Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengembangan Desa Agroekoedutourism Berbasis Ketahanan Iklim di Desa Tumpatan Nibung, Kabupaten Deli Serdang : Pengabdian Nurhayati; Ahyani Ridhayani Lubis; Lucia Dewi Indrayani Manurung; Misnun; Fuad Balatif; Ichfan Zulfansyah; Hafiz Nurdiansyah; Dirhamsyah; Liandra Khairunnisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7080

Abstract

Perubahan iklim telah menjadi tantangan global yang berdampak signifikan terhadap sektor pertanian, lingkungan, dan kehidupan masyarakat pedesaan. Peningkatan suhu udara, perubahan pola curah hujan, serta meningkatnya frekuensi kejadian cuaca ekstrem menyebabkan penurunan produktivitas pertanian dan meningkatnya kerentanan masyarakat desa. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat adalah melalui pengembangan Desa AgroEkoEduTourism berbasis ketahanan iklim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian, lingkungan, pendidikan, dan wisata secara terpadu di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan meliputi observasi partisipatif, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi lapangan, Focus Group Discussion (FGD), dan pendampingan masyarakat. Peserta kegiatan terdiri atas kelompok tani, pemuda desa, perangkat desa, pengelola BUMDes, dan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Dosen Fakultas Pertanian UISU, dan beberapa dsoen dari universitas lain. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai konsep AgroEkoEduTourism, pertanian berkelanjutan, konservasi lingkungan, dan strategi adaptasi perubahan iklim. Program ini juga menghasilkan rencana pengembangan kawasan edukasi pertanian, penguatan kelembagaan masyarakat, serta pembentukan model Living Laboratory berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dan mendukung terwujudnya Desa Tumpatan Nibung sebagai model Desa AgroEkoEduTourism berbasis ketahanan iklim yang berkelanjutan.
CLIMATE CHANGE AND ITS IMPACT ON AGRICULTURE, HEALTH, PSYCHOLOGY, HUMAN RESOURCE MANAGEMENT, AND FISHERY PRODUCT TECHNOLOGY: A MULTIDISCIPLINARY REVIEW Hafiz Nurdiansyah; Liandra Khairunnisa; Dirhamsyah; Ahyani Ridhayani Lubis; Lucia Dewi Indrayani Manurung; Misnun; Nurhayati
Bulletin of Engineering Science, Technology and Industry Vol. 4 No. 2 (2026): June
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Climate change is one of the greatest global challenges of the 21st century, impacting various aspects of human life. Rising global temperatures, shifting rainfall patterns, increasing extreme weather events, and rising sea levels have significantly impacted public health, psychological well-being, human resource management, and the fisheries industry. This article aims to examine the impacts of climate change in a multidisciplinary manner by integrating the latest research findings. The method used is a literature review through a review of scientific articles, international reports, and policy documents published in recent years. In the health sector, climate change increases the incidence of infectious diseases, heat-related illnesses, malnutrition, and environmental health disorders. From a psychological perspective, people experience increased stress, anxiety, depression, and eco-anxiety due to environmental uncertainty and loss of livelihoods. In human resource management, organizations are required to develop adaptation strategies through capacity building, occupational safety, organizational flexibility, and the development of green competencies. In the fisheries technology sector, climate change affects the quality of raw materials, increases the risk of post-harvest damage, and encourages innovation in processing, packaging, and more efficient cold chain technologies. A multidisciplinary approach is an important strategy in increasing community resilience to climate change.