Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Permasalahan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kerupuk Ikan di Senggarang Besar, Tanjungpinang Kota Elisa Oktaviani; Anastasya Teresa Manullang; Dinda Pritaputri Ramadhan; Elsa Diana Putri; Aulia Hendryani; Ferdian Nando Simanullang; Beni Misandri; Resi Afik Yuga Saputri; Jingga Anggraini; Inelda Yulita
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): September 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i5.868

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir, salah satunya melalui usaha kerupuk ikan di Senggarang Besar, Tanjungpinang Kota. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi UMKM kerupuk ikan milik Ibu Jamilah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, ketersediaan bahan baku yang tidak menentu karena faktor musim, pemasaran yang masih sederhana, serta proses produksi yang sangat bergantung pada cuaca. Selain itu, produk belum memiliki merek dan kemasan menarik sehingga daya saing masih rendah. Meskipun demikian, usaha kerupuk ikan ini memiliki potensi besar untuk berkembang berkat keterampilan dan variasi produk yang ditawarkan. Dukungan berupa akses permodalan, pelatihan digital marketing, inovasi kemasan, penerapan teknologi pengering, serta pendampingan berkelanjutan dari pemerintah dan akademisi sangat diperlukan agar UMKM di Senggarang Besar dapat lebih kompetitif dan mampu memperluas pasar.
The Effect Of Information Gap Activity On The Interactional Competence Of Tenth-Grade Students at SMAN 1 Tanjungpinang Dinda Pritaputri Ramadhan; Satria Agust; Elsa Ernawati Nainggolan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2975

Abstract

Interactional competence is an important aspect of English speaking instruction because students need to respond, manage turn-taking, repair communication breakdowns, and maintain shared meaning with interlocutors. This study aimed to examine the effect of Information Gap Activity on the interactional competence of tenth-grade students at SMAN 1 Tanjungpinang. The study employed a quantitative pre-experimental approach with a one-group pre-test and post-test design. The participants were 36 students of class X-16 in the 2025/2026 academic year. Data were collected through paired speaking tests assessed by two raters using five indicators: responsiveness, turn-taking, repair, fluency, and accuracy. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the Wilcoxon signed-rank test. The findings showed that the mean score increased from 57.44 in the pre-test to 75.94 in the post-test, with all students improving. The Wilcoxon test showed a significant difference (Z = -5.261; p < .001). This implies that Information Gap Activity effectively promotes interactive, collaborative, and meaning-oriented speaking instruction.