Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Respon pemberian pupuk organik cair dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) Abdullah Abdullah; Elli Afrida; Fuad Balatif
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 3 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i3.4974

Abstract

Sawi merupakan komoditas yang memiliki nilai komersial dan prospek yang baik. Ditinjau dari aspek klimatologi, aspek teknis, ekonomis serta sosial juga sangat memungkinkan untuk diusahakan di Indonesia. Penelitian dilaksanakan di Lahan Balai Benih Induk (BIH) Medan Johor yang terletak pada ketingian ± 25 m dpl dengan topografi datar. Penelitian dilaksanakan pada Oktober sampai Desember 2021. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan tiga ulangan dan dua faktor perlakuan, yaitu dosis pupuk urea dan konsentrasi pupuk organic cair (POC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk urea 200 kg/ha mampu memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau terbaik dibandingkan perlakuan tanpa pupuk urea dan urea 100 kg/ha. Aplikasi POC dengan konsentrasi 30 mL/L air hanya mampu memberikan pengaruh nyata terhadap bobot tanaman sawi hijau perplot. Sedangkan interaksi antara kedua perlakuan belum mampu memberikan pengaruh nyata terhadap semua variabel yang diamati.
APLIKASI KONSORSIUM BAKTERI PENAMBAT NITROGEN DAN PELARUT FOSFAT UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN JAGUNG (Zea mays) Fandi Hidayat; Zulham Sembiring; Elli Afrida; Fuad Balatif
Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.359 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtsl.2020.007.2.8

Abstract

Maize (Zea mays) is one of the major crops and widely grown in Indonesia. On average, current maize yields are still below its potential. Thus, it needs to increase by good agricultural practices such as applying biofertilizer, which consists of beneficial bacteria. This research was aimed to find out the impact of the bacterial consortium of nitrogen-fixing bacteria (BPN) and phosphate solubilizing bacteria (BPF) on the maize growth. The study was conducted in the greenhouse and arranged in a completely randomized design (CRD) with treatments, i.e.: (1) negative control (no inorganic fertilizer and BPN-BPF); (2) positive control (100% inorganic fertilizer); (3) only BPN-BPF applied (no inorganic fertilizer); (4) 75% inorganic fertilizer + BPN-BPF; and (5) 50% inorganic fertilizer + BPN-BPF. The results revealed that the consortium of nitrogen-fixing bacteria and phosphate solubilizing bacteria significantly improved certain soil chemical properties, such as C-organic, cation exchange capacity (CEC), and the availability of nitrogen and phosphorus in the soil. Besides, the consortium of BPN and BPF also increased the maize growth and total biomass up to 19%. Further, a consortium of BPN and BPF increased the fertilizer efficiency by reducing the dosage of inorganic fertilizer up to 50%.
PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI DESA BANDAR KLIPPA KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Panjaitan Faisal Azhari Baldan; Fuad Balatif; Nazrina Rahmah Panjaitan
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Al Ulum
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v11i2.539

Abstract

Salah satu komoditi tanaman pangan yang dapat mengambil peran dalam pembangunan sektor pertanian adalah komoditi jagung. Di Indonesia Jagung merupakan komoditas pangan kedua setelah padi dan sumber kalori atau makanan pengganti beras disamping itu juga sebagai pakan ternak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil temuan dalam penelitian akan disimpulkan berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan dari hasil kuesioner yang disebarkan. Secara parsial variabel luas lahan, berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani jagung, sedangkan variabel biaya pupuk, biaya pestisida, biaya benih, jumlah tenaga kerja, dan harga output berpengaruh tidak signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung. Secara simultan pengaruh variabel bebas luas lahan, biaya pupuk, biaya pestisida ,biaya benih, jumlah tenaga kerja, dan harga output terhadap pendapatan petani jagung menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANAMAN HIAS PANORAMA MADIRSAN DESA BANGUN SARI KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG Faisal Azhari Baldan Panjaitan; Fuad Balatif
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agronusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v3i2.2515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan usaha tanaman hias pada usaha tanaman hias Panorama Madirsan Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. (2) untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan usaha tanaman hias di Panorama Madirsan Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang dan (3) untuk menganalisis strategi pengembangan usaha tanaman hias.Penelitian ini merupakan penelitian Studi Kasus (Case Study). Metode penentuan lokasi ditentukan dengan metode purposive, Metode penarikan sampel menggunakan metode Nonprobability Sampling yang digunakan karena perlu adanya pertimbangan yang cermat dalam memilih kelompok kunci sebagai sampel. sedangkan metode penarikan sampel menggunakan metode Judgement Sampling, sampel penelitian adalah petani sekaligus pengusaha tanaman hias. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis R/C Ratio untuk membandingkan penerimaan yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan. dan kedua dengan metode analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan usaha tanaman hias di Panorama Madirsan Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.Hasil penelitian Revenue Per Cost menunjukkkan efisiensi usaha tanaman hias Panorama Madirsan sebesar 1,00 = 1, disimpulkan usahatani tanaman hias di Panorama Madirsan telah efisien. Selanjutnya hasil penelitian kedua diperoleh hasil score Internal Factor Evaluation adalah 0,3 dan hasil score Eksternal Faktor Evaluation adalah 0,2 yang menunjukkan posisi usaha tanaman hias di daerah penelitian berada pada Kuadran I, dimana strategi yang tepat untuk usaha tanaman hias di daerah penelitian adalah strategi Pertumbuhan Agresif (Growth Oriented Strategy).
ANALISIS EFISIENSI FAKTOR PRODUKSI USAHA TANI PADI (STUDI KASUS : DESA BARU, KECAMATAN BATANG KUIS, KABUPATEN DELI SERDANG) Tina Herianty Masitah; Fuad Balatif
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agronusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v3i2.2521

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk : 1) Menganalisis faktor-faktor produksi yang berpengaruh pada usaha tani padi, 2) Menganalisis tingkat pengembalian skala usaha pada usaha tani padi, 3) Menganalisis tingkat efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usaha tani padi. Hasil penelitian diperoleh hasil : 1) Secara serempak faktor produksi benih, pupuk kimia, pupuk organik, luas lahan dan tenaga kerja bersama-sama memberi penjelasan mempunyai pengaruh signifikan terhadap produksi. 2) Secara parsial faktor produksi benih dan popok kimia yang ditandai dengan nilai P-value lebih kecil dari a 0,05%. 3) Secara parsial faktor produksi pupuk organik. Luas lahan dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi yang ditandai dengan nilai P-value lebih besar dari a 0,05%. 4) Tingkat pengembalian skala usaha tani padi dalam keadaan skala kenaikan hasil yang makin bertambah yaitu input yang ditambahkan dalam proses produksi menghasilkan skala output yang meningkat, atau dengan kata lain pertambahan jumlah output lebih besar daripada pertambahan jumlah input. 5) Secara serempak penggunaan faktor produksi benih, pupuk kimia, pupuk organik, luas lahan dan tenaga kerja tidak efisien. untuk mencapai tingkat efisiensi maka benih, pupuk kimia, pupuk organik, luas lahan dan tenaga kerja harus dikurangi.
Analisis Kesediaan Membayar (Willingnessto Pay) Terhadap Pembelian Beras Merah Di Pasar Tradisional Deli Tua, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara Siska Yulianita Lubis; Fuad Balatif; Rahma Lusiyanti
Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 11 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui segmentasi pasar konsumen beras merah di Pasar Tradisional Deli Tua, 2) Untuk menganalisis nilai kesediaan membayar (Willingness to Pay) konsumen beras merah di Pasar Tradisional Deli Tua, 3) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar (Willingness to Pay) konsumen beras merah di Pasar Tradisional Deli Tua?. Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Tradisional Delitua, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Populasi atau sampel yang diambil pada penelitian ini sebanyak 30 responden yang merupakan konsumen pada saat membeli beras di Pasar Tradisional Deli Tua. Instrumen penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah angket. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan melakukan observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara dengan konsumen. Berdasarkan hasil penelitian ini Segmen pasar responden cenderung berbeda, baik dari segi segmentasi geografis (jarak domisili responden terhadap pembelian di Pasar Tradisional Deli Tua), segmentasi demografis (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan , dan pendapatan). Segmentasi psikografis (alasan mengkonsumsi beras merah dan alasan membeli beras merah di Pasar Tradisional Deli Tua) maupun segmentasi perilaku (sejak kapan responden mengkonsumsi beras merah dan frekuensi pembelian beras merah dalam sebulan).
Analisis Ekonomi Sayuran Hidroponik (Studi Kasus PT. Hidrotani Sejahtera, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara) Siska Yulianita Lubis; Fuad Balatif; Mukti Hakim; Panji Darmawan
Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 11 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil dan pembahasan analisis yang telah diuraikan, komponen biaya tetap yang tertinggi terdapat pada komoditas Pakcoy dengan total biaya tetap sebesar Rp.12.290.829 perbulan sedangkan komponen biaya tetap terendah yaitu pada komoditas Selada dengan total biaya tetap Rp.1.268.296 perbulan. Total biaya produksi PT Hidrotani Sejahtera tertinggi terdapat pada komoditas Pakcoy sebesar Rp. 14.529.329 perbulan. Penerimaan yang didapatkan PT Hidrotani Sejahtera sebesar Rp.37.750.000 dari semua jenis sayuran yang diproduksi dalam satu bulan. Penerimaan PT Hidrotani Sejahtera didapat harga jual sayuran hidroponik yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga sayuran konvensional di pasar. Harga sayuran yang tinggi mampu menutupi biaya operasional produksi yang tinggi pada perusahaan. Keuntungan yang diterima PT Hidrotani Sejahtera dalam satu bulan mencapai Rp. 6.497.558. Keuntungan dan efisiensi ditunjukkan oleh besarnya keuntungan yang didapatkan setiap bulannya dan nilai efisiensi usaha (R/C Ratio) yang lebih dari satu pada semua jenis sayuran yang di produksi yaitu 1,12 – 1,27. Komoditas sawi putih merupakan komoditas yang paling efisien. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha sayuran hidroponik PT Hidrotani Sejahtera layak untuk dikembangkan.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Jagung Di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai Novita Sari Matondang; Siska Yulianita Lubis; Fuad Balatif
Public Service and Governance Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Januari: Public Service and Governance Journal
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/psgj.v4i1.977

Abstract

Based on the results of the data analysis conducted, it was found that the variable land area has a significant effect on the income of corn farmers because the wider the land owned will increase the income of farmers because the more land planted is also encouraged by other factors such as plant care. The variable cost of fertilizer has no significant effect on the income of corn farming because the use of fertilizer must be in accordance with the recommended dosage. If it exceeds it can cause plant death and continuous application of fertilizers can have a bad effect on soil conditions. Soil becomes quickly hardened, less able to store water. The cost of pesticides has no significant effect on the income of corn farming because the excessive use of pesticides is not friendly to the environment and the health of farmers, because nutrients in the soil are eroded in the long term and productivity decreases. Seed costs do not have a significant effect on corn farming income. That is, the more seeds used, the greater the production yields, but there is still a maximum limit for this use, if it is used beyond this limit it will reduce production yields. The variable amount of labor does not have a significant effect on the income of farmers because the more labor used will reduce income to provide wages, the labor used in this case is daily workers and only at harvest time. The output price variable does not have a significant effect on farmer income where the increase or a decrease in the total output price will result in an increase and decrease in corn income in the Waterfall Village, Pantai Cermin District.
Prospek Budidaya Maggot (Larva Black Soldier Fly) untuk Membangun Ekonomi Desa dan Mengurangi Sampah Rumah Tangga Hakim, Mukti; Balatif, Fuad; Siregar, Ira Pratiwii
JURNAL AGROPLASMA Vol 10, No 1 (2023): JURNAL AGROPLASMA VOLUME 10 NO 1 TAHUN 2023
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v10i1.4230

Abstract

Indonesia has quite serious environmental problems, one of which is the waste problem, waste production in Indonesia is always increasing every day, both organic and inorganic waste. One of the organic waste recycling techniques is the bioconversion method. Organisms that play a role in the bioconversion process can be fungi or insect larvae. These BSF larvae are known as maggots or "maggots". Aras Kabu Village is one of the villages in the Beringin sub-district, Deli Serdang Regency. Population growth was 1.86% from 2015. The purpose of this research was to analyze the Prospects for Cultivating Maggot (Black Soldier Fly Larvae) to Build the Village Economy and Reduce Household Waste in Aras Kabu Village, Beringin District, Deli Serdang Regency. This research was conducted in Aras kabu village from October to November 2022. This research was conducted using an experimental method. The experimental method used was to determine the amount of maggot that could be produced from household waste. The results of the experimental method for making maggot will be used to calculate the amount of maggot that can be produced in Aras Kabu Village if all the remaining household waste can be collected. The number of families in Aras Kabu Village is 186 families. The results showed that the calculation of the Revenue Cost Ratio per month in the mangosteen cultivation business in Aras Kabu Village, Beringin District, Deli Serdang Regency obtained a result of 10.42. This means that there are prospects for the mangosteen cultivation business in Aras Kabu Village, Beringin District, Deli Serdang Regency, which is feasible to runKeywords: Village Economy, BSF Maggot, Household Waste
INCREASING GROWTH AND PRODUCTION OF PEANUT PLANTS (Arachis hypogaea L.)THROUGH PROVIDING LIQUID ORGANIC FERTILIZER (POC) FROM CATFISH FARMING WASTEWATER AND VERMICOMPOST FERTILIZER Syahriandi Akbari; Fuad Balatif; Nurhayati; Darius El Pebrian
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 3 No. 3 (2024): FEBRUARY
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v3i3.1070

Abstract

This study aimed to evaluate the effect of liquid organic fertilizer (POC) from catfish farming wastewater and vermicompost on the growth and production of peanut (Arachis hypogaea L.) plants. The study was conducted in the experimental field of the Faculty of Agriculture, Al Washliyah University using a factorial Randomized Block Design (RBD) with two factors, namely the dose of POC (0, 150, 300, and 450 ml/plot) and the dose of vermicompost (0, 1, 2, and 3 kg/plot). The parameters observed included plant height, number of productive branches, and pod weight per plot. The results showed that the application of POC, vermicompost, or a combination of both did not have a significant effect on all observed parameters. Although the highest treatment showed an increasing trend in the average observed value, the results were not statistically significantly different from the control. This is thought to be caused by the relatively low nutrient content of organic fertilizers and their volatile nature and not being able to optimally meet plant nutritional needs.