Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Komunikasi Persuasif Dosen dalam Memberikan Motiviasi untuk Mahasiswa Kebidanan: Lecturer Persuasive Communication in Providing Motivation for Midwifery Students Elsaid, Dea Audia; Alza, Nurfaizah; Suherli; Jamal, Muh Nurqadri; Desiana, Istiqamah
Jurnal Midwifery Vol 6 No 2 (2024): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v6i2.50759

Abstract

Persuasive communication is a process and strategy in communication to convey the lecturer's message and motivation to students to implement positive things that a student should have. Method This study uses a qualitative method. The data collection technique is by interviewing and then getting the results by describing them in the form of words. Result The students gave almost the same responses. Assumes that the Midwifery Study Program Lecturers have carried out positive persuasive communication in providing motivation to students. This always happens before or after class starts. Conclusion In this series of communications there is positive motivation and the lecturer applies psychodynamic strategies to touch the psychological aspects of students.
Muslimah Fashion Trends and Celebrity Endorsers: An Analysis of Their Influence on the Consumptive Behavior of IAIN Parepare Students on Instagram Social Media. Arwin, Arwin; Sutrisno, Sutrisno; Hamka, Rezky Amalia; Suherli, Suherli
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 3.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of Muslim fashion trends and celebrity endorsers on Instagram social media on the consumptive behavior of IAIN Parepare students. The research uses quantitative methods and associative approaches, this study involves collecting data through questionnaires distributed to female students.The population in this study is unknown so that the sample in the study is as many as 100 respondents obtained using the Lemeshow formula. This study uses a multiple linear regression analysis model using the SPSS 25.0 for windows program. The results of the analysis show that Muslim women's fashion trends have a significant influence on consumptive behavior, with a significance value of 0.003, which means less than 0.05. from marketing on social media. In addition, celebrity endorsers also have a significant effect with a significance value of 0.000. Simultaneous tests showed that the two variables together had a significant effect on the consumptive behavior of female students, with an F value of 48.369 which was much larger than the F value of 2.699 in the table. These findings indicate that the influence of social media in the form of fashion trends and endorsements by celebrities can encourage consumptive behavior among female students, potentially influencing their purchasing decisions. This research is expected to provide insight for stakeholders in understanding the dynamics of student consumptive behavior and the implications of marketing on social media.
Optimization of the Internal Quality Assurance System (SPMI) at the Army Polytechnic (Poltekad) through the Development of Organizations and Tasks (Orgas) of the Quality Assurance Agency (LPM) Suherli, Suherli
Dinasti International Journal of Management Science Vol. 6 No. 5 (2025): Dinasti International Journal of Management Science (May - June 2025)
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijms.v6i5.4574

Abstract

Internal Quality Assurance System (SPMI) is a fundamental aspect in maintaining and improving the quality of higher education. The Army Polytechnic (Poltekad) as a higher education institution within the Indonesian Army has a great responsibility in implementing SPMI. This study aims to analyze and optimize SPMI at Poltekad through the development of the organization and duties of the Quality Assurance Institution (LPM). A qualitative approach was used with the methods of document study, interviews, and observation. The results of the study indicate the need to improve the organization and duties of LPM structurally, including increasing the rank of the Head of LPM and increasing the number of personnel. Optimization of SPMI at Poltekad can be achieved through the development of LPM, which will contribute to improving the quality of education and meeting quality standards. This study emphasizes the importance of strengthening LPM in the context of quality assurance of higher education in Indonesia.
THE ROLE OF MODERATING EFFECT OF SOCIAL DEMOGRAFY TO FINANCIAL LITERACY , SELF CONTROL , AND RISK TOLERANCE ON FINANCIAL BEHAVIOR SHOPEE USER PAYLATER IN DIY Sujoko, Sujoko; Najwa, Najwa; Suherli, Suherli
International Journal of Social and Management Studies Vol. 6 No. 6 (2025): International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS)
Publisher : IJOSMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5555/ijosmas.v6i6.551

Abstract

The development of paylater services such as Shopee PayLater brings new challenges in personal financial management. This study aims to analyze the effect of financial literacy, self-control, and risk tolerance on the financial behavior of Shopee PayLater users in DIY , and test the role of social demography as a moderating variable. This research uses a quantitative approach with a survey method of 380 respondents who are active users of Shopee PayLater. The research was conducted for months from July through October 2023. The analysis technique used was Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) and Multi Group Analysis (MGA). The results show that financial literacy, self-control, and risk tolerance have a positive and significant effect on financial behavior. In addition, social demographics proved to moderate the relationship between the three independent variables and financial behavior. These findings provide important implications in increasing financial awareness and risk management in the use of PayLater services, especially for certain demographic groups.The study still has limitation that financial behavior scope user pay later in DIY, Future research to expand this scope in Central Java.
Pengaruh Terpaan Informasi Politik Melalui Media Sosial Terhadap Perilaku Pemilih Pemula dalam Pemilihan Presiden Republik Indonesia Tahun 2024 di Kota Makassar Suherli, Suherli; Jamal, Muh Nurqadri; Taslim, Muhammad; Kamsar, Kamsar; Elsaid, Dea Audia
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13279429

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kota Makassar dengan tujuan untuk, (1) menganalisis pengaruh paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk kriteria informasi (X1) dan sumber informasi (X2) secara simultan, (2) menganalisis pengaruh paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk kriteria informasi (X2) secara parsial, dan (3) menganalisis pengaruh paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk sumber informasi (X2) secara parsial terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2024 di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan terlebih dahulu mendefinisikan konsep-konsep sebagai variabel terkait dan kemudian mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Untuk menjawab hipotesis yang dirumuskan, analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh dari informasi politik yang disampaikan melalui media sosial, baik dalam bentuk Kriteria Informasi (X1) dan Sumber Informasi (X2), secara simultan terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2024 di Makassar. Analisis data menggunakan SPSS versi 25 menunjukkan nilai F sebesar 42.516, yang melebihi nilai F-tabel sebesar 3.09. (2) Tidak ada pengaruh signifikan dari paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk Kriteria Informasi (X1) terhadap perilaku pemilih pemula. Perhitungan menunjukkan hubungan linear antara variabel independen eksogen Kriteria Informasi (X1) dan variabel endogen perilaku pemilih sebesar 0.118 atau 11.8%. Nilai t-hitung sebesar 0.869 lebih kecil dari nilai t-tabel sebesar 1.660, yang mengarah pada keputusan untuk menerima H0 dan menolak H1. Ini berarti bahwa Kriteria Informasi (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2019 di Makassar. (3) Ada pengaruh signifikan dari paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk Sumber Informasi (X2) terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2024 di Makassar. Perhitungan menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 4.262 lebih besar dari nilai t-tabel sebesar 1.660, yang mengarah pada keputusan untuk menolak H0 dan menerima H1. Ini menunjukkan bahwa ada dampak signifikan dari paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk Sumber Informasi (X2) terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2024 di Makassar.
Etika Komunikasi di Lingkungan Akademik: “Evaluasi Praktik dan Tantangan di Universitas Almarisah Madani" Taslim, Muhammad; Suherli, Suherli; Rusdin, Febi Ramadhani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13279879

Abstract

Studi ini mengevaluasi penerapan etika komunikasi di Universitas Almarisah Madani, dengan fokus pada tantangan dan praktik yang dihadapi dalam konteks akademik. Etika komunikasi, sebagai elemen penting dalam proses belajar mengajar, berperan vital dalam membangun hubungan yang saling menghormati antara mahasiswa, dosen, dan staf administrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data termasuk wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan mengungkapkan adanya kesenjangan yang signifikan antara kebijakan etika komunikasi tertulis dan praktik sehari-hari, yang disebabkan oleh pelatihan dan orientasi mendalam yang tidak memadai. Selain itu, tantangan dalam menerapkan etika komunikasi terlihat dari ketidaknyamanan dalam interaksi di dalam kelas dan pertemuan akademik, serta pengaruh teknologi yang memperluas jangkauan komunikasi tetapi juga memperkenalkan risiko baru terkait privasi dan etika. Studi ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan etika komunikasi yang lebih komprehensif dan penyesuaian kebijakan untuk mencakup penggunaan teknologi digital. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis dan rekomendasi yang berguna bagi institusi pendidikan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan etika komunikasi di lingkungan akademik mereka.
Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Desa Bontolebang melalui Inovasi Pengolahan Ikan Cakalang dan Strategi Pemasaran Digital Produk Abon fanani mz, luqman; Suherli; Muh Taslim; Sri Hasrina; Jessie Alisa Rano S
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27404

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai upaya memberdayakan  keluarga nelayan di Desa Bontolebang melalui inovasi pengolahan ikan tangkapan menjadi abon ikan kemasan. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, serta kemampuan pemasaran digital bagi para keluarga nelayan yang tergabung dalam kelompok Garuda Jaya 01. Pada tahap awal produksi, dihasilkan 50 kemasan abon yang dipasarkan secara daring, dengan proyeksi pertumbuhan penjualan sebesar 20% setiap bulan selama lima bulan pertama. Proyeksi moderat ini menggambarkan potensi realistis pengembangan usaha apabila promosi digital dan kualitas produk terus ditingkatkan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat peran keluarga nelayan dalam membantu perekonomian keluarga, tetapi juga membuka peluang pengembangan UMKM pesisir berbasis hasil tangkapan lokal. Dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta kerja sama dengan Kelompok Usaha Bersama Garuda Jaya 01 menjadi faktor utama keberhasilan program ini dalam menciptakan model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir di Bontolebang.
MAKNA PENGGUNAAN FITUR CLOSE FRIENDS INSTAGRAM SEBAGAI REPRESENTASI DIRI MAHASISWA DALAM KOMUNIKASI DIGITAL Suherli Suherli; Muhammad Taslim; Muh Nurqadri Jamal
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI JULI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna penggunaan fitur Close Friends Instagram sebagai bentuk representasi diri mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Almarisah Madani dalam dinamika komunikasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria aktif menggunakan fitur tersebut. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur Close Friends dimaknai sebagai ruang komunikasi semi-privat bagi mahasiswa untuk melakukan representasi diri, keterbukaan diri, pengelolaan audiens, dan manajemen identitas dalam praktik komunikasi digital di media sosial. Diadopsi dari perspektif dramaturgi Erving Goffman, perbedaan representasi diri pada akun publik dan fitur Close Friends mencerminkan strategi pengelolaan kesan (impression management) dalam ruang komunikasi digital. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi digital dengan menunjukkan  fitur privasi media sosial dimanfaatkan untuk menegosiasikan batasan diri dan interaksi sosial secara daring
Membangun Kesadaran Hukum Melalui Pelatihan dan Edukasi Tentang UU TPKS Pada Kelompok Mahasiswa FOISC Syawal Amirul Syah; Muh Fachri Said; Suherli; Kaswalia; Sulkifli
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v6i1.4208

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum mahasiswa mengenai Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Topik ini dipilih mengingat meningkatnya angka kekerasan seksual di perguruan tinggi yang belum banyak mendapat perhatian dalam konteks pendidikan tinggi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan intensif, dan penerapan teknologi untuk memperluas jangkauan edukasi, melalui seminar, pelatihan praktis, serta pendampingan pasca-pelatihan. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai kekerasan seksual, yang tercermin dari perbandingan antara hasil pratest dan post-test. Sebagian besar peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, khususnya mengenai definisi, dampak, serta cara melaporkan tindak pidana kekerasan seksual. Program ini juga mengedepankan pentingnya peran mahasiswa dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di kampus. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa edukasi tentang UU TPKS sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran hukum mahasiswa, yang berpotensi menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan inklusif.