Ardikan Haikal Taufiqulloh (Universitas Siliwangi)
Universitas Siliwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Sentral Zakat, Infaq, Sedekah, Dan Wakaf (Ziswaf) Dalam Mekanisme Distribusi Ekonomi Syariah Ryan Akbar Maulana (Universitas Siliwangi); Ardikan Haikal Taufiqulloh (Universitas Siliwangi); Dina Nindiya Sari (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.3980

Abstract

Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) memiliki peran penting dalam sistem distribusi ekonomi syariah untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ZISWAF berfungsi sebagai mekanisme redistribusi kekayaan yang berlandaskan prinsip keadilan dan solidaritas, sehingga memperkuat ekonomi dengan nilai-nilai Islam. Studi ini menilai bagaimana pelaksanaan ZISWAF dalam ekonomi syariah dapat mendorong inklusi sosial dan memperbaiki pemerataan pendapatan melalui pemberdayaan penerima zakat serta pengelolaan wakaf yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan ZISWAF sangat bergantung pada transparansi tata kelola, partisipasi aktif masyarakat, dan dukungan regulasi yang sesuai. Dengan demikian, ZISWAF tidak hanya sebagai bentuk kedermawanan, tetapi juga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sesuai prinsip syariah. Penelitian ini menegaskan betapa pentingnya ZISWAF dalam menciptakan keseimbangan ekonomi dan memperkokoh struktur sosial di komunitas Muslim.
Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam dan Kebijakan Fiskal pada Masa Rasulullah SAW serta Relevansinya di Era Modern Rexy Alief Pratama (Universitas Siliwangi); Ryan Akbar Maulana (Universitas Siliwangi); Fauzi Danar Zulfikar (Universitas Siliwangi); Ardikan Haikal Taufiqulloh (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziya Diyana (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kebijakan fiskal pada masa Nabi Muhammad SAW serta relevansinya terhadap perkembangan lembaga keuangan syariah modern. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui analisis sumber-sumber sejarah dan referensi ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem fiskal pada masa Rasulullah telah menerapkan prinsip keadilan, keseimbangan, dan kesejahteraan sosial melalui mekanisme redistribusi kekayaan, optimalisasi sumber pendapatan negara seperti zakat, jizyah, kharaj, dan ghanimah, serta pengelolaan keuangan melalui Baitul Maal secara transparan dan akuntabel. Sistem pengeluaran negara difokuskan pada kebutuhan pertahanan, kesejahteraan masyarakat, serta stabilitas sosial ekonomi. Pada masa Khulafaur Rasyidin, pengelolaan Baitul Maal semakin terstruktur dan berkembang. Dalam konteks modern, konsep tersebut berevolusi menjadi Baitul Maal wat Tamwil (BMT) yang mengintegrasikan fungsi sosial dan pembiayaan produktif berbasis syariah. Dengan demikian, sistem fiskal Islam memiliki kesinambungan nilai dan tetap relevan dalam mendukung pembangunan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.