Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Jenis Material Latent Thermal Energy Storage pada Proses Pemasukan Energi melalui Konversi Termal Elektrik Reza Abdu Rahman; Rovida Camalia Hartantrie; Ridwan Nurdin
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 6, No 1 (2026): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v6i1.52

Abstract

Energi disimpan memungkinkan untuk pemanfaatan lanjutan dari sistem energi, khususnya yang menggunakan teknologi energi terbarukan. Hal ini bertujuan meminimalisir dampak intermitensi dari suplai sehingga kehandalan sistem tetap dapat terjadi. Studi ini melakukan analisis untuk thermal energy storage (TES) sebagai unit penyimpanan energi berdasarkan tipe material latent yang berbeda terhadap proses pemasukan energi dengan skenario konversi thermoelectric. Tiga jenis material diases melalui rangkaian proses dengan laju pemasukan panas sebesar 10 Watts. Asesmen awal dimulai melalui evaluasi kapasitas termal dengan scanning calorimetry, menunjukkan adanya perbedaan dari kapasitas kalor lebur dengan variasi antara 227,8–167,6 J/g dari material yang diuji. Perubahan fasa memiliki pengaruh terhadap pergeseran nilai kapasitas panas antara 9–13 × 10^-3 J/gC. Dampak variasi tersebut terlihat berdasarkan pola pemasukan panas. Nilai laju pemasukan tertinggi dicapai pada nilai 10,02 C/jam untuk jenis LTES wax. Jenis LTES acid dan sugar alcohol masing-masing memiliki nilai operasi pemasukan energi 8,9 C/jam dan 7,76 °C/jam. Meskipun demikian, capaian rasio konversi maksimal dapat diperoleh oleh jenis LTES sugar alcohol dengan nilai 94,8%. Hal tersebut memperlihatkan proses konversi thermoelectric dapat menjadi lebih optimal berdasarkan jenis material LTES yang digunakan karena adanya pengaruh pola perubahan fasa dan juga kapasitas termal.
Listrik Energi Matahari untuk Penerangan Jalan Umum di Desa Ciwaruga Sri Paryanto Mursid; Sri Utami; Erwin Yusuf; Sri Widarti; Apip Pudin; Ridwan Nurdin; Wildan Arasid; Agoeng Harjatmo Raharjo; Musrinah
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8307

Abstract

Desa Ciwaruga salah satu di antara beberapa desa di Kabupaten Bandung Baratyang mengikuti program Pemberdayaan Desa Binaan di Politeknik Negeri Bandung.Mempunyai permasalahan penerangan jalan umum yang kurang. Apabila malamtiba, beberapa lokasi yang jauh dari rumah warga dalam keadaan gelap. Hal inimenyebabkan rawan kecelakaan dan kriminal. Sebenarnya, pemerintah desa danmasyarakat desa telah memasang PJU di beberapa lokasi. Namun tidak ada anggaranuntuk perawatan dan pembayaran tagihan listrik dari PT PLN, sehingga PJU tersebutkembali tidak berfungsi. Solusi yang ditawarkan adalah program kerja sama PKMantara Jurusan Teknik Konversi Energi (JTKE) Politeknik Negeri Bandung (Polban)dengan Desa Ciwaruga, utamanya adalah menumbuhkembangkan kesadaranmenggunakan EBT (Energi Baru Terbarukan) secara berkelanjutan dan menciptakanDesa Mandiri Energi. Hal ini diawali dengan pemanfaatan energi surya untuk menerangiarea tertentu (Jalan Umum) dengan menggunakan PLTS. Sehingga secaraumum langkah yang diambil agar program dapat berlangsung secara efektif mencakuptahapan: pengenalan teknologi PLTS, penjelasan instalasi PLTS untuk PJUES,pemasangan PJUES, diakhiri penjelasan tentang perawatan dan perbaikan PJUES.Program ini telah menghasilkan terpasangnya unit Purwarupa PJUES di titik strategisyang sebelumnya gelap dan rawan, serta meningkatkan pemahaman masyarakatmengenai teknologi EBT.Warga kini memiliki kemampuan dasar untuk merawat danmemperbaiki PJUES secara mandiri.
Master-Slave Synchronization in Off-Grid Solar Microgrids: Genset and Inverter Configurations IGNATIUS RIYADI MARDIYANTO; MUSRINAH MUSRINAH; SRI PARYANTO MURSYID; SRI UTAMI; WILDAN ARASSID; RIDWAN NURDIN; AGOENG HARJATMO RAHARDJO; TJATUR UDJIANTO; APIP PUDIN
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 14, No 3: Published July 2026
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v14i3.274

Abstract

The research analyzes the synchronization performance of off-grid solar AC microgrids by comparing genset-based and inverter-based master-slave configurations. Stability and power quality evaluations were conducted through MATLAB/Simulink simulations and experimental validation. Test results show that the genset-master configuration produces stable synchronization (220V/50Hz), while the inverter-master configuration experiences initial voltage instability. However, by optimizing the power capacity ratio between the master and slave units to 10:1 and implementing a properly designed PWM modulation, the system successfully achieves stable operation. An IoT-based monitoring system using ESP32 and PZEM-004T sensors provides real-time data to validate these findings, confirming that while the inverter-based master configuration is feasible, precise design parameters are required to ensure reliable synchronization