Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

APOTEKER GOES TO SD: EDUKASI CERDAS MENGGUNAKAN OBAT PADA SISWA SD NEGERI 70 KENDARI Dian Munasari Solo; Rifa’atul Mahmudah; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Aisyah Asman; Elvina Elvina; Milawati Milawati; Pita Alfionita; Wa Ambe; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2750

Abstract

Penggunaan obat yang tidak tepat pada anak usia sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang berpotensi meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat dan dampak kesehatan yang tidak diinginkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SD Negeri 70 Kendari tentang penggunaan obat yang baik, benar, aman, dan rasional sejak dini. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui presentasi audio visual menggunakan media PowerPoint, pembagian leaflet, serta sesi tanya jawab interaktif. Materi yang diberikan meliputi pengertian obat, jenis-jenis obat, aturan penggunaan obat yang benar, cara memperoleh obat yang aman, dan pentingnya penggunaan obat sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman yang baik mengenai fungsi obat, penggolongan obat, dan cara penggunaan obat yang tepat. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa serta mendukung pembentukan perilaku penggunaan obat yang lebih aman dan rasional sejak usia dini
PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT-OBAT TERTENTU DI SMP NEGERI 15 KENDARI Asriullah Jabbar; Vica Aspadiah; Nasrudin Nasrudin; Winalda Maharani; Siti Rahmawaty Tombalissa; Muhammad Kaisar Winalda Buutuni; Ari Putra Utama; Frilia Atikah; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2751

Abstract

Penyalahgunaan obat adalah suatu tindakan penggunaan obat yang berlebihan, bertujuan untuk kondisi nonmedis meskipun dalam penggunaan dapat menimbulkan masalah sosial, psikologis, dan fisik. serta menyebabkan ketergantungan. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk memberikan informasi dan edukasi kepada siswa siswi SMP Negeri 15 Kendari. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan pembagian leaflet. Hasil yang didapatkan  dari penyuluhan yaitu siswa siswi memperoleh informasi yang lebih menyeluruh mengenai bahaya penggunaan obat-obat tertentu tanpa pengawasan tenaga kesehatan.  kesimpulan dari kegiatan sosialisasi yaitu siswa dan siswi terpapar informasi yang tepat mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obat tertentu yang menjadi langkah pencegahan bagi siswa siswi SMP Negeri 15 Kendari di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
EDUKASI PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN KOSMETIK YANG AMAN TANPA BAHAN KIMIA BERBAHAYA BAGI GENERASI-Z Sitti Raodah Nurul Jannah; Halik Halik; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Derianti Derianti; Irza Sezil Utami; Nurmawaddah Nurmawaddah; Syifa Ahda Valentina Rumalean; Zalzabila Ashari Amir; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2752

Abstract

Tren kecantikan di media social meningkatkan minat remaja terhadap kosmetik, namun literasi keamanan produk di kalangan pelajar masih rendah, sehingga banyak siswa tidak mampu membedakan kosmetik terdaftar dan tidak terdaftar BPOM serta berisiko terpapar bahan berbahaya (merkuri, hidrokuinon berlebih, rhodamin B, timbal). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan verifikasi mandiri keamanan kosmetik pada siswa SMA Negeri 2 Kendari, menggunakan pendekatan pendidikan Kesehatan berbasis komunitas melalui pre-test, sosialisasi interaktif bersama narasumber BPOM Kota Kendari pemutaran video edukasi, penggunaan aplikasi Cek BPOM, diskusi kelompok, pembagian leaflet, dan post-test. Kegiatan diikuti 39 peserta (6 laki-laki, 33 perempuan). Hasil pre-test menunjukkan dominasi kategori pengetahuan cukup-kurang, yang meningkat signifikan ke kategori baik setelah intervensi. Peserta antusias dan mampu menanamkan pengecekan nomor registrasi produk secara mandiri. Kegiatan ini terbukti efektif sebagai upaya promotif-preventif peningkatan literasi kosmetik aman remaja dan berpotensi menjadi model intervensi berkelanjutan di sekolah lain dengan permasalahan serupa.