Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN GURU MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI INDUSTRI PENDIDIKAN MENENGAH MELALUI PEMODELAN MATEMATIKA Taufik Hidayat; Hasbullah Hasbullah
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4 No. 1 (2020): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v4i1.197

Abstract

Vocational Teacher Needs in productive subject programs (Practical Teachers) have an important role in producing competent SMKs. This study aims to provide a model for the procurement of productive teacher needs. At present the need for productive subject teachers is less than 120,000 compared to the number of SMK students of more than 5,000,000 (DitPSMK, 2016). In this study using a mathematical model through the calculation of multiple linear regression models on the variable Number of SMK Students, industry needs, number of SMKs and the budget. The results of this study are a mathematical model in determining the needs of productive teachers Y = 280966 - 41.6 X1 - 12.47 X2 + 33.4 X3 - 20.7 X4. Keywords: Vocational Teacher, Multiple Linear Regression, Mathematical Modeling
Penentuan kriteria guru mata pelajaran produktif pada sekolah menengah kejuruan dengan metode analytic hierarchy process Hidayat, Taufik; Yayan Saputra
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 2 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i2.479

Abstract

Data Badan Pusat Statistik tahun 2018 menunjukkan bahwa saat ini lulusan SMK menempati posisi pertama Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) atau yang tertinggi dibanding tingkat pendidikan yang lain yaitu sebesar 11,24 persen. Salah satu kendala mengapa lulusan SMK masih banyak yang menganggur adalah kompetensi lulusan yang belum sesuai dengan yang diinginkan oleh Dunia Usaha Dunia Industri (DU/DI). Peningkatan kompetensi lulusan sangat berkaitan erat dengan kondisi tenaga pendidik. Penelitian ini untuk mengidentifikasi kriteria yang diperlukan untuk menjadi seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kompeten. Dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dihasilkan Kriteria kompetensi sosial memiliki nilai bobot 0,61 lebih tinggi dibanding tiga kompetensi lainnya dengan dengan sub kompetensi yang paling tinggi adalah S1 yaitu Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik memiliki nilai bobot 0,41
Meningkatkan Kemampuan Siswa SMK Negeri 11 Bekasi Menggunakan POM-QM Wahyuningsih, Utami; Desiawan, Victor Assani; Rasyidi, Lili; Hidayat, Taufik; Octavia, Lia Nur; Sulistiyo, Eko; Rusjdi, Halim; Charly, Plasidus; Riskin, Annisa Nadilah; Habibie, Muhammad Yusuf
DEDIKASI PKM Vol. 6 No. 1 (2025): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v6i1.46473

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan oleh tim civitas akademika Teknik Industri ITPLN bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK Negeri 11 Kota Bekasi tentang persediaan dan transportasi logistik dengan menggunakan aplikasi Pom-Qm for Windows. Jurusan Manajemen Logistik menjadi fokus pelatihan, di mana siswa dilatih dalam sistem persediaan dan metode transportasi dengan aplikasi ini. Aplikasi Pom-Qm for Windows membantu analisis kebutuhan logistik,biaya produksi, dan transportasi. Metode pelaksanaan terdiri dari pengenalan, implementasi, pelatihan, dan evaluasi dengan simulasi menggunakan aplikasi tersebut, yang meningkatkan pemahaman teoritis dan keterampilan analitis siswa. Kegiatan ini memberikan kemudahan bagi siswa untuk belajar menggunakan aplikasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dalam analisis kebutuhan logistik dan perencanaan rute transportasi, dengan peserta merasa sangat puas dan berharap keberlanjutan kegiatan dengan tema yeng berbeda di lain waktu. Keberhasilanpun dapat diukur dari pemahaman peserta dalam praktik Pom-Qm. Program ini diharapkan mendukung kesiapan siswa dalam memasuki dunia kerja, khususnya di bidang logistik dan transportasi yang semakin relevan dalam mendukung kebutuhan industri di  era modern.
Peningkatan Kompetensi Manajemen Inventori Berbasis Warehouse Management System melalui Workshop pada Siswa SMK Negeri 1 Cileungsi Kabupaten Bogor Jawa Barat Hidayat, Taufik; Octavia, Lia Nur; Alam, Giri Wahyu; Suhengki, Suhengki; Aditya, Maulana; Maulana, Syis
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1135

Abstract

Pengelolaan pergudangan pada pendidikan vokasi masih sangat didominasi oleh pendekatan konvensional yang masih mengandalkan tenaga manusia dengan pencatatan sederhana tanpa dukungan sistem digitalisasi yang rentan akan kesalahan, sehingga belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan industri logistik modern. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa Program Keahlian Teknik Logistik SMK Negeri 1 Cileungsi melalui pengenalan Warehouse Management System (WMS) yang diintegrasikan dengan konsep Lean and Green yang berorientasi efisiensi dan keberlanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan interaktif berupa ceramah, diskusi, kuis, dan studi kasus kontekstual, dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test terhadap 27 siswa. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 86,67 menjadi 95,93 atau meningkat sebesar 9,26 poin. Siswa juga mampu mengidentifikasi permasalahan pergudangan serta merumuskan solusi berbasis WMS secara aplikatif melalui studi kasus yang diberikan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan interaktif berbasis studi kasus efektif meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan industri logistik yang berbasis teknologi dan berkelanjutan.
Pengaruh Disiplin, Budaya Organisasi, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. XYZ Sulastri Sulastri; Ade Caswito; Taufik Hidayat; Maria Anjelina Peni; Muhammad Rayhan Azzaky
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 1 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i1.13463

Abstract

Maksud penelitian ini yaitu mengevaluasi apakah ada dampak dari Disiplin, Budaya Organisasi, dan Motivasi pada Performa pada PT. XYZ, dengan melibatkan 99 responden karyawan. Pemrosesan informasi diolah memakai SmartPLS. Desain studi bersifat studi konklusif dengan jenis eksperimen kausal serta sistem deskriptif berpendekatan kuantitatif. Dalam hasil memperlihatkan Disiplin dan Motivasi mempunyai dampak positif dan hubungan erat pada Kinerja, sementara Budaya Organisasi berdampak positif namun tidak signifikan pada Performa. Disiplin melalui dimensi perantara Motivasi, menunjukkan dampak positif serta signifikan pada Performa. Sementara itu, Budaya Organisasi, dengan Motivasi sebagai sebagai dimensi perantara, memberikan dampak positif namun tidak erat hubungannya pada Performa.
Analysis of Carbon Emission Source Control using Seven Tools Taufik Hidayat; Tasdik Darmana; Sulastri Sulastri; Alyssa Azizah; Mochamad Rizqy
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 5, No 2 (2026): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v5i2.4017

Abstract

Climate change mitigation requires higher education institutions to identify and control carbon emission sources generated by their operational activities. Previous studies in university environments have generally focused on carbon footprint quantification without systematically analyzing the root causes of emissions and identifying priority improvement actions. Therefore, this study proposes the integration of Carbon Footprint assessment with the Seven Tools approach within a Statistical Process Control (SPC) framework to identify dominant emission sources, analyze root causes, and formulate emission reduction strategies. The study employed a quantitative descriptive method using one-year operational data consisting of electricity consumption and fuel usage. Carbon emissions were calculated based on IPCC emission factors and subsequently analyzed using selected Seven Tools, namely histogram, Pareto diagram, and fishbone diagram. The results indicate that electricity consumption (Scope 2) contributed 1,112,996.46 kg CO₂/year or 98.23% of total emissions, whereas fuel consumption (Scope 1) accounted for only 20,066.67 kg CO₂/year or 1.77%. Fishbone analysis revealed that the dominant causes originated from human behavior, inefficient equipment, lack of energy management procedures, and dependence on fossil-based electricity. The novelty of this study lies in applying Seven Tools, traditionally used for quality improvement, to carbon emission management in higher education institutions. The findings provide practical guidance for energy management programs and demonstrate that electricity efficiency and renewable energy adoption could potentially reduce institutional carbon emissions by more than 20–30%.
Penerapan Statistical Process Control untuk Mengetahui Minat Remaja dalam Menggunakan Sepeda Motor Listrik Taufik Hidayat; Andika, Yanwar Surya; Wahyuningsih, Utami; Rasyidi, Lili; Anggraini, Novia
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/mt.v11i1.4143

Abstract

The Indonesian government in the National Energy General Plan (RUEN) targets the number of electric vehicles to be 2,200 four-wheeled vehicles and 2.1 million two-wheeled vehicles which must be achieved at least by 2050. Currently, the number of motorized vehicles that are widely used is motorbikes, because the price is relatively cheap, can penetrate traffic jams and use less fuel when compared to other motorized vehicles. Electric motorbikes are an alternative that can reduce the impact on the environment and support government programs in achieving the RUEN target. This study aims to determine the interest of teenagers in using electric motorbikes. By conducting a survey of 144 teenagers based on 4 aspects, namely Environmentally friendly, price, infrastructure availability and operational costs. After the survey was collected, a statistical test of Validity, Reliability and normality was carried out to determine the level of accuracy of the survey data and the results were Valid, Reliable Questionnaires but the data was not normally distributed. Then by using one of the tools in Statistical Process Control, namely the Pareto Diagram which has a rule of 80: 20, the results showed that Respondents realized that electric motorbikes were more environmentally friendly than motorbikes with gasoline fuel. However, in terms of price, respondents have not yet influenced them in buying electric motorbikes. While in terms of infrastructure availability, respondents also considered it inadequate. Meanwhile, in terms of operational costs, respondents also did not influence their interest in buying.
Implementasi Metode Peramalan Moving Average dan Single Exponential Smoothing dalam Memprediksi Kebutuhan Bearing pada PT XYZ Taufik Hidayat; Khairani, Adilla; Putri, Salwa Adisa; Febriyanto
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10 No 1 (2025): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v10i1.431

Abstract

Mengantisipasi permintaan di masa mendatang merupakan tindakan awal yang dilakukan organisasi untuk merancang strategi produksi dan manajemen inventaris. Bearing berfungsi sebagai bahan baku utama dalam proses produksi PT XYZ, dan ketidaktersediaannya dapat mengganggu operasi secara signifikan. Oleh karena itu, peramalan sangat penting untuk memperkirakan kebutuhan di masa mendatang secara akurat. Analisis ini menggabungkan metode peramalan seperti Moving Average (MA) dan Single Exponential Smoothing (SES). Metrik kesalahan yang digunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), serta Mean Absolute Percentage Error (MAPE) serta validasi menggunakan teknik Moving Range. Berdasarkan pengumpulan data, analisis, dan evaluasi, metode Single Exponential Smoothing (SES) menghasilkan metrik kesalahan terkecil, dengan MAD bernilai 1.130,71, MSE bernilai 1.768.881,21, dan MAPE bernilai 23,86%. Perhitungan Moving Range (MR) pada angka 1.311,22, dengan Upper Control Limit (UCL) bernilai 3.487,84 dan Lower Control Limit (LCL) bernilai -3.487,84. Produksi yang diramalkan untuk periode berikutnya adalah 6.607 unit, yang mana penggunaan metode ini dapat dipergunakan dalam memperkirakan kebutuhan bearing di masa mendatang.