Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

THE INFLUENCE OF DIGITAL LITERACY, FINANCIAL LITERACY, GENDER, AND FEAR OF MISSING OUT (FOMO) ON STOCK INVESTMENT DECISIONS WITH INFORMATION DISCLOSURE AS A MEDIATING VARIABLE AMONG GENERATIONS Y AND Z IN WEST JAVA Zukhruf Ramadhani; A. Mukti Soma; Brady Rikumahu; Dwi Fitrizal Salim
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.1968

Abstract

The This study is based on the phenomenon of increasing investment losses and FOMO (Fear of Missing Out) in Indonesia, with illegal investment losses amounting to IDR 139 trillion and FOMO among young people rising to 80% by 2024. This trend aligns with the growing number of investors and digital literacy in Indonesia, particularly in Java, which has the highest concentration of investors. The large population of Generations Y and Z in West Java serves as the subject of this research, highlighting the gap between financial literacy (56.10%) and financial inclusion (88.31%). This reinforces the urgency of this study. Information disclosure is considered crucial in reducing information asymmetry and managing risk in investment decision-making. The main objective of this study is to examine the direct and indirect effects of digital literacy, financial literacy, gender, and FOMO on stock investment decisions, as well as to test the role of information disclosure. A quantitative approach is used, with a questionnaire distributed to 443 respondents from Generations Y and Z in West Java, all of whom have investment experience in stocks. The purposive sampling technique was used, and data analysis was conducted using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) to test model validity, reliability, and relationships between variables. The results show that digital literacy, financial literacy, gender, and FOMO significantly affect stock investment decisions. Information disclosure mediates the relationship between financial literacy, gender, and FOMO on investment decisions but does not mediate the relationship between digital literacy and investment decisions. Furthermore, information disclosure positively influences stock investment decisions, emphasizing the importance of transparency. This study contributes to the development of a theoretical model that highlights the role of market discipline through information disclosure. Practically, the findings can guide OJK and companies in designing digital-financial literacy programs and improving information transparency to prevent investment fraud and increase investor confidence. The study suggests that investors should enhance their understanding of investment risks and critically assess available information. Limitations include the focus on Generations Y and Z in West Java using purposive sampling, and the exclusion of other factors like education. The self-report quantitative method may lead to bias, and cross-sectional data does not capture changes in investment behavior over time. Future research is recommended to expand the demographic sample, include additional variables, and use a mixed-method approach for more comprehensive results.
EDUKASI PERENCANAAN KEUANGAN DIGITAL UNTUK MEMPERSIAPKAN KEMANDIRIAN FINANSIAL SISWA SMK YPPS SUMEDANG Ratih Hendayani; Deannes Isynuwardhana; Grisna Anggadwita; Dwi Fitrizal Salim
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3185

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengelola keuangan pribadi melalui edukasi perencanaan keuangan digital. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan melalui wawancara dengan pihak sekolah dan siswa, penyuluhan materi literasi keuangan digital, workshop penggunaan aplikasi keuangan digital (e-wallet, mobile banking), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek literasi keuangan digital, pemasaran digital, branding, serta kemampuan menyusun anggaran pribadi. Peningkatan pemahaman terlihat dari perubahan kategori pengetahuan peserta, antara lain dari fair menjadi good pada aspek pemasaran digital dan fungsi pemasaran digital, serta dari bad menjadi good pada aspek strategi branding. Pelatihan ini terbukti efektif dalam membantu siswa memahami penggunaan teknologi keuangan untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur dan mendukung kesiapan mereka dalam bekerja maupun berwirausaha. Diperlukan pendampingan lanjutan agar siswa dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut secara optimal dalam kehidupan nyata. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan mempersiapkan kemandirian finansial siswa SMK YPPS Sumedang.
PENINGKATAN KEBERLANGSUNGAN USAHA PMI MELALUI SOSIALISASI BISNIS DIGITAL DAN SISTEM KEUANGAN DI SANGGAR BINAAN SIKL Ardio Sagita; Dwi Fitrizal Salim; Koenta Adji Koerniawan
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3189

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keberlangsungan usaha Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui sosialisasi bisnis digital dan sistem keuangan berbasis teknologi di Sanggar Binaan SIKL. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui pelatihan, workshop, simulasi, serta evaluasi pre-test dan post-test kepada 28 peserta PMI untuk mengukur pemahaman mereka terhadap konsep bisnis digital dan literasi keuangan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait strategi bisnis digital, pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan aplikasi keuangan digital dalam mendukung aktivitas usaha. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan minat untuk menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam praktik nyata. Simpulan, pelatihan dan sosialisasi ini efektif dalam meningkatkan literasi bisnis digital dan keuangan, sehingga mampu mendorong PMI untuk aktif berpartisipasi dalam usaha berbasis digital secara mandiri dan berkelanjutan.  
PEMANFAATAN E-WALLET, INVESTASI DIGITAL, DAN KEAMANAN TRANSAKSI BAGI GURU DAN LEMBAGA PENDIDIKAN Ajeng Luthfiyatul Farida; Putri Fariska; Farida Titik Kristanti; Dwi Fitrizal Salim
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3196

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital bagi guru dan lembaga pendidikan melalui pemanfaatan e-wallet, pengenalan investasi digital, serta penguatan keamanan transaksi. Metode pengabdian menggunakan pendekatan participatory learning yang mencakup sosialisasi literasi keuangan digital, pelatihan praktik penggunaan aplikasi, simulasi transaksi, diskusi studi kasus, serta evaluasi kegiatan melalui kuesioner skala Likert dan pertanyaan terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 92% peserta memahami tujuan pengabdian, 90% menilai materi relevan dengan kebutuhan, dan seluruh peserta merasakan peningkatan pengetahuan mengenai penggunaan e-wallet, investasi digital, serta praktik keamanan transaksi. Simpulan, bahwa pelatihan berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan kemampuan guru memanfaatkan layanan keuangan digital secara produktif dan aman, serta mendorong lembaga pendidikan untuk mengadopsi sistem keuangan digital secara lebih optimal.  
PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN BISNIS DIGITAL BAGI MASYARAKAT INDONESIA DI MALAYSIA Farida Titik Kristanti; Dini Wahjoe Hapsari; Suhal Kusairi; Dwi Fitrizal Salim
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3209

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi keuangan dasar, pemahaman keuangan digital, serta keterampilan bisnis digital bagi siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Program dilaksanakan selama satu tahun dengan metode survei kebutuhan, penyusunan materi, pelatihan tatap muka, serta pendampingan berkelanjutan. Kegiatan pelatihan mencakup perencanaan keuangan pribadi, penggunaan aplikasi keuangan digital secara aman, serta pemahaman peluang bisnis berbasis teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta, dengan 100% responden menyatakan puas terhadap materi dan pelaksanaan program. Peserta mampu memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana serta potensi pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung aktivitas ekonomi. Program ini memberikan dampak positif dalam memperkuat kemampuan finansial dan digital masyarakat Indonesia di Malaysia, serta memiliki peluang besar untuk dilanjutkan melalui pendampingan lanjutan dan penyediaan materi pembelajaran digital.  
LITERASI PENGENDALIAN INTERNAL UNTUK PERSEDIAAN DI PERUSAHAAN DAGANG Dudi Pratomo; Andrieta Shintia Dewi; Mohammad Riza Sutjipto; Dwi Fitrizal Salim
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3215

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pengendalian internal persediaan di kalangan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YPPS Sumedang guna mendukung pengelolaan persediaan barang praktik yang akuntabel, transparan, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi digital sederhana. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, penyuluhan konsep pengendalian internal berbasis kerangka COSO, simulasi pencatatan persediaan digital menggunakan spreadsheet, implementasi terbimbing, serta evaluasi dan refleksi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan prinsip pengendalian internal, termasuk pemisahan fungsi, dokumentasi, dan pemantauan, serta kemampuan mengoperasikan pencatatan persediaan berbasis digital yang lebih sistematis dibandingkan metode manual. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa literasi pengendalian internal yang dipadukan dengan pendampingan teknologi sederhana efektif dalam memperkuat tata kelola persediaan di lingkungan pendidikan vokasi dan menjadi fondasi awal dalam membangun budaya manajemen berbasis data yang berkelanjutan.  
PENDAMPINGAN PELATIHAN PENGEMBANGAN BISNIS DIGITAL: STRATEGI PEMBERDAYAAN WIRAUSAHA MUDA Sunu Puguh Hayu Triono; Ratri Wahyuningtyas; Rian Febrian Umbara; Dwi Fitrizal Salim; Ratih R. Raihanun; Alfi Inayati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3360

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesiapan kewirausahaan digital siswa SMK YPPS Sumedang melalui pendampingan dan pelatihan pengembangan bisnis berbasis digital sebagai strategi pemberdayaan wirausaha muda. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif yang meliputi survei kebutuhan mitra, persiapan materi dan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan praktik langsung pengembangan bisnis digital, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan melalui kuesioner dan monitoring. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep bisnis digital, strategi pemasaran online, pemanfaatan marketplace dan e-commerce, pembuatan konten digital, serta penggunaan teknologi dalam manajemen bisnis sesuai dengan kompetensi perhotelan, tata boga, dan tata busana. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi terhadap kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, ketepatan waktu pelaksanaan, serta kualitas pendampingan, dan peserta berharap program serupa dapat dilanjutkan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan dan pelatihan pengembangan bisnis berbasis digital efektif dalam meningkatkan kesiapan siswa SMK YPPS Sumedang sebagai calon wirausaha muda yang adaptif terhadap transformasi digital dan berpotensi membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan.