Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Status Hemodinamik dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung di RS Mitra Medika Tanjung Mulia: Correlation Between Hemodynamic Status and Quality of Life in Patients with Heart Failure at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital Ani Rahmadhani Kaban; Dedi; Lia Mayang Sari Sijabat; Debi Lestari2
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.435

Abstract

Pendahuluan: Gagal jantung menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemui dan berdampak pada kehidupan sehati-hari. Banyak pasien mengeluhkan cepat lelah sesak napas, hingga sulit melakukan aktivitas ringan. Kondisi ini tidak hanya mengguanggu fisik, tetapi juga membuat pasien merasa terbatas dalam menjalani rutinitas.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status hemodinamik dengan kualitas hidup pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 96 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status hemodinamik berat sebanyak 39 responden (40,6%). Mayoritas responden juga memiliki kualitas hidup yang buruk sebanyak 67 responden (69,8%). Nilai p- value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Adanya hubungan yang signifikan antara status hemodinamik dengan kualitas hidup pasien gagal jantung atau pasien dengan kondisi hemodinamik stabil memiliki kualitas hidup yang cukup baik, sedangkan pasien dengan kondisi hemodinamik berat menunjukkan kualitas hidup yang buruk.
Pengaruh Foot Massage terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di RS Mitra Medika Tanjung Mulia Tahun 2026: The Effect of Foot Massage on Lowering Blood Pressure in Hypertensive Patients at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital in 2026 Mulidan Mulidan; Dedi; Angenia Itoniat Zega
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.449

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi masih menjadi tantangan kesehatan global utama ditahun 2026, yang memerlukan kombinasi terapi farmakologis dan non-farmakologis. Foot massage (pijat kaki) merupakan terapi komplementer nonfarmakologis yang diyakini dapat menstimulasi sistem saraf parasimpatis untuk menurunkan tekanan darah melalui efek relaksasi dan perbaikan sirkulasi darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  foot massage terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi di RS Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain Quasi-Experiment menggunakan rancangan Pre-test and Post-test with Control Group. Sampel berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kelompok terbagi menjadi kelompok intervensi (n=20) dan kelompok kontrol (n=20). Intervensi foot massage dilakukan selama 20 menit sebanyak 3 kali seminggu. Instrumen penelitian menggunakan sfigmomanometer digital yang terkalibrasi. Analisis data dilakukan dengan uji Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi. Tekanan sistolik turun dari 155,4 mmHg menjadi 142,8 mmHg (p < 0,005), dan diastolik turun dari 95,2 mmHg menjadi 86,5 mmHg (p < 0,005). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan secara statistik.  Kesimpulan: Terdapat perbedaan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang bermakna pada kelompok intervensi. Disarankan intervensi foot massage sebagai salah satu terapi komplementer dalam pelaksanaan asuhan keperawatan pasien hipertensi.
THE RELATIONSHIP BETWEEN STRESS LEVELS AND THE QUALITY OF LIFE OF NURSES AT MITRA MEDIKA TANJUNG MULIA HOSPITAL MEDAN IN 2025 Afina Muharani Syaftriani; Maya Ardilla Siregar; Hizrah Hanim Lubis; Dedi; Siti Aisyah; Andika Herlina Marda Prawata
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 1 (2025): DECEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v5i1.1533

Abstract

Occupational stress is a common problem experienced by nurses due to high job demands, heavy workloads, and responsibility for patient safety. Poorly managed stress can negatively impact nurses' physical and psychological health, ultimately affecting their quality of life. Therefore, research is needed to determine the relationship between stress levels and the quality of life of nurses in hospitals. The purpose of this study was to determine the relationship between stress levels and the quality of life of nurses at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital, Medan, in 2025. This study used a quantitative design with a correlational approach and cross-sectional methods. The study population was all 175 nurses working at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital, Medan, with a sample size of 64 respondents determined using the Slovin formula and quota sampling techniques. Data collection was conducted using a stress questionnaire and the WHOQOL-BREF questionnaire to measure quality of life. Data analysis included univariate and bivariate analyzes using the chi-square test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the majority of respondents experienced mild and moderate stress (31 respondents (48.4%), respectively), and the majority of nurses (40 respondents (62.5%) reported a good quality of life. Bivariate levels analysis revealed a significant relationship between stress and nurses' quality of life. Medika Tanjung Mulia Hospital, Medan.