Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur Florencia Angelina Bivan; Ainaya Alfatia; Niken Ayu Saputri Ananda; Zahrotul Firdaus; Ade Novi Nurul Ihsani
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 7 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v7i7.10455

Abstract

Pewarnaan rambut telah menjadi salah satu tren kecantikan yang berkembang pesat di masyarakat modern. Namun, dibalik daya tarik warna yang memikat, terdapat resiko kesehatan yang mengintai. Bahan kimia dalam pewarna rambut, seperti para-phenylenediamine (PPD), resorcinol, ammonia, dan hidrogen peroksida, diketahui dapat menimbulkan efek samping pada kulit maupun rambut. Kajian literatur ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif hubungan antara pewarnaan rambut, dermatitis kontak, dan efek kimia yang terkandung di dalamnya, serta mengidentifikasi strategi pencegahan yang direkomendasikan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kajian literatur dilakukan dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal penelitian, artikel ilmiah, laporan klinis, serta regulasi kosmetik yang relevan dengan pewarna rambut. Hasil dari riset ini menunjukkan pewarnaan rambut menawarkan ekspresi diri namun membawa risiko kesehatan, terutama dermatitis kontak, akibat bahan kimia seperti PPD. Strategi mitigasi risiko sangat krusial, meliputi kesadaran konsumen akan kandungan produk, disiplin melakukan uji tempel (patch testing), dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sarung tangan nitril. Pembaruan regulasi transparansi label juga mendukung upaya pencegahan.
Development and Preliminary Safety Evaluation of a Ginger-Based Body Wrap Formulation for Sustainable SPA Practices Pramesti Adika Ratri; Putri Chairina Zulfiani; Indah Indi Afifah; Ifa Nurhayati; Juwita Ria Rumondang; Prasasti Ayusepha; Niken Ayu Saputri Ananda
Sainteks Vol. 23 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v23i2.32695

Abstract

This study aimed to develop a ginger-based body wrap and evaluate its physicochemical and organoleptic characteristics, initial stability observations during storage, and preliminary skin safety for potential use in sustainable non-medical SPA practices. A Research and Development (R&D) approach adapted from the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate) was employed. Three formulations containing 10% (F1), 20% (F2), and 30% (F3) ginger water were prepared using bentonite/clay as the base. The formulation was optimized by adjusting bentonite and sodium bicarbonate to achieve a target pH of 4.5–5.5. Organoleptic evaluation by three experts assessed color, aroma, homogeneity, and texture, while preliminary skin safety was examined through a physician-supervised patch test on 10 participants. The measured pH values were 5.24, 5.28, and 5.32 for F1, F2, and F3, respectively. Organoleptic achievement percentages were 83.31%, 81.19%, and 83.38%. No erythema, edema, itching, or redness was observed during the preliminary patch test, although some participants reported a localized warm sensation. Refrigerated samples remained within the target pH range after one week, while room-temperature storage was discontinued on day four because of a sour odor. These findings indicate the preliminary potential of ginger-based body wraps for sustainable SPA practices; however, further validated stability, preservation, safety, and formulation studies are required before commercialization.