Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya, memiliki potensi budidaya ikan air tawar untuk pembibitan maupun budidaya. Salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah ikan lele (Clarias sp.). Produksi ikan lele untuk konsumsi cukup besar, namun belum mampu memenuhi permintaan pasar. Pengembangan usaha budidaya ikan lele dapat ditingkatkan dengan merangsang generasi usia produktif untuk aktif di usaha terkait, mengingat permintaan pasar yang masih terbuka lebar. Stimulan ini dapat dilakukan sejak dini, misalnya dengan memberikan penyuluhan, motivasi, dan keterampilan kepada siswa SMA, serta bekal untuk berwirausaha setelah lulus sekolah. Salah satu SMA yang memiliki potensi untuk mengembangkan usaha budidaya ikan lele ini adalah Pondok Pesantren Khulafaur Rasyidin (PPKR), karena jumlah siswanya cukup banyak dan saat ini belum memiliki mata pelajaran Muatan Lokal, seperti budidaya ikan. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membekali siswa dengan kompetensi penerapan teknologi budidaya ikan lele secara efektif dan efisien, serta menumbuhkan motivasi untuk berwirausaha di bidang budidaya ikan. Tahapan kegiatan PKM dimulai dengan melakukan sosialisasi, survei, dan diskusi, memberikan penyuluhan, dan mengimplementasikan aplikasi pembesaran ikan lele yang dibimbing secara efektif. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan mendapatkan apresiasi yang baik dari pihak sekolah dan yayasan, serta antusiasme dan respon positif dari siswa putra maupun putri ditunjukkan dengan adanya diskusi interaktif. Kegiatan pembesaran ikan lele secara umum berjalan lancar, mulai dari pembuatan bak terpal, penyiapan wadah, penebaran benih, pemberian pakan, pengambilan sampel, pengukuran kualitas udara, dan melakukan analisis usaha. Proses budidaya selama 90 hari masa pemeliharaan menghasilkan survival rate (SR) dan pertumbuhan yang baik. Luaran dari PKM ini berupa publikasi pada media masa cetak/elektronik Pontianak Post, media Polnep, Jurnal Kapuas, Perjanjian kerja sama (PKS), serta Video kegiatan PKM dengan durasi kurang lebih 5 menit yang diupload ke channel youtube Program Studi Budidaya Perikanan IKP Polnep.