengan strategi nasional pencegahan kanker serviks melalui pendekatan promotif dan preventif di masyarakat. Diharapkan kegiatan edukatif semacam ini dapat menjadi model pemberdayaan perempuan dalam mendukung upaya eliminasi kanker serviks di tingkat komunitas. Cervical cancer is one of the leading causes of death for women in Indonesia, with a high incidence rate and low early detection rates. This community service activity aims to increase the knowledge and awareness of women from the 'Aisyiyah group in Kudus Regency regarding risk factors, prevention, and early detection of cervical cancer through an educational approach. The methods used were interactive counseling with audiovisual media, discussions, and pre- and post-test evaluations. The activity was attended by 44 participants and was held in the Prambatan Kudus Orphanage Hall. The evaluation results showed an increase in participants' knowledge from an average of 62% to 90% after the activity. High enthusiasm was evident in active participation in the question and answer session. The interactive lecture-based education and audiovisuals have proven effective in increasing participants' awareness of the importance of HPV screening and vaccination. This activity aligns with the national strategy for cervical cancer prevention through a promotive and preventive approach in the community. It is hoped that this educational activity can become a model for women's empowerment in supporting cervical cancer elimination efforts at the community level.