Nazwa Maulida (Universitas Siliwangi)
Universitas Siliwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Komparatif Konsep Time Value of Money dan Economic Value of Time dalam Perspektif Legitimasi Syariah Nadia Putri Aulia (Universitas Siliwangi); Nazwa Maulida (Universitas Siliwangi); Aulia Maretsa (Universitas Siliwangi); Joni Ahmad Mughni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan fundamental antara konsep Time Value of Money (TVM) dalam ekonomi konvensional dengan prinsip ekonomi syariah, serta mengeksplorasi konsep Economic Value of Time (EVT) sebagai alternatif yang sah secara syari. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif yang bersumber dari literatur ekonomi Islam klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam menolak konsep TVM karena menganggap uang sebagai alat tukar (public goods) dan bukan komoditas yang dapat tumbuh secara otomatis hanya berdasarkan waktu, yang dalam praktiknya memicu riba nasiah. Sebagai solusinya, Islam menawarkan konsep EVT yang menekankan bahwa waktu hanya bernilai ekonomi jika disertai dengan usaha produktif dan kesediaan menanggung risiko (al-ghunmu bi al-ghurmi). Penelitian ini juga membahas dampak inflasi terhadap nilai uang, di mana hukum Islam mengedepankan prinsip keadilan untuk menjaga daya beli tanpa terjebak dalam praktik bunga melalui instrumen bagi hasil (profit and loss sharing). Implementasi konsep-konsep ini diharapkan dapat menciptakan distribusi kekayaan yang merata dan menjaga stabilitas ekonomi makro yang berbasis pada sektor riil.
Analisis Konsep Maslahah dalam Pemikiran Imam Malik dan Implikasinya terhadap Kebijakan Ekonomi Publik Kontemporer Desiana Putrindwika (Universitas Siliwangi); Mila Sartika (Universitas Siliwangi); Nazwa Maulida (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziya Diyana (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4963

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep maslahah dalam pemikiran Imam Malik serta implikasinya terhadap kebijakan ekonomi publik kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) melalui kajian literatur klasik dan kontemporer mengenai pemikiran ekonomi Islam, khususnya dalam mazhab Maliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Malik menempatkan maslahah sebagai instrumen metodologis ijtihad yang selaras dengan maqashid al-shariah dan berorientasi pada kemaslahatan umum (al- maslahah al-ammah). Berbeda dengan utilitarianisme dalam ekonomi konvensional, maslahah mengintegrasikan dimensi etika, spiritual, dan sosial dalam perumusan kebijakan ekonomi. Konsep ini relevan dalam kebijakan fiskal, redistribusi kekayaan, regulasi pasar, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan berkelanjutan. Kajian ini menyimpulkan bahwa paradigma maslahah menawarkan kerangka normatif sekaligus fleksibel yang mampu menjembatani fiqh klasik dengan tata kelola ekonomi modern.