p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kapuas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keberlangsungan Perikanan Lokal dengan Restocking Ikan Jelawat (Leptobarbus Hoevenii) di Danau Keliling Desa Tembang Kabupaten Kapuas Hulu Hasrah Hasrah; Slamet Tarno; M. Idham Shilman; Agus Setiawan; Eki Juanda; Nofembrianti Nofembrianti; Alfani Kurniawan; Muhammad Nasir; Abah Muhammad
Kapuas Vol 1 No 2 (2021): Kapuas : Jurnal Publikasi Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/jk.v1i2.347

Abstract

Ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii) termasuk salah satu komoditas ekonomis penting di daerah Kalimantan Barat. Untuk menjaga ketersediaan ikan jelawat di alam dapat dilakukan dengan kegiatan pengelolaan sehingga potensi penurunan populasi ikan jelawat di alam dapat diimbangi. Saat ini, kegiatan budiaya ikan jelawat masih sedikit sementara kegiatan penangkapan yang tidak terkendali berdampak pada pengurangan populasi ikan jelawat di alam. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pengelolaan sumberdaya perikanan melalui kegiatan restocking. Restocking adalah salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan untuk ditebarkan di peraian umum. Tujuan dari restocking ikan jelawat selain menambah stok ikan agar dapat dipanen dengan alat tangkap yang ramah lingkungan, juga bertujuan mengembalikan peran dan fungsi perairan umum yang seimbang. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dilakukan dalam beberapa tahap yakni tahap penyediaan benih ikan, tahap penyuluhan, tahap pelaksanaan restocking dan tahap pendampingan.. Indikator keberhasilan dari kegiatan PPM yang telah dilaksanakan yaitu dengan melakukan pemantauan kegiatan PPM melalui keberlangsungan penerapan sistem kearifan lokal dan aturan daerah Danau Lindung Keliling Desa Tembang Kecamatan Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu yang telah disepakati oleh nelayan sekitar. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan PPM yang telah dilaksanakan adalah publikasi media massa elektronik nasional dan promosi Prodi Teknologi Budidaya Perikanan Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan PDD Politeknik Negeri Pontianak di Kabupaten Kapuas Hulu; mampu menghasilkan kekayaan intlektual dengan tercapainya perlindungan spesies-spesies ikan lokal khususnya ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii) di Danau Lindung Keliling Desa Tembang Kecamatan Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu; Mitra non-produktif ekonomi dengan capaiannya peningkatan pengetahuan sumberdaya alam lokal dan sistem danau lindung konservasi.
Penerapan Teknik Pembesaran Ikan Lele Bagi Santri Pondok Pesantren Khulafaur Rasyidin Kabupaten Kubu Raya Dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Susilawati; Jumadi Sudarso; Sarmila Sarmila; Farid Mudlofar; Agus Setiawan; M. Idham Shilman; Hylda Khairah Putri; Wahyu Wira Pratama; Suparmin Suparmin; Leni Lasmi
Kapuas Vol. 6 No. 1 (2026): Kapuas: Jurnal Publikasi Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya, memiliki potensi budidaya ikan air tawar untuk pembibitan maupun budidaya. Salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah ikan lele (Clarias sp.). Produksi ikan lele untuk konsumsi cukup besar, namun belum mampu memenuhi permintaan pasar. Pengembangan usaha budidaya ikan lele dapat ditingkatkan dengan merangsang generasi usia produktif untuk aktif di usaha terkait, mengingat permintaan pasar yang masih terbuka lebar. Stimulan ini dapat dilakukan sejak dini, misalnya dengan memberikan penyuluhan, motivasi, dan keterampilan kepada siswa SMA, serta bekal untuk berwirausaha setelah lulus sekolah. Salah satu SMA yang memiliki potensi untuk mengembangkan usaha budidaya ikan lele ini adalah Pondok Pesantren Khulafaur Rasyidin (PPKR), karena jumlah siswanya cukup banyak dan saat ini belum memiliki mata pelajaran Muatan Lokal, seperti budidaya ikan. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membekali siswa dengan kompetensi penerapan teknologi budidaya ikan lele secara efektif dan efisien, serta menumbuhkan motivasi untuk berwirausaha di bidang budidaya ikan. Tahapan kegiatan PKM dimulai dengan melakukan sosialisasi, survei, dan diskusi, memberikan penyuluhan, dan mengimplementasikan aplikasi pembesaran ikan lele yang dibimbing secara efektif. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan mendapatkan apresiasi yang baik dari pihak sekolah dan yayasan, serta antusiasme dan respon positif dari siswa putra maupun putri ditunjukkan dengan adanya diskusi interaktif. Kegiatan pembesaran ikan lele secara umum berjalan lancar, mulai dari pembuatan bak terpal, penyiapan wadah, penebaran benih, pemberian pakan, pengambilan sampel, pengukuran kualitas udara, dan melakukan analisis usaha. Proses budidaya selama 90 hari masa pemeliharaan menghasilkan survival rate (SR) dan pertumbuhan yang baik. Luaran dari PKM ini berupa publikasi pada media masa cetak/elektronik Pontianak Post, media Polnep, Jurnal Kapuas, Perjanjian kerja sama (PKS), serta Video kegiatan PKM dengan durasi kurang lebih 5 menit yang diupload ke channel youtube Program Studi Budidaya Perikanan IKP Polnep.