Dika Diaulhaq (Universitas Siliwangi)
Universitas Siliwangi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Jual Beli Dalam perspektif Ayat dan Hadis: Studi Kasus Praktik Calo SIM Bayu Jati Supandi (Universitas Siliwangi); Dika Diaulhaq (Universitas Siliwangi); Intan Nuraeni (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1, No 03 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v1i03.3869

Abstract

Artikel ini menganalisis etika jual beli dalam perspektif tafsir ayat Al-Quran dan hadis,dengan focus pada studi kasus Pratik calo dalam pengurusnn surat Izin Mengemudi (SIM). Dalam ajaran islam,jual beli di perbolehkan selama ada prinsip kerelaan,kejelasan akad, dan terhindar dari unsur Gharar,RIBA Maupun praktik batil lainnya. Melalui kajian Tafsir dan hadis, penelitian ini menyoroti bahwa praktik calo SIM seringkali melanggar prinsip prinsip islam karena tidak adanya ketidakjelasan biaya,potensi kecurangan, serta tidak adanya transparansi harga dalam akad. Analisis menunjukan bahwa meskipun praktik ini dianggap sebagai bentuk jasa perantara,tapi tidak sesuai dengan nilai nilai etika bisnis islam. Dengan demikian penelitian ini menekankan perlunya kesadaran Masyarakat untuk menjauhi praktik transaksi yang tidak sejalan dengan syariat,serta perlunya perbaikan system pelayanan publik agar terhindar dari praktik pencaloan.
Sistem Distribusi Zakat pada Masa Khalifah Umar bin Khattab dan Relevansinya terhadap Pengelolaan Zakat Modern Dika Diaulhaq (Universitas Siliwangi); Fia Aulia Yasyroh (Universitas Siliwangi); Aura Awaliya Nurhasanah (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziya Diyana (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem distribusi zakat pada masa pemerintahan Umar bin Khattab serta mengkaji relevansinya terhadap pengelolaan zakat modern. Zakat dalam perspektif ekonomi Islam tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah individual, tetapi juga sebagai instrumen fiskal yang memiliki implikasi sosial dan ekonomi yang luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang dipadukan dengan pendekatan historis dan komparatif, dengan sumber data berupa literatur klasik, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi lembaga pengelola zakat kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa Umar bin Khattab, distribusi zakat dikelola secara terstruktur melalui pembentukan diwan, pencatatan administratifyang sistematis, pengangkatan amil secara profesional, serta penerapan prinsip keadilan distributif berbasis kebutuhan mustahik. Zakat juga terintegrasi dalam kebijakan fiskal negara sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kesenjangan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip keadilan, akuntabilitas, profesionalitas, dan orientasi pada kemaslahatan publik tetap relevan dalam tata kelola zakat modern dan dapat diadaptasi untuk memperkuat fungsi zakat sebagai instrumen pembangunan sosial-ekonomi yang berkelanjutan
Validasi Syariah Sebagai Determinan Keputusan Investasi Muslim Dika Diaulhaq (Universitas Siliwangi); Sugih Patoni (Universitas Siliwangi); Rina (Universitas Siliwangi); Joni Ahmad Mughni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran validasi syariah dalam membentuk keputusan investasi dalam perspektif ekonomi Islam. Aktivitas investasi dalam keuangan syariah tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga harus memenuhi prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi syariah berperan penting dalam memastikan instrumen investasi terbebas dari unsur riba, gharar, dan maysir. Keberadaan Dewan Pengawas Syariah dan fatwa DSN MUI memperkuat kepercayaan investor serta mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan.