Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Peran Guru dalam Mewujudkan Sekolah Ramah Anak di Kecamatan Kediri Ahmad Najihi Fathu Rozik; Nurhasanah; Gozin Najah Rusyada
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2414

Abstract

This study analyzes the role of teachers in establishing Child-Friendly Schools (SRA) in Kediri Subdistrict, identifies the supporting and inhibiting factors faced, and describes their efforts to overcome these obstacles. This qualitative descriptive study was conducted at SDN 1 Montong Are, SDN 1 Jagaraga Indah, and SDN 3 Banyumulek, West Lombok Regency, with 3 principals, 6 teachers, and 9 students as informants. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, while validity was tested through source and methodological triangulation. The results show that teachers act as facilitators, mentors, and motivators. As facilitators, they apply active and varied methods; as mentors, they provide individual guidance, instill positive discipline, and handle misconduct without violence; and as motivators, they give recognition and opportunities to build students’ self-confidence. Supporting factors include a conducive school environment, teachers’ understanding of SRA, and synergy among school, family, and community, whereas inhibiting factors include the family environment and low parental involvement. Teachers address these obstacles by strengthening communication with parents, adjusting their approaches, and fostering cooperation. The study underlines stronger school–family–community collaboration and enhanced teacher competence for optimal, sustainable SRA implementation.
Survey Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa Prodi S1 PGSD Universitas Mataram I Putu Herry Widhi Andika; Prayogi Dwina Angga; Gita Prima Putra; Ahmad Najihi Fathu Rozik
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 13 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v13i2.102821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Mataram. Penelitian menggunakan metode survei dengan instrumen Multi Stage Fitness Test (MFT) untuk mengukur kapasitas aerobik atau VO₂ Max. Subjek penelitian berjumlah 304 mahasiswa semester 3 yang dipilih secara purposive sampling. Data hasil pengukuran dikonversikan ke dalam kategori kebugaran jasmani sesuai standar klasifikasi untuk laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan distribusi tingkat kebugaran jasmani sebagai berikut: sangat baik (2,63%), baik (9,87%), sedang (25,66%), kurang (36,84%), dan sangat kurang (25%). Mayoritas mahasiswa (61,84%) berada pada kategori kurang hingga sangat kurang, sedangkan hanya sebagian kecil yang memiliki kebugaran optimal. Rendahnya nilai VO₂ Max diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya aktivitas fisik harian, dominasi gaya hidup, pola makan tidak seimbang, minimnya latihan terstruktur, kurangnya edukasi kebugaran, dan kualitas tidur yang rendah. Penelitian ini merekomendasikan penerapan program latihan fisik berbasis kampus, edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik harian, dan pemantauan kebugaran secara berkala. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kebugaran jasmani mahasiswa sehingga mendukung kesehatan fisik dan performa akademik secara berkelanjutan.