Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Ujı aktıvıtas sedıaan granul darı ekstrak etanol daun komba-komba (Chromolaena odorata L.) sebagaı larvasıda Fery Indradewi Armadany; Dian Munasari Solo; Ari Putra Utama; Andi Nafisah Tendri Adjeng
Journal Borneo Vol. 2 No. 2 (2022): Volume 2 Issue 2 tahun 2022
Publisher : Politeknik Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.835 KB) | DOI: 10.57174/jborn.v2i2.45

Abstract

Komba-komba (Chromolaena odorata L.) merupakan salah satu tumbuhan yang dapat digunakan sebagai larvasida alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun komba-komba berbunga kuning dan bentuk sediaan granulnya sebagai larvasida. Daun komba-komba diekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 96% kemudian didelipidasi menggunakan n-heksan. Ekstrak diidentifikasi metabolit sekundernya melalui skrining fitokimia secara kualitatif mengikuti metode Harborne. Pengujian aktivitas larvasida dilakukan pada ekstrak etanol dan ekstrak etanol terdelipidasi pada konsentrasi 250 ppm, 500 ppm, 1000 ppm dan 2000 ppm untuk mengetahui nilai Lethal Concentration/LC50. Ekstrak diformulasi menjadi sediaan granul menggunakan metode granulasi basah. Hasil skrining fitokimia menunjukkan metabolit sekunder ekstrak etanol daun komba-komba yaitu alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin. Uji aktivitas larvasida menunjukkan bahwa ekstrak etanol terdelipidasi memiliki aktivitas lebih baik dibandingkan ekstrak etanol dengan nilai LC50 ekstrak etanol terdelipidasi sebesar 261,6 ppm dan ekstrak etanol sebesar 317,1 ppm. Ekstrak tanol terdelipidasi dengan konsentrasi 1000 ppm ke atas berpotensi untuk dikembangkan dalam bentuk sediaan granul karena memiliki aktivitas larvasida setara dengan kontrol positif (temefos 1000 ppm). Ekstrak etanol terdelipidasi daun komba-komba diformulasikan dalam bentuk sediaan granul menggunakan kombinasi eksipien amilum, PVP dan laktosa. Uji aktivitas larvasida pada granul menunjukkan nilai LC50 sebesar 225,8 ppm.
EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK RASIONAL DI DESA PESISIR WAWORAHA KECAMATAN SOROPIA KONAWE SELATAN SULAWESI TENGGARA Sunandar Ihsan; Ruslin Ruslin; Henny Kasmawati; Dian Munasari Solo
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v1i2.23

Abstract

Penggunaan antibiotik di indikasikan untuk infeksi bakteri, namun dalam praktek penggunaanya di masyarakat masih banyak dijumpai tidak rasional. Hal ini dapat menyebabkan resistensi antibiotik yang terus meningkat. Diperlukan edukasi pada masyarakat untuk meningkatkan penggunaan antibiotik yang bijak dan rasional. Kegiatan ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat pesisir agar menggunakan antibiotik lebih tepat, aman dan efektif. Kegiatan ini dilakukan Desa Waworaha Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab. Target sosialisasi adalah masyarakat umum dengan target khusus berupa ibu-ibu PKK, karang taruna dan warga sekitar lokasi sosialisasi yaitu di Balai Desa Waworaha. Selain ceramah juga dibagikan leaflet yang berisi informasi penggunaan antibiotik yang rasional. Pembagian leaflet dilakukan oleh mahasiswa PSPPA FF UHO yang tersebar diantara peserta sosialisasi yang bertujuan untuk pemberian informasi lebih lanjut dari materi edukasi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukan masyarakat antusias dengan materi sosialisasi yang ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta sosialisasi. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan apa itu antibiotik, bagaimana cara minum obatnya, apa yang harusnya dihindari kalau minum amntibiotik, bisakah minum antibiotik untuk sakit gigi, demam dan flu serta apakah antibiotik diminum hanya diwaktu sakit saja. Pertanyaan ini menunjukan tingkat pengetahuan warga tentang antibiotik memang masih kurang. Diharapkan dengan informasi yang diberikan baik dari materi sosialisasi, leaflet dan jawaban dari pertanyaan yang diajukan, pemahaman masyarakat Desa Waworaha dapat lebih bijak dan rasional dalam menggunakan antibiotik. Oleh karena itu peningkatan pemahaman terhadap masyarakat perlu terus dilakukan untuk menjamin peningkatan penggunaan antibiotik yang lebih bijak dan rasional.
PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING BAGI MASYARAKAT UNTUK PERTUMBUHAN OPTIMAL ANAK DI KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE Yamin; Dian Munasari Solo; Sabarudin; Arfan; Sitti Raodah Nurul Jannah; Nurull Hikmah; La Ode Nggawu; La Ode Muhammad Fitrawan
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v2i1.35

Abstract

Stunting merupakan kondisi pertumbuhan terhambat pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada periode seribu hari pertama kehidupan (mulai dari kehamilan hingga usia 2 tahun). Stunting ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dari standar yang seharusnya pada usia tertentu. Penyuluhan pencegahan stunting harus terus dilakukan, karena angka stunting di Indonesia khususnya kabupaten Konawe masih terbilang tinggi. Menurut data SSGI (Survei Status Gizi Indoensia) tahun 2021, angka stunting di kabupaten Konawe mencapai 26,2%. Pencegahan stunting dimulai sejak sebelum ibu melahirkan sampai anak berusia 2 tahun. Banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya stunting yang perlu diketahui oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kesadaran, pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan stunting pada anak untuk mewujudkan pertumbuhan optimal anak. Lokasi pengabdian ini dilakukan di desa Soropia dan desa Waworaha, kecamatan Soropia, kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dengan target penyuluhan kelompok masyarakat di desa tersebut. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, pemberian leaflet dan brosur, booklet serta diskusi tanya jawab dengan peserta kegiatan pengabdian yang berjumlah 50 orang. Materi yang disampaikan terkait stunting, faktor penyebab, ciri-ciri stunting, dampak, pencegahan dan cara penanganan stunting.
IMPLEMENTASI PROGRAM DAGUSIBU MELALUI PENDEKATAN LEAFLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN WATU-WATU TENTANG AKSES DAN PEROLEHAN OBAT YANG TEPAT Asniar Pascayantri; Adryan Fristiohady; Irnawati Irnawati; Asriullah Jabbar; Sabarudin Sabarudin; Hasnawati Hasnawati; Nur Illyin; Astrid Indalifiany; Fadhliyah Malik; Vica Aspadiah; Rahmat Mualiadi; Dian Munasari Solo; La Ode Muhammad Fitrawan; Nasrudin Nasrudin; Ari sartinah; Muhammad Ilyas Y; Mubarak Mubarak
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i5.2570

Abstract

Low drug literacy can lead to drug misuse, irrational self-medication, and the procurement of medicines from unofficial sources. This community service activity aimed to improve the knowledge of Watu-Watu Village residents on proper drug access and acquisition through the DAGUSIBU program, using educational leaflets, discussions, and interactive question-and-answer sessions. Program effectiveness was measured using pre- and post-tests, as well as Likert-scale evaluations. Results showed an increase in community knowledge from 61% to 100%, and the program received a mean evaluation score of 4.83 out of 5. The leaflet-based DAGUSIBU program, combined with active interaction, effectively improved community drug literacy and can serve as a replicable model for community-based pharmaceutical education.
Cytotoxic Activity of Chromolaena odorata Ethyl Acetate Fraction and Its Inhibitory Mechanism Through Cell Cycle Modulation Against WiDr Colon Cancer Cells Asniar Pascayantri; Hasnawati Hasnawati; Dian Munasari Solo; Nurramadhani A. Sida; Wa Ode Nurhayati Basri; Sarida Sarida; Aisyah Aisyah; Nurul Azizah Putri Herina; Muhammad Bagas Rahya Arafat
Jurnal Kartika Kimia Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v9i1.1057

Abstract

Chromolaena odorata has traditionally been used to treat various diseases such as bacterial and fungal infections, external wounds, stomach ulcers, and vomiting blood. Its anticancer activity has been extensively studied. This study aims to prove the cytotoxic effect of Chromolaena odorata leaves on WiDr colon cancer cells and its inhibitory mechanism through cell cycle modulation. Dried Chromolaena odorata leaves were extracted by maceration using 96% ethanol. They were then triturated with n-hexane and ethyl acetate to obtain n-hexane and ethyl acetate fractions. The ethyl acetate fraction was then screened for phytochemicals using the tube method and tested for cytotoxicity using the MTT assay. The selectivity index (SI) was calculated by comparing the IC50 of WiDr cells to Vero cells. Cell cycle modulation was then observed using flow cytometry. The results showed that the ethyl acetate fraction of Chromolaena odorata leaves contained flavonoids, phenolics, and tannins, and was moderately cytotoxic to WiDr cells with an IC50 of 207.69 µg/mL,, with an SI of 3.5. The ethyl acetate fraction of Chromolaena odorata was able to inhibit the growth of WiDr colon cancer cell division through the G2/M and Sub G1 phases. Thus, it was concluded that the ethyl acetate fraction of Chromolaena odorata has great potential to be developed as a candidate source of colon anticancer agents.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG JAMU KEBUGARAN YANG AMAN DAN TERSTANDARISASI SEBAGAI LANGKAH PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI KELURAHAN KAMBU Dian Munasari Solo; Asriullah Jabbar; Hasnawati Hasnawati; Fadhliyah Malik; La Ode Muhammad Fitrawan; Nasrudin Nasrudin; Rahmat Muliadi; Elvi Rahmayani; Nurlian Nurlian; Asrumin Asrumin; Asniar Pascayantri; Vica Aspadiah; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2618

Abstract

Obat tradisional (Jamu) tetap populer di Indonesia karena dianggap aman dan terjangkau. Namun, informasi yang keliru sering kali menyebabkan penggunaan yang tidak tepat serta kurangnya pemahaman mengenai manfaat kesehatan jangka panjang dan standar ilmiah yang berlaku. Di Kelurahan Kambu, pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan jamu yang aman dan terstandarisasi masih sangat terbatas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan jamu, sekaligus mendorong perilaku konsumsi herbal yang aman dan rasional sesuai dengan standar regulasi yang berlaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kendari, dengan menggunakan pendekatan kunjungan dari rumah ke rumah. Intervensi yang diberikan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta pembagian leaflet informatif kepada 14 responden. Materi edukasi mencakup identifikasi jamu, teknik produksi yang terstandarisasi (CPOTB), serta protokol "CEK KLIK" (Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa). Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan herbal seperti kunyit, jahe, madu, dan meniran menjadi minuman kebugaran yang aman. Para peserta memperoleh wawasan mengenai takaran, standar keamanan, serta cara memverifikasi registrasi produk melalui kanal resmi BPOM. Integrasi kearifan lokal dengan pendekatan ilmiah terbukti efektif dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional yang aman dan rasional.
APOTEKER GOES TO SD: EDUKASI CERDAS MENGGUNAKAN OBAT PADA SISWA SD NEGERI 70 KENDARI Dian Munasari Solo; Rifa’atul Mahmudah; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Aisyah Asman; Elvina Elvina; Milawati Milawati; Pita Alfionita; Wa Ambe; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2750

Abstract

Penggunaan obat yang tidak tepat pada anak usia sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang berpotensi meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat dan dampak kesehatan yang tidak diinginkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SD Negeri 70 Kendari tentang penggunaan obat yang baik, benar, aman, dan rasional sejak dini. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui presentasi audio visual menggunakan media PowerPoint, pembagian leaflet, serta sesi tanya jawab interaktif. Materi yang diberikan meliputi pengertian obat, jenis-jenis obat, aturan penggunaan obat yang benar, cara memperoleh obat yang aman, dan pentingnya penggunaan obat sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman yang baik mengenai fungsi obat, penggolongan obat, dan cara penggunaan obat yang tepat. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa serta mendukung pembentukan perilaku penggunaan obat yang lebih aman dan rasional sejak usia dini
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA KOTA BANGUN KECAMATAN RANOMEETO  KABUPATEN KONAWE SELATAN TENTANG  SWAMEDIKASI OBAT Muhammad Ilyas Y.; Adriatman Razak; Asriullah Jabbar; Wahyuni Wahyuni; Fadhliyah Malik; Halik Halik; Asniar Pascayantri; Nasrudin Nasrudin; Dian Munasari Solo; Mubarak Mubarak; Silviana Hasanuddin; Nurhikma Nurhikma; Sulsiah Sulsiah
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i1.2220

Abstract

Inappropriate use of drugs in self-medication or self-treatment practices can cause serious health problems. The rational use of drugs is important to ensure the safety and accuracy of treatment in self-medication practices commonly carried out by the community, but often without adequate understanding of the dosage, indications, and side effects of drugs. The purpose of this activity was to increase the knowledge of the Kota Bangun Village community regarding self-medication through direct education using posters and leaflets, as well as pre-test and post-test evaluations. A total of 53 respondents participated in this activity. The results showed an increase in the average pretest score from 61.7% to 92.7% on the posttest. These findings indicate that community-based education with a personal approach and print media is effective in improving public health literacy. Similar activities are recommended to be implemented on an ongoing basis to strengthen the community's ability to use drugs safely and responsibly and prevent the risk of drug abuse
CERDAS DI MARKETPLACE: PANDUAN MEMBEDAKAN KOSMETIK ASLI, ILEGAL, DAN TIRUAN SERTA PENTINGNYA CEK BPOM PADA KOSMETIK VIRAL DI SMA NEGERI 2 KENDARI Nuralifah; Dian Munasari Solo; Astrid Indalifiany; Sri Rizki Nurlaila Aprianti; Zilfia Fitriani; Yuvita Yuvita; Siti Rahma; Andi Nazwa; Nur Syamsir Sabir; Wika Wijasti; Husnul Khotimah
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i1.2255

Abstract

Maraknya peredaran kosmetik ilegal, palsu, dan tiruan di marketplace menjadi permasalahan serius, khususnya di kalangan remaja yang rentan terpengaruh tren kosmetik viral di media sosial. Kurangnya literasi terkait keamanan kosmetik dan pentingnya izin edar BPOM meningkatkan risiko penggunaan produk berbahaya yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan kulit. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMA Negeri 2 Kendari dalam membedakan kosmetik asli, ilegal, dan tiruan serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melakukan pengecekan izin edar BPOM sebelum membeli produk kosmetik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan edukasi melalui ceramah, demonstrasi, diskusi, serta simulasi pengecekan produk menggunakan aplikasi resmi BPOM. Kegiatan ini melibatkan 27 siswa dan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal, kemudian diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan siswa, dari persentase pemahaman awal sebesar 50% menjadi 96% setelah kegiatan berlangsung. Siswa menjadi lebih kritis dan mampu melakukan pengecekan mandiri terhadap legalitas dan keamanan kosmetik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi siswa terkait kosmetik aman serta berkontribusi dalam upaya perlindungan konsumen muda dari bahaya kosmetik ilegal di marketplace.
EDUKASI KESEHATAN REMAJA MELALUI KAMPANYE PENCEGAHAN MEROKOK, VAPE, MINUMAN KERAS, DAN PERGAULAN BERESIKO PADA SISWA SMA NEGERI 1 SAWA Hasnawati Hasnawati; Muhammad Arba; La Ode Muhammad Fitrawan; Astrid Indalifiany; Loly Subhiaty Idrus; Asniar Pascayantri; Nurramadhani A. Sida; Dian Munasari Solo; Fadhliah Malik; Irvan Irvan; Ari Sartinah; Ocha Olyvia; Aisah Fitriani Aksan
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i4.2514

Abstract

Adolescence is a vulnerable period for risky behaviors such as smoking, vaping, alcohol consumption, and unsafe social relationships. Limited health literacy often causes adolescents to perceive these behaviors as normal. This community service program aimed to improve the knowledge and awareness of students at SMA Negeri 1 Sawa regarding the dangers of smoking, vaping, alcohol consumption, and the risks of unsafe social behavior and HIV/AIDS. The activity was conducted on January 2026, at SMA Negeri 1 Sawa, Konawe Utara Regency, involving 40 twelfth-grade students. The methods used included interactive counseling, discussion, question-and-answer sessions, educational games, and simple demonstrations. The results showed an increase in students’ understanding of the dangers of smoking and vaping, the negative effects of alcohol consumption, and the risks associated with unsafe social behavior. Students began to understand that vaping is not a safe alternative to smoking and that risky behaviors may affect their reproductive health and future. The high level of student participation during the discussion indicated that an interactive approach is effective for adolescent health education.