Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Gerakan Literasi Keuangan: Penyuluhan Pentingnya Menabung Sejak Dini bagi Anak Sekolah Dasar di SDN 021 Samarinda Ulu: Financial Literacy Movement: Educating Elementary School Students at SDN 021 Samarinda Ulu on the Importance of Saving from an Early Age Shilla Putri Arliyanti; Aji Triana Yasa; Ratna Fitri Astuti; Vitria Puri Rahayu; Mustangin Mustangin; Indah Permatasari; Ilham Abu
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.9965

Abstract

Literasi keuangan merupakan kemampuan seseorang dalam mengelola keuangan untuk kebutuhannya. Pendidikan literasi keuangan menjadi penting bagi semua individu mulai dari usia dini. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan khusus untuk memberikan pengetahuan kepada anak usia sekolah dasar di SD Negeri 021 Samarinda Ulu dengan tujuan untuk gerakan literasi keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan kepada peserta didik. Pada pelaksanaanya, kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan kegiatan. Tahap persiapan dilakukan dengan melaksanakan koordinasi dengan pimpinan sekolah. Selanjutnya tahapan pelaksanaan dilakukan dengan melaksanakan kegiatan penyuluhan yang diawali dengan sambutan dan selanjutnya pemaparan materi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa pertemuan dengan metode ceramah di mana pertemuan pertama fokus untuk pemaparan materi terkait dengan jenis–jenis uang, pengertian uang, manfaat menabung, peranan uang, sedekah, tips dan trik menabung dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan, pertemuan kedua fokus pada praktikpraktik menabung, dan pertemuan terakhir fokus untuk mengecek hasil tabungan yang diperoleh oleh peserta penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta didik terkait konsep dasar literasi keuangan, khususnya dalam membedakan kebutuhan dan keinginan serta pentingnya menabung sejak dini. Selain itu, peserta didik juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif terhadap pengelolaan uang, yang ditunjukkan melalui konsistensi dalam kegiatan menabung selama program berlangsung. Saran kegiatan ke depan adalah perlunya pelaksanaan program literasi keuangan secara berkelanjutan dengan metode yang lebih variatif dan interaktif, seperti penggunaan media pembelajaran berbasis permainan (gamifikasi) dan simulasi keuangan sederhana. Selain itu, keterlibatan orangtua dan guru juga perlu ditingkatkan agar pembiasaan literasi keuangan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Pengaruh Brand Awareness Terhadap Minat Beli Konsumen Studi Pembelian Produk Skintific Ira Juwita Baya; Vitria Puri Rahayu; Sutrisno Sutrisno; Indah Permatasari
Educational Studies: Conference Series Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of brand awareness on the purchase intention of Skintific products among students of the Economic Education Study Program at Mulawarman University. The study employs a quantitative approach with a causal associative method. A total of 84 students were selected using purposive sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive analysis, classical assumption tests, simple linear regression, t-test, and coefficient of determination with the assistance of the JASP program. The results show that brand awareness influences the purchase intention of Skintific products. The higher the level of brand awareness, the greater the likelihood that consumers will purchase Skintific products. High brand awareness enhances consumers’ trust and confidence in the quality and benefits of the product and helps them recognize and recall the Skintific brand compared to its competitors. This study provides an important contribution for companies in designing effective marketing strategies by emphasizing the enhancement of brand awareness as a key factor in increasing consumer purchase intention. Keywords: Brand Awareness, Consumer Purchase Intention, Skintific Product Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand awareness terhadap minat beli produk Skintific pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Mulawarman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel sebanyak 84 mahasiswa dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi menggunakan program JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness berpengaruh terhadap minat beli produk Skintific. Semakin tinggi tingkat kesadaran merek, semakin besar kemungkinan konsumen untuk membeli produk Skintific. Kesadaran merek yang tinggi meningkatkan rasa percaya dan keyakinan terhadap kualitas serta manfaat produk, serta membantu konsumen mengenali dan mengingat merek Skintific dibandingkan pesaingnya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang efektif dengan menekankan peningkatan brand awareness sebagai kunci untuk meningkatkan minat beli konsumen. Kata Kunci: Brand Awareness, Minat Beli Konsumen, Produk Skintific
Metode Kualitatif Peran Dana Desa dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Karang Tunggal Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara: Dana Desa, Pemberdayaan Ekonomi Alfian Faturahman; Sutrisno Sutrisno; Sudarman Sudarman; Indah Permatasari
Educational Studies: Conference Series Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukan untuk Desa yang di transfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan kemasyarakatan dan pemberdayaan Masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dana Desa dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Karang Tunggal Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara kepada 7 Informan di Desa Karang Tunggal dengan rincian Kepala Desa, Ketua Bpd, Ketua Bumdes dan 4 Masyarakat. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program dana desa di Desa Karang Tunggal telah terlaksana secara optimal, ditandai dengan adanya, Berkembangnya usaha masyarakat, Meningkatnya kepedulian masyarakat, Meningkatkan kapasitas masyarakat.
Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda Cahya Azizah Hariani; Ilham Abu; Indah Permatasari
Educational Studies: Conference Series Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda. Latar belakang penelitian didasari oleh berbagai keluhan pelanggan mengenai ketidakstabilan distribusi air, kualitas air yang kurang baik, serta keterlambatan penanganan keluhan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi untuk memastikan keabsahan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kualitas pelayanan yang terdiri dari reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kepuasan pelanggan. Dimensi reliability (keandalan) dan responsiveness (daya tanggap) terbukti menjadi faktor paling dominan, karena terkait dengan kelancaran distribusi air serta kecepatan penanganan keluhan. Sementara itu, indikator kepuasan pelanggan menunjukkan bahwa kualitas produk air tergolong cukup baik, harga relatif terjangkau namun belum sebanding dengan layanan saat distribusi terganggu, biaya tambahan masih membebani sebagian pelanggan, dan aspek emosional pelanggan sangat dipengaruhi oleh kontinuitas layanan. Secara keseluruhan, kepuasan pelanggan PDAM Tirta Kencana berada pada kategori sedang (cukup puas), namun masih memerlukan perbaikan khususnya pada aspek keandalan distribusi dan respons cepat terhadap keluhan. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan
Keputusan Mahasiswa dalam Menentukan Pilihan Program Studi Pendidikan Ekonomi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman Haspina Haspina; Ilham Abu; Sudarman Sudarman; Indah Permatasari
Educational Studies: Conference Series Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keputusan yang diambil oleh siswa dalam memilih Program Studi Pendidikan Ekonomi di FKIP Universitas Mulawarman dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri mereka sendiri maupun dari luar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, informasi dikumpulkan melalui wawancara dan pengamatan terhadap tujuh mahasiswa dari angkatan 2024 yang dipilih secara sengaja. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi, minat, dan kesadaran akan pentingnya pendidikan merupakan faktor internal utama yang mendorong siswa dalam membuat pilihan. Sementara itu, dukungan dari keluarga, pengaruh lingkungan sosial, dan reputasi universitas berfungsi sebagai faktor eksternal yang memperkuat keyakinan mereka. Proses pengambilan keputusan siswa dibentuk oleh perpaduan antara pertimbangan yang logis dan emosional yang menyelaraskan harapan pribadi dengan kondisi sosial dan ekonomi. Secara keseluruhan, pilihan yang diambil mahasiswa tidak hanya mencerminkan keinginan individu, tetapi juga mempertimbangkan peluang karier dan citra institusi pendidikan.