Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Konseling Model KIPAS Berbasis Nilai Tudang Sipulung dalam Upaya Peningkatkan Kapasitas Konseling Multibudaya Guru Bimbingan Konseling Aswar Aswar; Dwi Endrasto Wibowo; Bahrul Amsal; Muh. Fahmi Anugerah; Siska Putri Ayu
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.903

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas konseling multibudaya guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Sidenreng Rappang yang masih terbatas dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam layanan konseling. Sehingga, program pengabdian masyarakat diorientasikan pada pelaksanaan pelatihan konseling model KIPAS (Konseling Integratif Progresif Adaptif Struktur) yang dipadukan dengan strategi budaya tudang sipulung terhadap guru BK. Metode pengabdian masyarakat menggunakan participation action research (PAR) dengan langkah-langkah pelaksanaan meliputi mengidentifikasi permasalahan mitra, penyusunan program dan konsep kegiatan pelatihan, sosialisasi, pelatihan daring dan luring, praktik konseling, pendampingan, serta pengembangan e-modul, dan platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru BK, ditunjukkan oleh kenaikan skor post-test dibandingkan pre-test serta keterampilan praktik konseling yang lebih aplikatif. Luaran berupa e-modul, dan platform digital yang mendukung keberlanjutan implementasi konseling multibudaya berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan kapasistas konseling multibufaya guru BK sekaligus membangun jejaring profesional yang berkelanjutan
Adaptasi dan Validasi Skala Normalisasi Kekerasan Seksual terhadap Korban Laki-Laki: Pendekatan Analisis Faktor Eksploratori dan Konfirmatori Dwi Endrasto Wibowo; Arbain Fajar Andi Hamid; Muh. Fahmi Anugerah
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 7 No. 3 (2026): April
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v7i3.3392

Abstract

The normalization of sexual violence against male victims is a phenomenon that has not received adequate empirical attention in Indonesia, including a lack of psychometrically valid measurement instruments. This study aims to adapt and validate the Male Rape Myth Acceptance Scale (MRMAS) for the Indonesian context. A total of 16 items were adapted through forward translation, back-translation, and expert review (S-CVI/Ave = 0.91), then administered to 358 active university students. EFA analysis yielded a two-factor structure consisting of Victim Blaming (10 items) and Victim Disbelief (4 items), explaining 50.7% of the total variance. 
Birth Order and Gender as Predictors of Career Self-Efficacy among High School Students Inayah Ridhayanti Qarimah; Dwi Endrasto Wibowo; Zul Arsil Maulana Arief; Ribka Mutiara Simatupang; Muh. Fahmi Anugerah
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 7 No. 3 (2026): April
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v7i3.3402

Abstract

This study aimed to analyze the relationship between birth order and gender with career self-efficacy among high school students. The study was grounded in Alfred Adler’s Individual Psychology theory, particularly the concepts of family constellation and birth order, and was further supported by Social Cognitive Career Theory in explaining the development of students’ career beliefs. This research employed a quantitative correlational approach involving 174 tenth- and eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Gowa. Data were collected using a career self-efficacy questionnaire and analyzed through Point-Biserial Correlation, Spearman Rank Correlation, and Multiple Linear Regression using IBM SPSS Statistics. The findings revealed that gender had a significant relationship with career self-efficacy, whereas birth order did not show a significant relationship. Simultaneously, gender and birth order significantly influenced career self-efficacy, although their contribution was relatively low. These findings indicate that students’ career beliefs are more strongly influenced by psychological dynamics, social experiences, and environmental support than by birth order alone.