Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

DARI PESISIR UNTUK INDONESIA: GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT CEGAH DIABETES DI DESA WAWORAHA, SOROPIA irnawati irnawati; Ruslin Ruslin; Hasnawati Hasnawati; Nasrudin Nasrudin; Wahyuni Wahyuni; Henny Kasmawati; Asriullah Jabbar; Muh. Ilyas Y; Loly Subhiaty Idrus; Ghais S. Daud; Intan Permata Putri; Tissa Filiany Mangari
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i5.2526

Abstract

Diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi terus meningkat, termasuk di wilayah pesisir Sulawesi Tenggara yang memiliki akses terbatas terhadap informasi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat dalam pencegahan diabetes melalui gerakan hidup sehat di Desa Waworaha, Kecamatan Soropia. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif, demonstrasi pola makan seimbang "Isi Piringku", pemeriksaan gula darah, pembagian leaflet, serta pemberdayaan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, misalnya kesadaran terhadap gejala diabetes naik dari 40% menjadi 88%, serta sikap positif dengan kesediaan mengurangi konsumsi gula meningkat dari 68% menjadi 96%. Pemeriksaan gula darah menemukan 40% peserta memiliki kadar gula tinggi. Program ini efektif meningkatkan kesadaran masyarakat dan berkelanjutan melalui kader terlatih. Edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif direkomendasikan untuk pencegahan diabetes di masyarakat pesisir
IMPLEMENTASI PROGRAM DAGUSIBU MELALUI PENDEKATAN LEAFLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN WATU-WATU TENTANG AKSES DAN PEROLEHAN OBAT YANG TEPAT Asniar Pascayantri; Adryan Fristiohady; Irnawati Irnawati; Asriullah Jabbar; Sabarudin Sabarudin; Hasnawati Hasnawati; Nur Illyin; Astrid Indalifiany; Fadhliyah Malik; Vica Aspadiah; Rahmat Mualiadi; Dian Munasari Solo; La Ode Muhammad Fitrawan; Nasrudin Nasrudin; Ari sartinah; Muhammad Ilyas Y; Mubarak Mubarak
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i5.2570

Abstract

Low drug literacy can lead to drug misuse, irrational self-medication, and the procurement of medicines from unofficial sources. This community service activity aimed to improve the knowledge of Watu-Watu Village residents on proper drug access and acquisition through the DAGUSIBU program, using educational leaflets, discussions, and interactive question-and-answer sessions. Program effectiveness was measured using pre- and post-tests, as well as Likert-scale evaluations. Results showed an increase in community knowledge from 61% to 100%, and the program received a mean evaluation score of 4.83 out of 5. The leaflet-based DAGUSIBU program, combined with active interaction, effectively improved community drug literacy and can serve as a replicable model for community-based pharmaceutical education.
EDUKASI DAGUSIBU UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENGELOLAAN OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Muhammad Arba; Asniar Pascayantri; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Al Indra Jaya Tamsa; Eka Safitri; Kadek Ayu Meithasari; Rani Rahmah; Wa Ode Nuryani; Mubarak Mubarak; Wa Ode Mulyana; Muhammad Ilyas Y
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 4 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i4.2664

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus is a chronic disease that requires continuous antidiabetic medication use, making adequate knowledge of proper medication management essential for patients. This community service program aimed to improve the knowledge of patients with Type 2 Diabetes Mellitus regarding antidiabetic medication management through education on obtaining, using, storing, and disposing of medicines properly (DAGUSIBU) at the Integrated Non-Communicable Disease Post (Posbindu PTM) of Lepo-Lepo Primary Health Center, Kendari City. The program was conducted through interactive counseling and knowledge assessment using pretest and posttest questionnaires administered to 50 participants. Data were analyzed descriptively and using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that the mean knowledge score increased from 47.10 to 91.50 after the educational intervention. Statistical analysis revealed a significant difference between pretest and posttest scores (p<0.001). The normalized gain value of 0.84 indicated a high level of educational effectiveness. This educational program effectively improved participants’ knowledge of antidiabetic medication management and should be implemented continuously to enhance medication literacy among patients with chronic diseases.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG JAMU KEBUGARAN YANG AMAN DAN TERSTANDARISASI SEBAGAI LANGKAH PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI KELURAHAN KAMBU Dian Munasari Solo; Asriullah Jabbar; Hasnawati Hasnawati; Fadhliyah Malik; La Ode Muhammad Fitrawan; Nasrudin Nasrudin; Rahmat Muliadi; Elvi Rahmayani; Nurlian Nurlian; Asrumin Asrumin; Asniar Pascayantri; Vica Aspadiah; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2618

Abstract

Obat tradisional (Jamu) tetap populer di Indonesia karena dianggap aman dan terjangkau. Namun, informasi yang keliru sering kali menyebabkan penggunaan yang tidak tepat serta kurangnya pemahaman mengenai manfaat kesehatan jangka panjang dan standar ilmiah yang berlaku. Di Kelurahan Kambu, pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan jamu yang aman dan terstandarisasi masih sangat terbatas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan jamu, sekaligus mendorong perilaku konsumsi herbal yang aman dan rasional sesuai dengan standar regulasi yang berlaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kendari, dengan menggunakan pendekatan kunjungan dari rumah ke rumah. Intervensi yang diberikan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta pembagian leaflet informatif kepada 14 responden. Materi edukasi mencakup identifikasi jamu, teknik produksi yang terstandarisasi (CPOTB), serta protokol "CEK KLIK" (Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa). Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan herbal seperti kunyit, jahe, madu, dan meniran menjadi minuman kebugaran yang aman. Para peserta memperoleh wawasan mengenai takaran, standar keamanan, serta cara memverifikasi registrasi produk melalui kanal resmi BPOM. Integrasi kearifan lokal dengan pendekatan ilmiah terbukti efektif dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional yang aman dan rasional.
EFEKTIVITAS EDUKASI GERAKAN PANGAN AMAN DI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI FOODBORNE DISEASE Ruslin Ruslin; Asniar Pascayantri; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Aisyah Nelpin Mangidi; Endang Endang; Mozarivky Salsabilla Javanni; Rahma Nur Aliza; Wa Ode Amanah; Mubarak Mubarak; Wa Ode Mulyana; Muhammad Ilyas Y
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2663

Abstract

Foodborne disease merupakan masalah kesehatan akibat konsumsi pangan yang tidak aman dan berisiko pada anak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan foodborne disease melalui implementasi Gerakan Pangan Aman di Sekolah di SMP Negeri 24 Konawe Selatan. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, edukasi konsep Cek KLIK, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest pada 35 siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil uji Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p<0,05), sehingga perbedaan skor dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 2,06 menjadi 5,83, sedangkan persentase tingkat pengetahuan meningkat dari 34,33% menjadi 97,17%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi (p<0,001), dengan nilai normalized gain sebesar 0,96 yang termasuk kategori tinggi. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan keamanan pangan siswa dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.
Edukasi Anemia sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat: Determinan, Dampak, dan Strategi Penanggulangannya Ruslin Ruslin; Nasrudin Nasrudin; Irnawati Irnawati; Hasnawati Hasnawati; Wahyuni Wahyuni; Sahidin Sahidin; Ari Sartinah; Suryani Suryani; Loly Subhiaty Idrus; Rahmat Muliadi; Abdi Nipangeran; Agustina Agustina; Siti Rahmawati Ondjo
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.115

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya pada kelompok perempuan usia subur dan remaja putri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi tentang penyebab, dampak, pencegahan, dan penanganan anemia kepada masyarakat Desa Waworaha, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2026 di Balai Desa Waworaha dengan melibatkan 17 peserta. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif menggunakan media flyer, brosur, dan presentasi lisan, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab. Pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb) juga dilakukan sebagai bagian dari skrining kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 17 peserta, 5 orang (29,4%) teridentifikasi mengalami hipertensi dan 1 orang (5,9%) mengalami anemia. Mayoritas peserta adalah perempuan (82,4%) dengan rentang usia 20 hingga lebih dari 60 tahun. Kegiatan berlangsung selama satu jam dan dinilai berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang anemia serta langkah-langkah pencegahannya.
EDUKASI BAHAYA KOSMETIK PALSU UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SMK NEGERI 6 KENDARI Muhammad Ilyas Y.; Lidya Agriningsih Haruna; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Halik Halik; Sri Rasniawaty; Hajir Mayana; Aulia Amala; Nur Mardatillah Al Mubaidillah; Yulidyah Syaffanie Lilikay; Mubarak Mubarak; Adriatman Rasak; Apriyanto Apriyanto; Nurhikma Nurhikma
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 4 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i4.2738

Abstract

Adolescence is a vulnerable phase for exposure to counterfeit cosmetics, especially with the widespread influence of social media. Low student awareness about safe and legal cosmetics is a primary issue that needs to be addressed. This community service activity aimed to increase the knowledge and awareness of students at SMK Negeri 6 Kendari regarding the dangers of counterfeit cosmetics and how to verify products through the National Agency of Drug and Food Control (BPOM). Methods included pre-test, interactive lecture counseling, educational brochure distribution, BPOM product checking practice, and post-test. The activity was conducted in June 2026 at SMKN 6 Kendari. Results showed a significant improvement in students' understanding, indicated by increased post-test scores compared to pre-test. Students were able to identify characteristics of counterfeit cosmetics, recognize hazardous substances such as mercury and hydroquinone, and independently verify product legality through the BPOM website. This activity is expected to make students smart consumers who prioritize safety and health in choosing cosmetic products
APOTEKER GOES TO SD: EDUKASI CERDAS MENGGUNAKAN OBAT PADA SISWA SD NEGERI 70 KENDARI Dian Munasari Solo; Rifa’atul Mahmudah; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Aisyah Asman; Elvina Elvina; Milawati Milawati; Pita Alfionita; Wa Ambe; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2750

Abstract

Penggunaan obat yang tidak tepat pada anak usia sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang berpotensi meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat dan dampak kesehatan yang tidak diinginkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SD Negeri 70 Kendari tentang penggunaan obat yang baik, benar, aman, dan rasional sejak dini. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui presentasi audio visual menggunakan media PowerPoint, pembagian leaflet, serta sesi tanya jawab interaktif. Materi yang diberikan meliputi pengertian obat, jenis-jenis obat, aturan penggunaan obat yang benar, cara memperoleh obat yang aman, dan pentingnya penggunaan obat sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman yang baik mengenai fungsi obat, penggolongan obat, dan cara penggunaan obat yang tepat. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa serta mendukung pembentukan perilaku penggunaan obat yang lebih aman dan rasional sejak usia dini
PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT-OBAT TERTENTU DI SMP NEGERI 15 KENDARI Asriullah Jabbar; Vica Aspadiah; Nasrudin Nasrudin; Winalda Maharani; Siti Rahmawaty Tombalissa; Muhammad Kaisar Winalda Buutuni; Ari Putra Utama; Frilia Atikah; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2751

Abstract

Penyalahgunaan obat adalah suatu tindakan penggunaan obat yang berlebihan, bertujuan untuk kondisi nonmedis meskipun dalam penggunaan dapat menimbulkan masalah sosial, psikologis, dan fisik. serta menyebabkan ketergantungan. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk memberikan informasi dan edukasi kepada siswa siswi SMP Negeri 15 Kendari. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan pembagian leaflet. Hasil yang didapatkan  dari penyuluhan yaitu siswa siswi memperoleh informasi yang lebih menyeluruh mengenai bahaya penggunaan obat-obat tertentu tanpa pengawasan tenaga kesehatan.  kesimpulan dari kegiatan sosialisasi yaitu siswa dan siswi terpapar informasi yang tepat mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obat tertentu yang menjadi langkah pencegahan bagi siswa siswi SMP Negeri 15 Kendari di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
EDUKASI PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN KOSMETIK YANG AMAN TANPA BAHAN KIMIA BERBAHAYA BAGI GENERASI-Z Sitti Raodah Nurul Jannah; Halik Halik; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Derianti Derianti; Irza Sezil Utami; Nurmawaddah Nurmawaddah; Syifa Ahda Valentina Rumalean; Zalzabila Ashari Amir; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2752

Abstract

Tren kecantikan di media social meningkatkan minat remaja terhadap kosmetik, namun literasi keamanan produk di kalangan pelajar masih rendah, sehingga banyak siswa tidak mampu membedakan kosmetik terdaftar dan tidak terdaftar BPOM serta berisiko terpapar bahan berbahaya (merkuri, hidrokuinon berlebih, rhodamin B, timbal). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan verifikasi mandiri keamanan kosmetik pada siswa SMA Negeri 2 Kendari, menggunakan pendekatan pendidikan Kesehatan berbasis komunitas melalui pre-test, sosialisasi interaktif bersama narasumber BPOM Kota Kendari pemutaran video edukasi, penggunaan aplikasi Cek BPOM, diskusi kelompok, pembagian leaflet, dan post-test. Kegiatan diikuti 39 peserta (6 laki-laki, 33 perempuan). Hasil pre-test menunjukkan dominasi kategori pengetahuan cukup-kurang, yang meningkat signifikan ke kategori baik setelah intervensi. Peserta antusias dan mampu menanamkan pengecekan nomor registrasi produk secara mandiri. Kegiatan ini terbukti efektif sebagai upaya promotif-preventif peningkatan literasi kosmetik aman remaja dan berpotensi menjadi model intervensi berkelanjutan di sekolah lain dengan permasalahan serupa.
Co-Authors ,, Suryani Abdi Nipangeran Adriatman Rasak Adriatman Razak Afifah Nur Ramadhani Agus Silfia Susanto Agustina Agustina Aisyah Asman Aisyah Nelpin Mangidi Al Indra Jaya Tamsa Anastasyah Putri Angelina Lisar Aprisal Nur Arif Apriyanto Apriyanto Arba, Muhammad Ari Putra Utama Ari Sartinah Asniar Pascayantri Aspadiah, Vica Asriullah Jabbar Asrumin Asrumin Astrid Indalifiany Aulia Amala Chetrin Priliyani Derianti Derianti Dian Munasari Dian Munasari Solo Dwi Nur Agustini Eka Safitri Elvi Rahmayani Elvina Elvina Endang Endang Fadhliyah Malik Fiqa Zulfitria Zakaria Fitrawan, La Ode Muhammad Frilia Atikah Fristiohady, Adryan Ghais S. Daud Hajir Mayana Halik Halik Hasnawati Hasnawati Indah Nurcahaya Sari Intan Permata Putri Intan Permata Sari Irnawati Irnawati Irza Sezil Utami Kadek Ayu Meithasari Kasmawati, Henny Laila Qodriyah Karimu Lidya Agriningsih Haruna Loly Subhiaty Idrus Mayang Sari Milawati Milawati Mozarivky Salsabilla Javanni Mubarak Mubarak Muh. Ilyas Y Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Y Muhammad Ilyas Y Muhammad Ilyas Y. Muhammad Israwan Azis Muhammad Kaisar Winalda Buutuni Nur Afni Kholizah Nur Aviarahma Sihani Nur Illyin Nur Janna Kurniawati Nur Mardatillah Al Mubaidillah Nurfadillah Sudia Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurlian Nurlian Nurmawaddah Nurmawaddah Padil Anugrah Pita Alfionita Rachma Malina Rahma Nur Aliza Rahmat Mualiadi RAHMAT MULIADI, RAHMAT Rani Rahmah Rifa’atul Mahmudah Rini Apriani Ruslin Ruslin Sabarudin Sabarudin Sahidin Sahidin Septiana Dian Silviana Hasanuddin Siti Hayati Siti Rahmawati Ondjo Siti Rahmawaty Tombalissa Sitti Raodah Nurul Jannah Sri Agustin Hasine Sri Rasniawaty Sulsiah Sulsiah Sumi Wally Syifa Ahda Valentina Rumalean Tissa Filiany Mangari Ummul Choiriyah Cahyaningrum Uswatun Khasanah Wa Ambe Wa Ode Amanah Wa Ode Ifan Mustikawati Wa Ode Mulyana Wa Ode Nuryani Wa Ode Sariani Wahyuni Wahyuni Winalda Maharani Yulidyah Syaffanie Lilikay Yuyun Suria Zalzabila Ashari Amir Zelty Wardina