Nasharudin Mas
Universitas Widya Gama Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Brand Awareness Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Mediasi Di Laboratorium Klinik Pramita Madiun Wahyu Agung Pranata; Muryati Muryati; Nasharudin Mas; Aji Suraji; Muchlis Mas'ud
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2924

Abstract

Transformasi sektor kesehatan pasca-pandemi telah memicu persaingan ketat pada industri laboratorium klinik di Kota Madiun, yang ditandai dengan tren penurunan kunjungan pasien dan fluktuasi kepuasan di Laboratorium Klinik Pramita Madiun selama periode 2023–2025. Penelitian kuantitatif eksplanatori ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Awareness dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan menempatkan Kepercayaan sebagai variabel mediasi. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari 80 responden yang merupakan pelanggan aktif laboratorium tersebut. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil evaluasi outer model mengonfirmasi bahwa seluruh indikator telah memenuhi syarat validitas konvergen, validitas diskriminan, serta reliabilitas konstruk yang andal. Pengujian inner model menunjukkan kemampuan prediksi yang sangat kuat, di mana nilai untuk variabel Kepercayaan adalah sebesar 0,989 dan Kepuasan Pelanggan sebesar 0,967. Hasil uji hipotesis pengaruh langsung menunjukkan bahwa Brand Awareness, Kualitas Pelayanan, dan Kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap pembentukan nilai endogen targetnya. Sementara itu, uji mediasi membuktikan bahwa Kepercayaan secara signifikan memediasi pengaruh Brand Awareness terhadap Kepuasan Pelanggan dengan sifat mediasi sebagian Menariknya, Kepercayaan terbukti memediasi pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan secara penuh. Temuan ini menegaskan bahwa dalam industri jasa kesehatan, performa teknis medis dan pelayanan fungsional sama sekali tidak akan mampu menciptakan kepuasan pelanggan yang riil kecuali jika seluruh rangkaian layanan tersebut berhasil melewati gerbang pembentukan rasa percaya terlebih dahulu.
Analisis Pengaruh Kelengkapan Dokumen Rekam Medis, Ketepatan Koding, Dan Sistem Informasi Rumah Sakit Terhadap Jumlah Pending Klaim Bpjs Dimoderasi Oleh Dukungan Manajemen Di Rsu Ananda Srengat Blitar Yovita Nur Latifah; Adya Hermawati; Nasharudin Mas; Aji Suraji; Irfany Rupiwardani
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelengkapan dokumen rekam medis, ketepatan koding, dan sistem informasi rumah sakit terhadap jumlah pending klaim BPJS Kesehatan dengan dukungan manajemen sebagai variabel moderasi di RSU Ananda Srengat Blitar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terjadinya pending klaim BPJS Kesehatan, yang pada tahun 2025 mencapai 753 kasus, terdiri atas 350 kasus rawat jalan dan 403 kasus rawat inap. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 103 pegawai yang terlibat dalam proses pengelolaan klaim BPJS Kesehatan, dengan sampel sebanyak 69 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan dokumen rekam medis, ketepatan koding, dan sistem informasi rumah sakit masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah pending klaim BPJS Kesehatan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap jumlah pending klaim. Dukungan manajemen mampu memoderasi pengaruh kelengkapan dokumen rekam medis dan sistem informasi rumah sakit terhadap jumlah pending klaim, tetapi tidak mampu memoderasi pengaruh ketepatan koding. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kelengkapan dokumen rekam medis, ketepatan koding, dan optimalisasi sistem informasi rumah sakit merupakan faktor penting dalam menekan pending klaim BPJS Kesehatan. Manajemen rumah sakit perlu memperkuat pengawasan, koordinasi, evaluasi, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta pemanfaatan sistem informasi secara berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan klaim.