Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
Universitas Siliwangi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Good Corporate Governance Sebagai Pilar Utama Pencegahan Fraud Pada Lembaga Keuangan Syariah Muhammad Faiq Ahsan (Universitas Siliwangi); Amalia Jayadi (Universitas Siliwangi); Rindhi Anggraeni (Universitas Siliwangi); Tiara Azzahra (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.3952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam mencegah praktik fraud pada lembaga keuangan syariah di Indonesia periode 20192022, dengan pengaruh variabel Islamic Income Ratio (IsIR), Profit Sharing Ratio (PSR), dan Zakat Performance Ratio (ZPR) sebagai bagian dari kerangka Sharia Compliance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian mencakup manajemen, pegawai, serta pengawas internal dan eksternal lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IsIR dan GCG memiliki pengaruh signifikan dalam menekan angka fraud, sedangkan PSR dan ZPR tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap praktik kecurangan tersebut. Implementasi GCG yang efektif meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme pengawasan sehingga mengurangi risiko fraud, sementara kepatuhan pada prinsip syariah melalui IsIR berfungsi sebagai mekanisme pengendalian internal yang mendorong perilaku etis dan transparan. Studi ini menegaskan pentingnya sinergi antara penerapan GCG dan kepatuhan syariah sebagai fondasi utama dalam membangun lembaga keuangan syariah yang sehat, terpercaya, dan berkelanjutan. Rekomendasi diberikan terkait penguatan tata kelola, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi untuk pengawasan real-time yang dapat meningkatkan efektivitas pencegahan fraud di sektor keuangan syariah.
Analisis Peran Lembaga Keuangan Syariah Bank dan Non-Bank dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Ajang Gina April Mauludin (Universitas Siliwangi); Melati Sukma Dewi (Universitas Siliwangi); Dea Shofiya Nurlaela (Universitas Siliwangi); Tita Amalia (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.3938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga keuangan syariah, baik bank maupun non-bank, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data sekunder dari literatur, laporan statistik, dan dokumen regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah memiliki peran penting dalam penyaluran pembiayaan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pembangunan infrastruktur, sedangkan lembaga keuangan non-bank seperti koperasi syariah, asuransi, dan pasar modal berkontribusi dalam memperluas akses keuangan serta pengelolaan risiko. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya keterbatasan berupa tantangan regulasi, rendahnya literasi masyarakat, dan ketidakmerataan layanan antarwilayah. Kesimpulannya, penguatan sinergi antara lembaga keuangan syariah bank dan non-bank yang didukung oleh regulasi yang kondusif akan semakin memperbesar dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya inovasi dan digitalisasi produk keuangan syariah, sedangkan implikasi sosialnya terletak pada penguatan keadilan keuangan dan pembangunan inklusif.
Peran Kebijakan Pemerintah Terhadap Teknik Penghimpunan Dana Syariah dalam Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Fahmi Nurfatwa (Universitas Siliwangi); Ashilah Majid Syahla (Universitas Siliwangi); Ayu Dwi Lestari (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4872

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan agenda pembangunan global yang menjadi pedoman bagi negara-negara, termasuk Indonesia, dalam merumuskan kebijakan pembangunan berkelanjutan. Peran pencapaian SDGs semakin diperkuat oleh hadirnya lembaga keuangan syariah yang menerapkan berbagai akad syariah dalam produk dan layanannya. Ekonomi syariah di Indonesia, yang meliputi perbankan syariah, pengelolaan zakat dan wakaf, serta pembiayaan berbasis bagi hasil seperti mudharabah dan musyarakah, memiliki fondasi kuat dalam mendorong pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan analisis kebijakan. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah, jurnal, dan buku yang relevan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kebijakan dan teknik penghimpunan dana syariah dalam mendukung pencapaian SDGs, dengan mempertimbangkan adanya kesenjangan antara pertumbuhan kelembagaan ekonomi syariah dan optimalisasi implementasi prinsip syariah di lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi kebijakan dan penguatan implementasi prinsip syariah menjadi kunci dalam memaksimalkan kontribusi ekonomi syariah terhadap pembangunan berkelanjutan.
Manajemen Risiko Pada Lembaga Keuangan Syariah: Studi Kasus Pengelolaan Risiko Di Bank Syariah Indonesia Alfian Setiawan (Universitas Siliwangi); Aulia Fauziah (Universitas Siliwangi); Muhamad Hata (Universitas Siliwangi); Naufal Ammar Rivardi (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.4024

Abstract

Manajemen risiko memegang peran penting dalam operasional lembaga keuangan syariah, mencakup proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko guna menjaga stabilitas finansial sekaligus kepatuhan terhadap prinsip syariah. Lembaga seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) menghadapi berbagai jenis risiko, termasuk risiko kredit, likuiditas, pasar, operasional, dan risiko syariah. Risiko kredit muncul akibat ketidakmampuan nasabah membayar atau konsentrasi pembiayaan, sedangkan risiko likuiditas berkaitan dengan kesulitan memenuhi kewajiban jangka pendek. Risiko pasar timbul dari fluktuasi nilai aset dan harga pasar, sementara risiko operasional bersumber dari kesalahan internal maupun faktor eksternal, seperti gangguan sistem atau bencana. Risiko syariah muncul ketika aktivitas bank tidak sesuai prinsip syariah, yang dapat berdampak pada reputasi dan kepercayaan publik. Proses manajemen risiko di BSI meliputi identifikasi risiko, evaluasi eksposur, pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) serta regulator eksternal, dan pengendalian melalui kebijakan serta prosedur internal. Strategi mitigasi risiko diterapkan melalui pendekatan internal, eksternal, dan pasca-akad, termasuk seleksi dan penilaian nasabah, evaluasi usaha, penentuan jaminan, pemantauan pembiayaan, dan penanganan pembiayaan bermasalah secara bertahap. DPS memiliki peran strategis sebagai advisor, marketer, supporter, dan player untuk memastikan seluruh kegiatan operasional bank sesuai prinsip syariah. Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen risiko yang komprehensif guna menjaga keberlanjutan, stabilitas, dan kepatuhan syariah lembaga keuangan. Temuan penelitian memberikan gambaran nyata efektivitas pengelolaan risiko pada sektor perbankan syariah, khususnya produk Murabahah, serta menyoroti kontribusi strategis DPS dalam membangun kredibilitas, integritas, dan kepercayaan publik.