Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Gizi dan Aktivitas Fisik Terhadap Demensia pada Lansia (Lanjut Usia) di Desa Tista Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan Ida Bagus Made Kresna Dwipayana; Ni Ketut Martini; I Putu Dedy Kastama Hardy
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol 1, No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.043 KB)

Abstract

                                                     Abstrak Populasi lansia terus meningkat setiap tahun, seiring dengan bertambahnya usia seseorang terjadi berbagi perubahan sistem dalam tubuh. Perubahan yang mungkin terjadi pada lansia diantaranya perubahan fisik dan perubahan spiritual seperti demensia. Pravalensi malnutrisi pada lansia mencapai 17-65%. Sedangkan dampak dari kurangnya aktivitas fisik dapat sebagai pemicu untuk timbulnya penyakit salah satunya demensia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan aktivitas fisik pada lansia (lanjut usia) di Desa Tista Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 83 orang (total sampling) dan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan gizi sampel sebagian besar memiliki kategori baik dengan presentase 49.4%. Pengetahuan aktivitas fisik sampel sebagian besar memiliki kategori cukup dengan presentase 56.6%. Status demensia sampel sebagian besar memilki kategori normal dengan presentase 59.0%. Terdapat hubungan antara pengetahuan gizi terhadap demensia dan terdapat hubungan antara pengetahuan aktivitas fisik terhadap demensia dengan nilai p-value 0.000. Saran yang diberikan diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi tentang aktivitas fisik yang baik bagi para lansia.Kata kunci: Pengetahuan gizi, pengetahuan aktivitas fisik, demensia                                                Abstract Elderly population has steadily increased every year, along with aging someone happened share the system change in the body. Change that might happen to senior citizens of them change in physical and spiritual change as dementia. Prevalency malnutrition in elderly reached 17-65%. Meanwhile, the effects from lack of physical activity be as the trigger for the disease one dementia. This research aims to review the relationship of knowledge of nutrition and physical activity on the elderly in the Tista village Kerambitan district Tabanan regency. This research is qualitative, research design is cross sectional. Number of total sampling is 83 by using chi square test. The result show that most of the nutrition knowledge sample have good category with percentage 49.4%. Most of the physical activity knowledge sample have enough category by percentage 56.6%. Most of the dementia status sample have normal category at percentage 59.0%. There is relationship between nutrition knowledge and dementia also there is relationship between physical activities to dementia with p-value 0.000. It is expected to the health workers to provide education about good physical activities for elderly.Keywords: Dementia, Nutrition Knowledge, Physical Activity Knowledge.
Pendampingan Petani Gula Aren di Desa Karyasari Kabupaten Tabanan Ni Wayan Deswiniyanti; Putu Chris Susanto; Ni Ketut Martini
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.752 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.324

Abstract

ABSTRAKDesa Karyasari Tabanan memiliki dua kelompok tani yang mengolah nira menjadi gula arenyaitu kelompok Tani Bunut Kuning dan Kelompok Tani Mutiara Merah. Kedua mitra masihterkendala dalam teknik dan inovasi proses produksi gula aren karena masih produksi 100% secara konvensional, hygiene sanitasi tempat produksi masih kurang, belum memiliki merekdagang dan kemasan, belum paham tentang pengajuan PIRT, belum memiliki manajemen usahayang sistematis dan belum profesional. Pelaksanaan program IbM Gula Aren di Desa KaryasariKabupaten Tabanan telah berjalan sesuai rencana dan tujuan awal yaitu memberikan pelatihanatau pendampingan atau sesuai solusi yang telah ditawarkan mengenai produksi gula aren padatdalam bentuk gula aren mini serta gula semut atau dalam bentuk serbuk, pelatihan pengemasanproduk serta membuat design label untuk produk gula aren, memberikan pelatihan mengenaihygiene sanitasi dan mekanisme pengajuan nomor P-IRT ke Dinas Kesehatan serta telahmelakukan uji proksimat dan uji bakteri/mikroorganisme di Laboratorium Universitas Udayana.Kata Kunci : Gula aren, gula semut, Karyasari Tabanan, Inovasi produk, PIRTABSTRACTKaryasari Tabanan village have two groups of farmers who process liquid of palm sugar intopalm sugar product, that are Bunut Kuning and Merah Mutiara Farmer Group. Both partnersare still constrained in the techniques and innovations of the process of producing palm sugarbecause it is still 100% conventional production, sanitation hygiene where the production isstill lacking, Has no trademark, packaging and information how to apply PIRT license, does nothave a systematic and professional business management. Implementation of programcommunity service of production Sugar Palm in Karyasari Village Tabanan Regency has beenrun according to the plan and the initial goal is to provide training or mentoring for solutionsoffered about the production of palm sugar in the form solid of palm sugar mini and in the formof powder, product packaging training and designing a label for palm sugar products,providing training on sanitation hygiene and mechanisms for submitting P-IRT numbers to theHealth Office and conducting proximate and bacterial / microorganism tests at the UdayanaUniversity Laboratory.Key Words : Palm sugar, Palm sugar powder, Karyasari Tabanan, Product innovation, PIRT
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Pemanfaatan Buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Utara Ni Ketut Sri Yuliandari; Ni Ketut Martini; Made Agus Sugianto
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i2.2317

Abstract

Abstract Many pregnant women do not use the MCH book properly. MCH services are intended to detect early health problems in mothers, children, and families. This study aims to determine the relationship between pregnant women's knowledge and attitudes regarding the use of MCH books in the Puskesmas Kuta Utara working area. This is a quantitative study employing a cross-sectional design with sampling by means of probability sampling. The study sample consists of 55 participants. The data analysis utilized the chi-square test. The results of the study on the knowledge variable of pregnant women placed 45.5% in the good knowledge category, 63.6% in the positive attitude category, and the chi-square test yielded the knowledge value of pregnant women to be p = 0.005 and p < ɑ (0,005 < 0.05) and the value of the mother's attitude to be p = 0.000 and p < α (0,000 < 0.05). The conclusion of this study is that there is a correlation between the knowledge and attitudes of pregnant women regarding the use of MCH books in the Puskesmas Kuta Utara working area. Keywords:Knowledge, Attitude, use of MCH books Abstrak Banyaknya ibu hamil tidak memanfaatkan buku KIA dengan baik, fungsi buku KIA untuk mencari dari awal adanya masalah kesehatan ibu, anak dan keluarga melalui pelayanan KIA. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pemanfaatan buku KIA di wilayah kerja Puskesmas Kuta Utara, penelitian ini penelitian kuantitatif memakai desain penelitian crosssectional, pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling, besar sampel penelitian 55 responden, analisa data yang digunakan uji chi square. Hasil penelitian pada variable pengetahuan ibu hamil kategori pengetahuan baik sebanyak 45,5%, sikap ibu hamil kategori sikap positif sebanyak 63,6% dan hasil uji chi square didapatkan nilai pengetahuan ibu hamil nilai p = 0,005 dimana p < ɑ (0,005 < 0.05) dan nilai sikap ibu nilai p = 0,000 dimana p < α (0,000 < 0.05). Simpulan dari hasil penelitian ini ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pemanfaatan buku KIA di wilayah kerja Puskesmas Kuta Utara. Kata kunci:Pengetahuan, Sikap, Pemanfaatan Buku KIA
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) pada Lanjut Usia (Lansia) di Desa Gubug Kabupaten Tabanan I Gusti Ayu Ari Candra Pramayanti; Ni Ketut Martini; I Putu Dedy Kastama Hardy
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i2.2326

Abstract

                                                Abstrak Pembangunan kesehatan di Indonesia saat ini dihadapkan pada masalah yaitu terjadi peningkatan penyakit tidak menular (PTM) yang sebagian besar di dialami oleh lansia. Kabupaten Tabanan terdapat lansia sebanyak 88.289 jiwa. Salah satu desa yang berada di wilayah Tabanan yaitu Desa Gubug dengan jumlah lansia sebanyak 775 lansia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan secara observasional menggunakan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 lansia. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan lansia kategori kurang sebanyak 36 lansia (48,0%), cukup 20 lansia (26,7%) dan baik 19 lansia (25,3%). Sikap lansia kategori kurang sebanyak 29 lansia (38,7%), cukup 29 lansia (38,7%) dan baik 17 lansia (22,6%). Implementasi GERMAS kategori kurang sebanyak 39 lansia (52,0%), baik 19 lansia (25,3%), cukup 17 lansia (22,7%). Nilai p-value adalah 0.000 sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku GERMAS pada lansia di Desa Gubug. Saran yaitu lansia dan seluruh masyarakat selalu mengimplementasikan GERMAS dalam kehidupan sehari-hari agar terciptanya kesehatan yang optimal.Kata kunci: Pengetahuan, sikap, GERMAS                                                 Abstract Indonesia's health development is being hampered by an increase in noncommunicable diseases (NCDs), which primarily affect the elderly. Tabanan Regency has 88,289 senior citizens. Gubug Village, with a population of 775 elderly people, is one of the villages in the Tabanan area. This is observational quantitative research with a cross-sectional design.The sample size for the study was 75 elderly people. According to the findings, the elderly in the poor category had an average knowledge of 36 (48.0%), 20 (26.7%), and 19 (25.3%). The elderly has the following attitudes: 29 elderly (38.7%), 29 elderly (38.7%), and 17 elderly (22.6%). In the poor category, 39 elderly (52.0%), good, 19 elderly (25.3%), and 17 elderly (22.7%) used GERMAS. The p-value is 0.000, indicating that there is a link between knowledge and attitudes toward GERMAS behavior among the elderly in Gubug Village. People believe that the elderly, as well as the entire community, should always use GERMAS in their daily lives for optimal health.Keywords: Knowledge, Attitudes, GERMAS
Implementasi Aplikasi Teknologi Informasi untuk Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di UPT Puskesmas Abiansemal IV Kabupaten Badung I Kadek Erik Ariastana; Made Agus Sugianto; Ni Ketut Martini
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i2.2328

Abstract

                                                 Abstrak Inovasi pelayanan kesehatan sebagai upaya pencegahan dan penaggulangan stunting. Desa Punggul meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Garbasari Punggul (SIGARPU) untuk meningkatkan kinerja Posyandu dalam mengatasi stunting. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Sigarpu dalam mengatasi stunting dengan membandingkan Desa Selat sebagai Desa tanpa Aplikasi di Wilayah UPT Puskesmas Abiansemal IV Kabupaten Badung. Penelitian ini analitik kuantitatif dengan design cross sectional. Teknik samplingnya proportionate stratified random sampling. Variabel meliputi aplikasi teknologi informasi dan indeks gizi balita. Hasil indeks TB/U balita di Desa tanpa aplikasi: sangat pendek 6 orang (13.0%), pendek 27 orang (58.7%), normal 12 orang (26.1%) tinggi 1 orang (2.2%). Hasil indeks TB/U balita di Desa Sigarpu, pendek 3 orang (6.1%), normal 44 orang (89.8%) tinggi 2 orang (4.1%). Uji Man Whitney menunjukkan p value sebesar 0.000 (p value < 0.05) yaitu ada perbedaan indeks TB/U balita antara kedua Desa.Kata kunci: Indeks Status Gizi Balita, Stunting, Aplikasi Sigarpu, Pencegahan Stunting                                             Abstract Health service innovation as an effort to prevent and overcome stunting. Punggul Village launched the Garbasari Punggul Information System Application (SIGARPU) to improve the performance of Posyandu in overcoming stunting. This study aims to analyze the implementation of Sigarpu in overcoming stunting by comparing Selat Village as a village without application in the UPT area of Abiansemal IV Health Center, Badung Regency. This research is quantitative analytic with cross sectional design. The sampling technique is proportionate stratified random sampling. The variables include the application of information technology and the nutritional index of children under five. The results of the TB/U under five in the village without the application: very short 6 people (13.0%), short 27 people (58.7%), normal 12 people (26.1%) high 1 person (2.2%). Sigarpu village, short 3 people (6.1%), normal 44 people (89.8%) tall 2 people (4.1%). The Man Whitney test shows a p value of 0.000 (p value < 0.05), which means that there is a difference in the TB/U under fives index between the two villages.
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Aktivitas Fisik Terhadap Demensia pada Lansia (Lanjut Usia) di Desa Tista Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan Ida Bagus Made Kresna Dwipayana; Ni Ketut Martini; I Putu Dedy Kastama Hardy
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i2.2331

Abstract

                                                     Abstrak Populasi lansia terus meningkat setiap tahun, seiring dengan bertambahnya usia seseorang terjadi berbagi perubahan sistem dalam tubuh. Perubahan yang mungkin terjadi pada lansia diantaranya perubahan fisik dan perubahan spiritual seperti demensia. Pravalensi malnutrisi pada lansia mencapai 17-65%. Sedangkan dampak dari kurangnya aktivitas fisik dapat sebagai pemicu untuk timbulnya penyakit salah satunya demensia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan aktivitas fisik pada lansia (lanjut usia) di Desa Tista Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 83 orang (total sampling) dan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan gizi sampel sebagian besar memiliki kategori baik dengan presentase 49.4%. Pengetahuan aktivitas fisik sampel sebagian besar memiliki kategori cukup dengan presentase 56.6%. Status demensia sampel sebagian besar memilki kategori normal dengan presentase 59.0%. Terdapat hubungan antara pengetahuan gizi terhadap demensia dan terdapat hubungan antara pengetahuan aktivitas fisik terhadap demensia dengan nilai p-value 0.000. Saran yang diberikan diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi tentang aktivitas fisik yang baik bagi para lansia.Kata kunci: Pengetahuan gizi, pengetahuan aktivitas fisik, demensia                                                Abstract Elderly population has steadily increased every year, along with aging someone happened share the system change in the body. Change that might happen to senior citizens of them change in physical and spiritual change as dementia. Prevalency malnutrition in elderly reached 17-65%. Meanwhile, the effects from lack of physical activity be as the trigger for the disease one dementia. This research aims to review the relationship of knowledge of nutrition and physical activity on the elderly in the Tista village Kerambitan district Tabanan regency. This research is qualitative, research design is cross sectional. Number of total sampling is 83 by using chi square test. The result show that most of the nutrition knowledge sample have good category with percentage 49.4%. Most of the physical activity knowledge sample have enough category by percentage 56.6%. Most of the dementia status sample have normal category at percentage 59.0%. There is relationship between nutrition knowledge and dementia also there is relationship between physical activities to dementia with p-value 0.000. It is expected to the health workers to provide education about good physical activities for elderly.Keywords: Dementia, Nutrition Knowledge, Physical Activity Knowledge.