Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembuatan Jembatan Sederhana Menggunakan U-Ditch dan Plat Dekker Dalam Meningkatkan Mobilisasi dan Ekonomi Masyarakat Desa Sei Semayang Sumatera Utara Rasdinanta Tarigan; Pagit Juni Sartika Br Tarigan; Delisma Siregar; Samsudin Silaen; Benar Benar; Parman Parman; Palghe Tobing; Bakti Viyata Sundawa
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2896

Abstract

Kondisi jembatan warga yang ada di Desa Semayang Kecamatan Sunggal tidak layak digunakan karena terbuat dari bahan kayu dan sudah lapuk. Jembatan tersebut selalu digunakan warga sekitar dalam beraktifitas sehari-hari. Hal ini membutuhkan suatu perbaikan jembatan yang lebih kokoh agar memudahkan mobilisasi warga dalam mencari nafkah. Untuk itu, kegiatan ini membangun jembatan sederhana menggunakan U-Ditch dan plat dekker menggantikan jembatan kayu yang ada sebelumnya. Diharapkan dengan jembatan ini, maka dapat meningkatkan mobilisasi dan ekonomi warga.
Peningkatan Kualitas Infrastruktur Berkelanjutan Melalui Akses Jalan Setapak Pada Pos Pelayanan HKBP Perhubungan Ressort Sola Gratia, Kabupaten Deli Serdang Oktavia Ully Artha Silalahi; Pagit Juni Sartika Br Tarigan; Morin Morissa Lumbantoruan; Lisherly Reginancy Debataraja; Indra Jhon Fischer
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2960

Abstract

Pos Pelayanan Gereja HKBP Perhubungan Resort Sola Gratia dapat dicapai melalui jalan lingkungan dengan lebar efektif kurang dari 3 meter, yang cukup dilalui oleh satu kendaraan roda empat dalam satu arah (single-lane passage). Akses jalan menuju lokasi ini belum memiliki lapisan perkerasan dan masih berupa tanah agregat alami tanpa stabilisasi permukaan. Secara topografi, area sekitar jalan masih didominasi oleh lahan pertanian yang sangat rentan terhadap pelunakan struktur saat jenuh air, menyebabkan deformasi dan kehilangan kestabilan permukaan ketika hujan. Saat ini, fokus pos pelayanan diarahkan pada pembangunan fisik secara bertahap, namun baru mencapai tahap pondasi, sementara gereja eksisting masih berupa bangunan kayu sederhana. Salah satu permasalahan infrastruktur yang mendesak adalah belum adanya jalan setapak permanen sebagai akses masuk ke pos pelayanan. Kondisi halaman dan akses ke bangunan ibadah masih berupa tanah tanpa perkerasan, yang sangat menyulitkan, terutama saat musim hujan. Adapun metode yang dilakukan melalui pendekatan partisipatif komunitas yaitu melibatkan jemaat dan pengurus pos pelayanan secara aktif dalam dialog terbuka dan pelaksanaan fisik kegiatan melalui gotong royong, pendekatan teknik infrastruktur skala mikro yaitu menggunakan teknik perkerasan ringan dengan beton dengan prinsip efisiensi anggaran namun mempertahankan kualitas minimum untuk ketahanan terhadap beban pejalan dan kondisi cuaca dan pendekatan partisipasi mitra dalam pelaksanaan dan keberlanjutan program peran aktif mitra. Evaluasi pelaksanaan program dilakukan secara kualitatif melalui observasi di lapangan, dokumentasi tahapan pembangunan, serta umpan balik dari mitra terkait kualitas hasil dan proses kolaboratif selama kegiatan berlangsung. Keberlanjutan program dijamin melalui komitmen mitra dalam merawat dan memelihara fasilitas jalan secara rutin, termasuk pembentukan kelompok kecil dari jemaat sebagai penanggung jawab kebersihan dan perawatan ringan.
ANALYSIS OF CUT-AND-FILL CALCULATIONS USING CIVIL 3D FOR THE BATU TAMBUN ROAD SECTION, NORTH PADANG LAWAS REGENCY Trio Ramdana; Pagit Juni Sartika Br Tarigan; Efri Debby Ekinola Ritonga; Fenny Novita Meysabed Sianturi; Morin Morissa Lumbantoruan
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 10 (2026): SEPTEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.23253020

Abstract

Batu Tambun Road in Simbolon Village, North Padang Lawas Regency, connects surrounding districts but requires systematic geometric planning to improve its technical condition. This study mapped the road corridor using ArcGIS Pro and developed horizontal and vertical alignments with reference to the 2021 Road Geometric Design Guidelines (PDGJ 2021). Coordinates were digitized in Google Earth Pro, supplemented with elevation data through GPS Visualizer, processed in ArcGIS Pro, and integrated into Autodesk Civil 3D. The workflow produced contour mapping, an existing-ground surface, geometric design outputs, longitudinal profiles, cross-sections, and earthwork quantities. The final reported alignment length was 4,733.98 m, with 24 horizontal curves comprising nine full-circle and 15 spiral–circle–spiral curves. Fifteen vertical curves were reported, comprising eight sag and seven crest curves. The design used a speed of 60 km/h, a 7 m carriageway, and 6% superelevation. Calculated cut and fill volumes were 114,028.72 m³ and 162,236.77 m³, respectively, leaving a fill deficit of 48,208.05 m³. The integrated workflow provides a basis for road development planning. Detailed field verification remains necessary before construction.
ANALYSIS OF THE PERFORMANCE EFFECTIVENESS OF THE KARYA WISATA INTERNATIONAL SYSTEM USING THE PTV VISSIM SIMULATION APPROACH AND THE 2023 PKJI STANDARDS Nadia Aliya Balqis; Amrizal; Pagit Juni Sartika Br Tarigan; Fenny Novita Meysabed Sianturi; Dinnie Ananda Rizky
Bulletin of Engineering Science, Technology and Industry Vol. 4 No. 3 (2026): September
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.23005469

Abstract

Karya Wisata intersection in Medan Johor District experiences declining traffic performance due to high vehicle volumes and side friction from commercial activities. This study evaluates existing intersection performance using the 2023 Indonesian Road Capacity Manual (PKJI 2023) and PTV VISSIM and identifies the most effective improvement scenario. Traffic volume, road geometry, and side friction were obtained through field surveys. The existing condition had a degree of saturation of 0.81, an average simulated delay of 31.80 seconds/vehicle, a maximum queue length of 35.75 meters, and Level of Service (LOS) D. Five improvement scenarios were evaluated: a separating median, U-turn relocation, traffic signal control (APILL), combined APILL and median treatment, and a flyover. APILL was selected as the most practical tactical intervention, achieving LOS B with an average delay of 19.71 seconds/vehicle and a maximum queue length of 73.13 meters. The flyover achieved LOS A but was positioned as a secondary long-term alternative. The study recommends APILL supported by side-friction control to optimize intersection performance and maintain traffic-flow stability.