Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MODEL OF IMPROVING COMPLIANCE IN TREATMENT OF PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS THROUGH CADRES IN BAITUSSALAM DISTRICT Ferdi Riansyah; Aina Fitri; Ristiani Ristiani; Reka Julia Utama; Fitria Fitria; Kartini Kartini; Ibrahim Ibrahim; Niswatul Khaira
Getsempena Health Science Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v4i1.3140

Abstract

Various models and intervention strategies have been developed by various researchers to support the control and compliance of TB treatment and other infectious diseases. This study aims to produce a formulation of a model for increasing compliance of TB patient treatment as an important part of achieving TB cure and elimination in Baitussalam District, Aceh Besar. This study uses a qualitative research design with a phenomenological approach. The research informants numbered 16 people, consisting of one TB Puskesmas manager, five facilitator nurses, five TB patients (who are undergoing treatment, suspects, and former patients), and five families of patients. Data collection was carried out through in-depth interviews, focus group discussions (FGD), and document reviews. The results of the study found a phenomenon of minimal knowledge and ability of nurses in comprehensive peer group counseling services. The concept of the TB service model program that emphasizes all aspects of both physical and psychological TB patients is not yet strong. Formulation of a self-esteem model as an effort to increase the capacity of nurses to improve the quality of life of TB patients. This study produced a design of a self-esteem module to improve the ability of nurses in TB services through peer groups.
ETHICAL AND CLINICAL CONSIDERATIONS IN THE USE OF RESTRAINTS FOR PATIENT SAFETY IN INTENSIVE CARE UNITS Aina Fitri; Rosa Galica Gita Gressia; Isni Hijriana; Gadis Halizasia
Getsempena Health Science Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v4i1.3161

Abstract

The use of physical restraints on patients in intensive care units (ICUs) is a common intervention aimed at ensuring patient safety, particularly in preventing the dislodgement of vital invasive devices. However, this practice raises ethical and clinical dilemmas due to the complex considerations involved. The aim of this study was to explore the ethical and clinical considerations in the use of restraints for patient safety in the intensive care setting. This research employed a qualitative phenomenological design, with data collected through in-depth interviews involving eight participants in the intensive care unit. Data were analyzed using the Colaizzi method. The study identified three major themes: considering the patient's needs, preventing the dislodgement of invasive devices, and experiencing contradictory feelings. The findings highlight the need for clearer, standardized policies on the use of restraints in intensive care units that incorporate both ethical and clinical perspectives.
Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Isni Hijriana; Aina Fitri
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): July–September, Public Health Education and Health Literacy
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pme3kh11

Abstract

Prevalensi gagal ginjal kronik (GGK) terus mengalami peningkatan di Indonesia dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien ginjal kronik. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskritif. populasi dan sampel menggunakan rumus slovin yang berjumlah 56 responden. Pengumpulan data menggunakan skala kualitas hidup dari Word Health Organization Quality Of Life (WHOQOL-BREF) meliputi domain fisik, psikologis, lingkungan dan sosial. Analisis data menggunakan uji univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil menunjukan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis dari dimensi kesehatan fisik mayoritasnya kurang yaitu sebanyak 32 responden (57,1 %), dimensi psikologis mayoritasnya baik yaitu sebanyak 29 responden (51,2 %), dimensi hubungan social mayoritas nya baik yaitu sebanyak 30 responden (53,6 %), dimensi lingkungan mayoritas kurang yaitu sebanyak 29 responden (51,2 %), dan kualitas hidup mayoritasnya kurang yaitu sebanyak 30 responden (53,6 %). Kualitas hidup merupakan indikator penting yang perlu diteliti untuk memahami dampak penyakit kronis serta merencanakan intervensi keperawatan yang lebih tepat
Pengetahuan Perawat Tentang Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh Andara Maurissa; Aina Fitri; Martina Martina
Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2026): April–June, Digital Health and Health Innovation
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/34b9yg35

Abstract

Keselamatan pasien merupakan prioritas utama yang harus dilaksanakan oleh Rumah Sakit karena sangat erat kaitannya dengan citra Rumah Sakit dan keamanan pasien. Kurangnya pemahaman perawat tentang keselamatan pasien dapat menimbulkan berbagai dampak serius yang memengaruhi pasien, tenaga kesehatan, dan fasilitas layanan kesehatan. Minimnya pengetahuan dapat meningkatkan risiko kesalahan medis, seperti pemberian obat dengan dosis, jenis, atau waktu yang salah, serta pelaksanaan prosedur yang tidak sesuai standar. Hal ini juga berdampak pada penurunan mutu pelayanan, karena keselamatan pasien merupakan indikator utama kualitas layanan yang memengaruhi kepuasan dan pengalaman pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu perawat kelas III di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh dengan menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 81 perawat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan tentang keselamatan pasien. Data penelitian dianalisis menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh berada dalam kategori baik sejumlah 81 responden (100%). Diharapkan rumah sakit dapat terus mengadakan pelatihan tentang enam sasaran keselamatan pasien secara rutin, menyediakan fasilitas pendukung dan melakukan pengawasan secara berkala kepada seluruh perawat.