Dahlan
Universitas Halu Oleo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran dengan Metode ADDIE Berbasis Video Sparkol pada Materi Sistem Koloid Anisah Syarifah Hamzah; Rustam Musta; Dahlan
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 9 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v9i3.67

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui kualitas video sparkol pada materi sistem koloid yang dikembangkan untuk siswa kelas XI MIPA 5, dan (2) Mengetahui media pembelajaran berbasis video sparkol yang dikembangkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas XI MIPA 5. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap TA 2022/2023 di SMAN 4 Kendari dengan jumlah 40 siswa. Pengembangan media menggunakan metode ADDIE dan pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi, respon siswa, dan soal pre-test dan post-test. Proses pembelajaran menghasilkan kualitas video sparkol yang dikembangkan pada materi sistem koloid di kelas XI MIPA 5, berdasarkan penilaian validator dengan persentase rata-rata yang diperoleh yaitu 82,91% masuk kategori “Sangat layak”, dan media pembelajaran berbasis video sparkol yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar siswa di kelas XI MIPA 5 yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata N-Gain 0,74 dengan kategori “Tinggi”.
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Media Powtoon untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Putri Rarawati Dewi; Dahlan; Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 9 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v9i1.75

Abstract

The research “The Application of Problem Based Learning Model with Powtoon Media to Improve Chemistry Learning Outcomes” aims to determine the improvement of student’s chemistry outcomes taught using problem based learning model with powtoon media. This research method used is Pre-Experiment with one group pretest-posttest design. The subjects of this study were students of class XI MIPA 2 SMAN 8 Kendari which amounted to 24 people. Data collection techniques were carried out using research instruments in the form of multiple choice test of 20 questions, observation sheets, and students response questionnaires. The results shiwed that the average value of student learning outcomes was 78,23 with an average n-gain of 0,73, the average percentage of student learning activities and teacher teaching activities was 88,63% and 83,33% respectively or in the very good category, the average percentage of student responses to the application of problem based learning models with powtoon media was 76,42% or in the good category
Penerapan Pembelajaran Berbasis Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Fika Andriyani; Dahlan; Rahmanpiu
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 9 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v9i3.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa, hasil belajar siswa, keefektifan pembelajaran dan untuk membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran  Problem Based Learning berbasis Technological Pedagogical And Content Knowledge dan Problem Based Learning pada materi sistem koloid. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIA 3 sebagai kelas kontrol dan siswa XI MIA 4 sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi eksperimen. Instrumen penelitian terdiri atas, lembar observasi kegiatan siswa dan guru dan tes tertulis yang terdiri dari pre-test dan post-test. Hasil analisis data nilai pretest diperoleh nilai rata-rata sebesar 41,00 dan nilai rata-rata  postest sebesar 82,67, nilai tersebut telah mencapai KKM. Aktivitas siswa dan guru tergolong dalam kategori sangat baik dengan persentase aktivitas siswa sebesar 82,5% dan aktivitas guru sebesar 82,57%. Berdasarkan uji t didapatkan nilai sig. (2-tailed) 0,000˂0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.