Ajang Gina April Mauludin (Universitas Siliwangi)
Universitas Siliwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Trading Forex Metode Scalping Amalia Jayadi (Universitas Siliwangi); Naufal Ammar Rivardi (Universitas Siliwangi); Ajang Gina April Mauludin (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.3936

Abstract

Perkembangan perdagangan valuta asing (forex) sebagai instrumen investasi global menarik minat banyak investor muslim, termasuk metode scalping yang menekankan transaksi singkat dengan frekuensi tinggi untuk meraih keuntungan dari pergerakan harga kecil. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan tentang kesesuaian praktik tersebut dengan prinsip hukum ekonomi syariah, yang menekankan keadilan, transparansi, serta larangan terhadap unsur maysir, gharar, dan riba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hukum aktivitas forex trading khususnya metode scalping melalui kajian literatur dan analisis deskriptif terhadap ayat dan hadist kontemporer yang berkaitan dengan keterkaitan trading forex dengan metode scalping. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada prinsipnya transaksi forex diperbolehkan apabila dilakukan secara spot trading dengan pemenuhan akad yang sah, bebas dari spekulasi berlebihan, serta tidak mengandung riba melalui fasilitas swap atau bunga menginap. Namun, metode scalping berpotensi menimbulkan unsur spekulasi tinggi dan mengurangi aspek maslahat karena lebih mendekati praktik maysir apabila tidak didukung oleh strategi manajemen risiko yang jelas. Oleh karena itu, dari perspektif hukum ekonomi syariah, praktik scalping dalam forex bersifat ghair mashr? (tidak sesuai) apabila menekankan aspek spekulatif semata, namun dapat ditoleransi jika dibatasi pada transaksi riil dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap ketentuan syariah.
Analisis Peran Lembaga Keuangan Syariah Bank dan Non-Bank dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Ajang Gina April Mauludin (Universitas Siliwangi); Melati Sukma Dewi (Universitas Siliwangi); Dea Shofiya Nurlaela (Universitas Siliwangi); Tita Amalia (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.3938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga keuangan syariah, baik bank maupun non-bank, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data sekunder dari literatur, laporan statistik, dan dokumen regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah memiliki peran penting dalam penyaluran pembiayaan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pembangunan infrastruktur, sedangkan lembaga keuangan non-bank seperti koperasi syariah, asuransi, dan pasar modal berkontribusi dalam memperluas akses keuangan serta pengelolaan risiko. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya keterbatasan berupa tantangan regulasi, rendahnya literasi masyarakat, dan ketidakmerataan layanan antarwilayah. Kesimpulannya, penguatan sinergi antara lembaga keuangan syariah bank dan non-bank yang didukung oleh regulasi yang kondusif akan semakin memperbesar dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya inovasi dan digitalisasi produk keuangan syariah, sedangkan implikasi sosialnya terletak pada penguatan keadilan keuangan dan pembangunan inklusif.