Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM INFORMASI BERBASIS WEBSITE UNTUK PEMETAAN WILAYAH BERDASARKAN CLUSTERING KERENTANAN KRIMINALITAS Rokhana Dwi Bekti; Ruziq Nawaf Zulfahmi; Maria Kristiana Daul; Wayan Julianta Pradnyaana; Edhy Sutanta
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 6 No 3 (2024): EDISI 21
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v6i3.4421

Abstract

Tingkat kriminalitas di kota Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi permasalahan yang sangat memprihatinkan karena berdampak terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan membangun Sistem Informasi berbasis website. Salah satu isi dari system tersebut adalah hasil clustering atau pengelompokkan wilayah berdasarkan metode statistika self-organizing mapping (SOM) dan K-means clustering Tujuan clustering ini adalah untuk memetakan kerentanan tingkat kejahatan di setiap wilayah Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sistem informasi dibangun dengan menggunakan CMS Wordpress dan dibantu dengan menggunakan extension Elementor. Data pendukung clustering bersumber dari sumber sekunder tentang karakteristik tindak kejahatan atau kriminal. Sistem informasi terdiri dari edukasi hukum, lapor skuy, peta persebaran, dan grafik persebaran. Sementara itu, peta persebaran yang dibangun dengan QGIS menggambarkan hasil clustering kerentanan kriminalitas.  Informasi ini dapat digunakan oleh masyarakat untuk mengetahui tindakan mereka dan oleh petugas polisi untuk meningkatkan pengawasan keamanan hingga berkontribusi pada pencegahan dan pengendalian kriminalitas. 
PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA DI KAWASAN WISATA GOA JEPANG, SELOHARJO, BANTUL Aditha Agung Prakoso; Edhy Sutanta; Jussac Maulana Masjhoer; Sri Mulyaningsih; Samuel Kristiyana; Sabda Elisa Priyanto; Andhika Djalu Sembada
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34172

Abstract

ABSTRAK Kawasan wisata Goa Jepang di Kalurahan Seloharjo, Bantul merupakan kawasan yang sarat akan nilai sejarah, budaya dan keindahan alam. Namun demikian, kawasan ini juga memiliki beberapa tantangan signifikan terkait kebencanaan dalam pengembangan pariwisata. Pengelola serta masyarakat di sekitar kawasan wisata perlu membekali diri dengan pengetahuan kebencanaan agar dapat meminimalisir kerugian ketika terjadi bencana di masa mendatang. Pelatihan mitigasi bencana menjadi salah satu upaya preventif untuk membekali kelompok masyarakat terdampak dengan pengetahuan terkait kebencanaan. Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk kelompok masyarakat yang tangguh bencana dan memiliki kemampuan mandiri dalam penanggulangan bencana. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan dari pelatihan ini yaitu metode ceramah dan diskusi kelompok di dalam kelas. Tahapan dalam kegiatan ini yaitu identifikasi kebutuhan, desain program, pelaksanaan, dan evaluasi penilaian pelatihan. Hasil dari pelatihan adalah pemahaman Pokdarwis Seloharjo dan Kelompok Wanita Tani Ngentak terkait pengelolaan wisata ramah bencana melalui upaya mitigasi bencana. Pelatihan ini perlu ditindaklanjuti dengan fasilitasi teknologi tepat guna berupa sistem peringatan dini (early warning system) bencana yang dipasang di kawasan wisata Goa Jepang. Kata kunci: Mitigasi bencana; Pengembangan pariwisata; Pelatihan kebencanaan; Sistem peringatan dini; Wisata ramah bencana.ABSTRACT The Goa Jepang tourism area in Seloharjo sub-district, Bantul, consists of historical values, culture, and natural beauty. However, this area also faces some significant challenges related to disasters in tourism development. Managers and communities around the tourist area need to equip themselves with disaster knowledge to minimize losses when disasters occur in the future. Disaster mitigation training is one of the preventive efforts to equip affected community groups with disaster-related knowledge. This training aims to form disaster-resilient community groups and develop independent abilities in disaster management. The methods used in achieving the objectives of this training are lecture methods and group discussions in the classroom. The stages in this activity are needs identification, program design, implementation, and training assessment evaluation. The result of the training is the understanding of Pokdarwis Seloharjo and Ngentak Women Farmers Group regarding disasterfriendly tourism management through disaster mitigation efforts. This training needs to be followed up with the facilitation of appropriate technology in the form of a disaster early warning system installed in the Goa Jepang tourist area. Keywords: Disaster mitigation; Tourism development; Disaster training; Early warning system; Disasterfriendly tourism.
IMPLEMENTING LARAVEL FOR DIGITAL PAYMENT AUTOMATION IN ISLAMIC BOARDING SCHOOLS THROUGH THE WATERFALL APPROACH Erna Kumalasari Nurnawati; Muhammad Zidan Rifqi Ramadhan; Edhy Sutanta; Renna Yanwastika Ariyana
Prosiding Seminar Nasional dan Call Paper STIE Widya Wiwaha Vol 4 No 1 (2025): International Seminar Proceedings and Call for Paper STIE Widya Wiwaha
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/semnas.v4i1.1306

Abstract

Effective financial management is essential for ensuring the optimal operation of educational institutions, including the Al Luqmaniyyah Islamic Boarding School in Yogyakarta. Traditional manual financial administration often leads to delayed reporting, inaccurate record-keeping, and limited accountability. To address these challenges, this study emphasizes the digitalization of payment processes through the development of a web-based digital payment information system that supports structured student billing management, including scheduled and monthly bills, as well as fully digitized payment transactions. The system was developed using the Software Development Life Cycle (SDLC) Waterfall model, employing Laravel version 11 and a MySQL database. It integrates multi-role authentication features using the Spatie Laravel Permission package to ensure secure and differentiated access. System validation was conducted through Black Box Testing with the Equivalence Partitioning technique, focusing on verifying functional correctness across core modules such as billing management, payment processing, and role-based access control. The testing process was carried out after system implementation in a production environment to ensure that application behavior aligned with predefined functional requirements. The results indicate that all system modules function in accordance with the specified design, achieving full functional validation. The digitalization of payment processes significantly simplifies financial transaction recording, minimizes administrative errors, and enhances transparency for both administrators and students. This study highlights the importance of payment digitalization in modernizing financial services in Islamic boarding schools and is expected to serve as a reference for similar system development initiatives in other pesantren environments.