Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Konten Pemasaran Digital dan Pelatihan Keuangan UMKM Berkah Desa Jepitu Nur Rahmawati; Sri Mulyaningsih; Mareta Hadi; Abdillah Richi Pratama; Nadya Revania Rohman; Rendy Surya Mahendra; Septian Vienastra
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.917

Abstract

: Desa Jepitu, yang terletak di kawasan perbukitan karst Gunung Kidul, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, namun masih menghadapi tantangan dalam pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produk UMKM. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tentang penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan media sosial dalam promosi produk serta pengelolaan keuangan. Melalui pendekatan partisipatif, pelatihan selama satu tahun mencakup pembuatan konten digital, pemanfaatan platform media sosial, dan pengelolaan keuangan yang baik. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan, dengan jumlah peserta aktif menggunakan media sosial meningkat dari 20% menjadi 75%, serta peningkatan pemahaman pengelolaan keuangan. Program ini juga berhasil meningkatkan pendapatan pelaku UMKM sebesar 40%. Meskipun demikian, tantangan dalam adopsi teknologi dan keterbatasan waktu masih perlu diatasi melalui dukungan berkelanjutan. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan UMKM di Desa Jepitu di masa mendatang.
PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA DI KAWASAN WISATA GOA JEPANG, SELOHARJO, BANTUL Aditha Agung Prakoso; Edhy Sutanta; Jussac Maulana Masjhoer; Sri Mulyaningsih; Samuel Kristiyana; Sabda Elisa Priyanto; Andhika Djalu Sembada
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34172

Abstract

ABSTRAK Kawasan wisata Goa Jepang di Kalurahan Seloharjo, Bantul merupakan kawasan yang sarat akan nilai sejarah, budaya dan keindahan alam. Namun demikian, kawasan ini juga memiliki beberapa tantangan signifikan terkait kebencanaan dalam pengembangan pariwisata. Pengelola serta masyarakat di sekitar kawasan wisata perlu membekali diri dengan pengetahuan kebencanaan agar dapat meminimalisir kerugian ketika terjadi bencana di masa mendatang. Pelatihan mitigasi bencana menjadi salah satu upaya preventif untuk membekali kelompok masyarakat terdampak dengan pengetahuan terkait kebencanaan. Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk kelompok masyarakat yang tangguh bencana dan memiliki kemampuan mandiri dalam penanggulangan bencana. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan dari pelatihan ini yaitu metode ceramah dan diskusi kelompok di dalam kelas. Tahapan dalam kegiatan ini yaitu identifikasi kebutuhan, desain program, pelaksanaan, dan evaluasi penilaian pelatihan. Hasil dari pelatihan adalah pemahaman Pokdarwis Seloharjo dan Kelompok Wanita Tani Ngentak terkait pengelolaan wisata ramah bencana melalui upaya mitigasi bencana. Pelatihan ini perlu ditindaklanjuti dengan fasilitasi teknologi tepat guna berupa sistem peringatan dini (early warning system) bencana yang dipasang di kawasan wisata Goa Jepang. Kata kunci: Mitigasi bencana; Pengembangan pariwisata; Pelatihan kebencanaan; Sistem peringatan dini; Wisata ramah bencana.ABSTRACT The Goa Jepang tourism area in Seloharjo sub-district, Bantul, consists of historical values, culture, and natural beauty. However, this area also faces some significant challenges related to disasters in tourism development. Managers and communities around the tourist area need to equip themselves with disaster knowledge to minimize losses when disasters occur in the future. Disaster mitigation training is one of the preventive efforts to equip affected community groups with disaster-related knowledge. This training aims to form disaster-resilient community groups and develop independent abilities in disaster management. The methods used in achieving the objectives of this training are lecture methods and group discussions in the classroom. The stages in this activity are needs identification, program design, implementation, and training assessment evaluation. The result of the training is the understanding of Pokdarwis Seloharjo and Ngentak Women Farmers Group regarding disasterfriendly tourism management through disaster mitigation efforts. This training needs to be followed up with the facilitation of appropriate technology in the form of a disaster early warning system installed in the Goa Jepang tourist area. Keywords: Disaster mitigation; Tourism development; Disaster training; Early warning system; Disasterfriendly tourism.