Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Rekonstruksi Kebijakan Fasilitasi Hukum dan Pendaftaran Merek bagi UMKM Ekonomi Kreatif dalam Rangka Percepatan Pembangunan Ekonomi Daerah Fatma Afriyani; Ilham Setio Wibowo; Robi Santoso
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pe4y6481

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia's economy, contributing more than 60% to the national GDP and serving as the primary driver of regional economic development. However, the creative economy sector still faces significant challenges, particularly in legal protection for brands and products. Limited understanding of trademark registration, complex administrative processes, and relatively high costs result in many products being legally vulnerable and difficult to compete in wider markets. This study aims to analyze the reconstruction of legal facilitation policies and trademark registration for creative economy MSMEs as a strategy to accelerate regional economic development. Using a normative juridical approach with a statutory and conceptual approach, this research examines the implementation of Law Number 20 of 2016 concerning Marks and Geographical Indications, regional government policies, and their impact on MSME development. The findings indicate that while various facilitation programs have been implemented, their effectiveness is hindered by regulatory synchronization issues, limited budgets, and low digital literacy among MSME actors. This study recommends strengthening regulations through the formation of regional regulations that provide legal certainty, increasing budget allocation for intellectual property rights facilitation, and expanding partnerships with the private sector and higher education institutions.
Digitalisasi Pembukuan Sederhana: Optimalisasi Literasi Keuangan KWT Asoka Melalui Pemanfaatan Platform Digital Guna Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Desa Ilham Setio Wibowo; M. Arman Al Jufri; Fatma Afriyani
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.9681

Abstract

Sektor pertanian di pedesaan Indonesia melibatkan peran aktif perempuan yang terwadahi dalam Kelompok Wanita Tani (KWT). Meskipun memiliki potensi ekonomi yang strategis, tata kelola manajemen keuangan KWT umumnya masih konvensional dan rentan terjebak dalam "Siklus Pendapatan Semu" (Pseudo-Income Cycle). Masalah ini dialami oleh KWT Asoka di Desa Sri Rejosari, Lampung Timur, yang dicirikan oleh pencampuran kas usaha dengan kas domestik, tiadanya perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang presisi, serta kesenjangan keterampilan teknologi (digital skills gap). Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk merestrukturisasi tata kelola keuangan KWT Asoka melalui transformasi dari pencatatan manual ke ekosistem pembukuan digital berbasis Google Sheets. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Community Based Development (CBD) yang dijalankan selama 4 bulan melalui tiga rangkaian workshop utama dengan menerapkan prinsip Andragogi Partisipatif. Pengukuran keberhasilan dievaluasi menggunakan instrumen kognitif (pre-test dan post-test) serta instrumen kinerja berupa audit laporan keuangan. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan kapasitas mitra yang signifikan. Nilai rata-rata literasi keuangan digital melonjak dari 35% (Kategori Rendah) saat pre-test menjadi 92% (Kategori Sangat Baik) saat post-test. Keberhasilan program ditandai dengan kemampuan mandiri pengurus KWT dalam mengoperasikan smartphone untuk pencatatan real-time, memisahkan kas domestik dan kas kelompok secara virtual, serta menghitung HPP komoditas sayuran secara otomatis per akhir siklus panen 20 hari. Integrasi teknologi berbasis cloud ini berhasil memutus rantai pendapatan semu, membangun akuntabilitas kelompok, menghilangkan resistensi psikologis teknologi pada masyarakat agraris, serta meningkatkan kredibilitas usaha mitra agar lebih bankable di masa depan.
Pemberdayaan Perempuan Pelaku Usaha Kuliner Rumahan Menuju Kemandirian Ekonomi Robi Santoso; Fatma Afriyani; Riski Eka Lestari; Ilham Setio Wibowo; Denny Kurniawan
Journal of Community Service and Engagement Vol 2 No 1 (2026): August: Servitia: Journal of Community Service and Engagement
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/aqdfyf38

Abstract

This community service program aimed to strengthen the economic independence of women operating home-based culinary businesses in Tambah Subur Village, Way Bungur District, East Lampung Regency. The program adopted a Participatory Action Research (PAR) approach involving 25 housewives through participatory observation, collaborative planning, production training, business management and digital marketing assistance, as well as monitoring and evaluation. The results indicated improved participant capacity in processing local food products, maintaining simple bookkeeping, calculating production costs, and utilizing social media for product promotion. Approximately 70% of participants adopted digital branding strategies, while average household income increased by 25–30% compared with pre-program conditions. The program also facilitated the establishment of a joint business group, strengthened local female leadership, and enhanced participants' awareness of their economic potential. These findings demonstrate that the PAR approach effectively promotes sustainable economic empowerment and supports the long-term development of women-led home-based culinary enterprises.
Peternakan Perkutut Warna El-Rozi sebagai Sarana Pendidikan Karakter dan Kewirausahaan bagi Santri dan Masyarakat Tegineneng, Lampung Robi Santoso; Reni Diah Setiowati; Riski Eka Lestari; Ilham Setio Wibowo; Laila Khairun Nisa; Fatma Afriyani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9vhq0g11

Abstract

Budidaya burung perkutut tidak hanya bernilai ekonomis tetapi juga berpotensi sebagai sarana pembelajaran karakter dan pengembangan kewirausahaan. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kapasitas warga dan pelajar di Tegineneng, Lampung, melalui pelatihan terpadu yang mengombinasikan aspek bisnis dan pendidikan. Pelaksanaannya mencakup: (1) penyuluhan dan pelatihan teknis, (2) bimbingan pembuatan kandang sistem intensif, (3) pelatihan pemasaran berbasis digital, serta (4) penyisipan materi kewirausahaan dan pelestarian alam dalam kurikulum pendidikan. Hasilnya, terjadi peningkatan kompetensi teknis peserta sebesar 85% dan munculnya lima unit usaha baru dengan pendapatan bulanan Rp2,5 juta. Program ini sekaligus mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kolaborasi. Dukungan pemerintah setempat memperkuat keberlanjutan program yang dapat diadopsi di wilayah lain untuk menyinergikan penguatan ekonomi dan pembentukan karakter.
Pelatihan Digital Marketing Berbasis Google Maps pada Mahasiswa Kewirausahaan Robi Santoso; Reni Diah Setiowati; Laila Khairun Nisa; Fatma afriyani; Riski Eka Lestari
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/18hzh820

Abstract

Percepatan transformasi digital mendorong perubahan mendasar dalam strategi pemasaran, di mana kehadiran digital berbasis lokasi menjadi prasyarat kompetitif. Google Business Profile (GBP) melalui Google Maps muncul sebagai platform strategis yang belum banyak dimanfaatkan oleh wirausaha muda, meskipun mereka merupakan generasi digital native. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara literasi konsumsi digital dan kemampuan produksi digital bisnis mahasiswa kewirausahaan. Melalui pendekatan pelatihan terpadu yang menggabungkan penyampaian konsep, praktik langsung, dan pendampingan intensif, 13 mahasiswa dengan usaha rintisan dibimbing untuk membangun dan mengoptimalkan profil digital usaha mereka. Hasil evaluasi menunjukkan pencapaian yang signifikan: seluruh peserta (100%) berhasil membuat akun GBP terverifikasi, 90% mampu mengoptimalkan profil secara lengkap, dan terjadi peningkatan pemahaman konseptual sebesar 42%. Usaha peserta mulai terdeteksi dalam pencarian Google Maps dalam 3–7 hari pasca-verifikasi. Kegiatan ini tidak hanya berhasil meningkatkan visibilitas digital usaha rintisan, tetapi juga mengubah mindset peserta tentang pentingnya search visibility dalam ekosistem pemasaran modern. Untuk keberlanjutan dampak, direkomendasikan pembentukan ekosistem pendampingan berkelanjutan yang meliputi komunitas pembelajaran, workshop lanjutan, dan mekanisme digital check-up berkala.
Pengaruh Transformasi Digital dan Kepatuhan Hukum Perlindungan Data terhadap Kepercayaan Pelanggan pada Platform Ritel Digital (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Lampung Robi Santoso; Riski Eka Lestari; Reni Diah Setiowati; Fatma Afriyani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/40eqr862

Abstract

Digital transformation has fundamentally reshaped the retail industry by enhancing efficiency, personalization, and transactional convenience. Nevertheless, rapid digitalization has also intensified concerns regarding personal data protection, which directly affects customer trust. This study aims to examine the effects of digital transformation and legal compliance with data protection regulations on customer trust in digital retail platforms. A quantitative explanatory survey was employed, involving 50 students from the Faculty of Economics and Business, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, as active users of digital retail platforms. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with R Studio. The findings reveal that both digital transformation and data protection legal compliance have positive and significant effects on customer trust, with legal compliance exerting a stronger influence. These results indicate that in a mature digital retail ecosystem, customer trust is shaped not only by technological sophistication but also by legal legitimacy and robust data protection assurance. This study enriches digital retail literature by integrating technological and legal perspectives in explaining customer trust formation.