Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi SAFE (Strong, Active, Fit, Emergency-Ready) Sebagai Upaya Membangun Generasi Remaja Tangguh PANDAN ENGGARWATI; SRI MELFA Damanik; APRI RAHMA DEWI; NUR AMRI HUSNA; DHIAN LULUH ROHMAWATI; SEPTY AULIA HELMAWATI; ANISA DWI SYABANI; FIRLIANA BUDIMAN
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i1.627

Abstract

Pendahuluan: Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan di luar pembelajaran intrakurikuler dan dilakukan di lingkungan sekolah yang bertujuan untuk mewadahi sekaligus meningkatkan minat, bakat, keterampilan dan kemampuan serta membantu proses perkembangan fisik peserta didik. Remaja, khususnya anggota pramuka, sering terlibat dalam kegiatan luar ruangan yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan matra terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa pramuka dalam menjaga kesehatan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Dalam kegiatan ini siswa diharapkan siswa dapat belajar memahami peraturan baris-berbaris, melatih ketahanan fisik, serta menumbuhkan tanggung jawab dan keberanian. Metode: pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Negeri 13 Depok dengan memberikan edukasi kepada 30 orang siswa melalui ceramah interaktif, demonstrasi pertolongan pertama, dan simulasi penanganan kondisi darurat. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 9,37 (SD = 1,752) sebelum menjadi 13,13 (SD = 1,570) setelah edukasi. Terjadi peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 3,76 poin setelah pelaksanaan intervensi. Kesimpulan: Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk meningkatkan pengetahuan siswa pramuka SMP Negeri 13 Depok dalam menjaga kesehatan dan menghadapi situasi darurat.
Edukasi Kesehatan Tentang Dampak Negatif Penggunaan Gadget Terhadap Tumbuh Kembang Balita Sri Melfa Damanik; Apri Rahma Dewi; Pandan Enggarwati; Nur Amri Husna; Dhian Luluh Rohmawati
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/p94cw405

Abstract

Masa balita merupakan fase golden age yang sangat menentukan kualitas pertumbuhan fisik, kognitif, dan psikososial anak. Stimulasi yang tepat pada usia ini sangat menentukan kualitas pribadi di masa depan. Pengasuhan dengan paparan gadget yang tidak terkontrol berkorelasi negatif terhadap kemampuan bicara dan sosialisasi anak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM)ini adalah untuk mengoptimalisasi peran orang tua melalui peningkatan literasi mengenai dampak negatif penggunaan gadget terhadap tumbuh kembang  balita di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. Pelaksanaan PKM ini melibatkan 35 orang tua di Posyandu Balita RW 02 Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. Pendekatan yang digunakan adalah active and participatory learning yang mencakup tahapan asesmen awal (pre-test), intervensi edukasi melalui ceramah edukatif dan diskusi interaktif, serta evaluasi akhir (post-test). Hasilnya adalah tingkat pemahaman ibu mengalami peningkatan yang signifikan setelah pemberian edukasi kesehatan yaitu sebesar 78% (pengetahuan baik), 22% (pengetahuan cukup baik) dari sebelumnya 57,14% (pengetahuan baik, 31,43% (pengetahuan cukup), 11,43% (pengetahuan kurang). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif bertanya dan terlibat dalam kegiatan diskusi interaktif. Edukasi kesehatan ini efektif dalam membekali orang tua untuk lebih bijak dalam mendampingi anak menggunakan teknologi guna mencegah risiko tumbuh kembang anak seperti keterlambatan bicara (speech delay) dan gangguan sosialisasi pada anak.
Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kesehatan Mental Anak: Narrative Review Apri Rahma Dewi; Sinta Wijayanti; Dwi Suratmini; Sri Melfa Damanik; Dian Widya Putri
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 11, No 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v11i1.937

Abstract

Penggunaan gadget pada anak - anak semakin meningkat secara global, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait dampaknya terhadap kesehatan mental anak. Tujuan narrative review ini adalah menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan mental anak berdasarkan bukti dari jurnal ilmiah tahun 2019 - 2026. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan penelusuran literatur melalui database PubMed, Google Scholar, dan scopus menggunakan kata kunci “gadget”, “smartphone”, “screen time”, “kesehatan mental anak”, “mental health children”, dan “depression anxiety children”. Sebanyak 25 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasil menunjukan bahwa penggunaan gadget berlebihan pada anak berkaitan dengan peningkatan risiko depresi, kecemasan, gangguan tidur, perilaku agresif, dan penurunan kemampuan sosial. Paparan konten media sosial yang tidak sesuai usia meningkatkan risiko kondisi kesehatan mental anak. Kesimpulannya bahwa terdapat hubungan signifikan antara durasi dan pola penggunaan gadget dengan kesehatan mental anak. Intervensi berbasis keluarga, sekolah, serta edukasi membatasi paparan gadget yang tidak terkontrol pada anak sangat penting untuk diberikan.