p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lateralisasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMAKNAAN EKSPRESI KREATIF GENERASI Z DALAM PUISI DIGITAL TIKTOK SEBAGAI PRAKTIK SASTRA MULTIMODAL: PERSPEKTIF POSTMODERNISME Naurotul Ariji; Muhammad Haryanto
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10891

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana praktik sastra multimodal dalam puisi digital TikTok membentuk pemaknaan ekspresi kreatif Generasi Z dalam perspektif postmodernisme. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis teks multimodal terhadap lima video puisi digital yang dipilih secara purposif dari platform TikTok. Data dianalisis menggunakan teori multimodalitas Kress dan van Leeuwen serta perspektif postmodernisme JeanFrancois Lyotard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan ekspresi kreatif Generasi Z terbentuk melalui tiga hal yang saling berkaitan, yaitu subjektivitas pengalaman personal sebagai penolakan narasi besar, fragmentasi emosi sebagai strategi estetik, serta pluralitas makna yang lahir dari interaksi antarmode verbal, visual, audio, dan performatif. Dengan demikian, puisi digital TikTok dapat dipahami sebagai ruang ekspresi kontemporer yang mencerminkan cara Generasi Z memaknai dan mengkomunikasikan pengalaman hidupnya dalam budaya digital postmodern.
HIBRIDITAS PADA NASKAH DRAMA MANGIR KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOUR Najwa Qotrunnada; Naurotul Ariji; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8700

Abstract

Penelitian ini membahas hibriditas dalam naskah drama “Mangir” karya Pramoedya Ananta Toer, yang menggambarkan interaksi kompleks antara nilai sosial, budaya, pendidikan, religius, dan politik dalam konteks masyarakat kerajaan Mataram Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis konten. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model analisis interaktif. Model ini terdiri dari tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menemukan bahwa naskah drama “Mangir” mencerminkan adanya hibriditas  didalamnya.Hibriditas tersebut tercermin pada masyarakat Mangir yang berprinsip gotong royong, keadilan sosial, solidaritas, dan penghormatan pada tradisi serta nilai religius yang terjalin erat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, naskah ini juga mengangkat kritik terhadap masa otoriter dan menekankan pentingnya kepemimpinan yang egaliter. Melalui hibriditas sastra tersebut, Pramoedya Ananta Tour berhasil menyampaikan dinamika kehidupan masyarakat pad masa tersebut.