Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Visualisasi Sistem Tata Surya Menggunakan Teknologi Augmented Reality Berbasis Android Laya, Mauldy; Rewaldy, Rewaldy
MULTINETICS Vol. 1 No. 1 (2015): MULTINETICS Mei (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v1i1.1039

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi membuat perkembangan pula pada bidang virtual reality menjadi augmented reality. Augmented reality secara cepat berkembang di berbagai bidang termasuk dalam bidang pendidikan. Salah satu kelebihan dari augmented reality yaitu dapat diimplementasikan secara luas dalam berbagai media sebagai aplikasi mobile dalam smartphone. Makalah ini mengembangkan aplikasi dengan menggunakan teknologi augmented reality untuk visualisasi sistem tata surya. Visualisasi terbagi menjadi 4 bagian yaitu visualisasi matahari dan planet-planet, pengelompokan planet-planet, gerhana, dan benda-benda langit. Software yang digunakan diantaranya Unity 3D, Vuforia, Cinema 4D, Android SDK. Hasil pengujian bahwa aplikasi berjalan baik pada perangkat smartphone dengan RAM minimal 278MB dan kecepatan prosesor minimal 800MHz. Hasil kuesioner pengguna menunjukkan aspek desain navigasi, kualitas, dan tingkat kepuasan lebih dari 50%.
Desain Game “Agent J” dengan Memanfaatkan Mind Wave dan Webcam sebagai Kontrol Masukan dan Interaksi Sonjaya, Iwan; Hidayatulloh, Amri; Laya, Mauldy
MULTINETICS Vol. 2 No. 2 (2016): MULTINETICS Nopember (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v2i2.1054

Abstract

Berbagai perangkat masukan kontrol telah dikembangkan, seperti Joystick, Pad, Wheelsteer, Keyboard bahkan Kinect. Jenis–jenis perangkat masukan yang ada, mengacu pada gerak motorik pemain. Hal ini masih membatasi para penyandang disabilitas untuk ikut bermain. Penerapan teknologi EEG pada Mindwave dan kamera web mampu diterapkan sebagai masukan kontrol permainan maya yang bersifat “Motionless”. Permainan (game) ini menggunakan karakter dan environment tiga dimensi (3D) dengan 3 level/stage. Pengujian terhadap Beta-User mencapai keberhasilan rata – rata 78.8% dengan sentimen ketertarikan sebesar 90%, kesulitan sebesar 68%, akurasi sebesar 72%, imersifitas sebesar 78% dan objektifitas manfaat 86%. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa penerapan teknologi EEG telah mempengaruhi ketertarikan pemain dalam bermain dengan tingkat imersifitas dan manfaat yang cukup tinggi untuk kendali yang bersifat “Motionless” dimana hal ini dapat dikembangkan dan diterapkan bagi para penyandang disabilitas
Sistem Pendukung Keputusan Produk Patiseri Terbaik dengan Metode Profile Matching Laya, Mauldy; Zainnur, Luthfi
MULTINETICS Vol. 1 No. 2 (2015): MULTINETICS Nopember (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v1i2.1060

Abstract

Perkembangan teknologi yang melesat saat kini menghadirkan satu kemudahan dalam kehidupan manusia. Untuk memudahkan dan meningkatkan sistem produksi terutama pada industri rumahan patiseri, maka diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat membantu pihak industri rumahan tersebut dalam memutuskan jumlah produksi berdasarkan jumlah produk yang laku, terbaik, dan terpopuler di masyarakat. Dengan menggunakan sebuah kuesioner untuk mengetahui produk terbaik dan terpopuler di masyarakat, serta menggunakan metode profile matching untuk membantu proses penghitungan seluruh data jawaban kuesioner sehingga menghasilkan peringkat dari produk-produk yang telah dipilih oleh pelanggan melaluiproses pengisian kuesioner. Profile matching adalah sebuah mekanisme pengambilan keputusan dengan mengasumsikan bahwa terdapat tingkat variabel prediktor yang ideal yang harus dipenuhi oleh subyek yang diteliti, bukannya tingkat minimal yang harus dipenuhi atau dilewati. Hasil yang dicapai dalam perhitungan menggunakan metode profile matching ini adalah sebuah nilai yang akan diurutkan dari yang terbesar hingga terkecil dan akan menghasilkan sebuah urutan peringkat. Hasil perbandingan perhitungan secara manual dan otomatis melalui aplikasi didapat hasil yang sama sehingga dapat mempercepat proses apabila digunakan aplikasi yang telah dibuat.
Web Service Processor sebagai Penghubung Sistem Kiosk Medicom dengan SIM RS Kanker Dharmais Laya, Mauldy; Arifin, Barizana Sukmadewi
MULTINETICS Vol. 3 No. 2 (2017): MULTINETICS Nopember (2017)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v3i2.1129

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan badan penyelenggara jaminan kesehatan untuk masyarakat Indonesia. BPJS difungsikan untuk membantu dan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai dari penyedia layanan kesehatan. Namun, hal baik ini berdampak pada peningkatan jumlah rata-rata pasien di Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) tiap harinya. Sementara penyisipan informasi pasien masih dilakukan secara manual oleh pegawai RSKD. Sistem KIOSK Medicom membantu untuk meningkatkan pelayanan pendaftaran pada RSKD. Pembuatan web service ini memungkinkan sistem KIOSK Medicom dapat mengakses dan melakukan pengecekan informasi pasien yang berada dalam SIM RSKD, pengecekan selesainya tiga status episode dari riwayat kegiatan pasien terdahulu, pendaftaran pasien ke dalam poli tujuan dan dokter yang dipilih, pencetakan SEP, dan penyimpanan data pendaftaran pasien. Komponen yang digunakan untuk perancangan web service ini adalah bahasa pemrograman Java dengan framework Spring, Eclipse arsitektur REST web service, Postman, dan database SQL Server
Sibimbel: Aplikasi Android untuk Bimbingan Belajar Yayasan Meldita Class Laya, Mauldy; Winarto, Nadya Felinda
MULTINETICS Vol. 4 No. 1 (2018): MULTINETICS Mei (2018)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v4i1.1153

Abstract

Abstrak - Yayasan Meldita Class berdiri sejak tahun 2007 dan fokus kepada bimbingan belajar privat yang menyebarkan gurunya di daerah Jakarta Timur dan Bekasi. Semua sistem kelola kegiatan belajar mengajar masih manual sehingga memicu banyaknya masalah. Permasalahan perubahan jadwal mengajar yang tidak sampai kepada salah satu pihak antara guru dengan orangtua atau wali murid, kurangnya transparansi terkait pembayaran mengajar terhadap guru, tidak adanya tolak ukur baik bagi orangtua atau wali murid, guru, dan yayasan untuk melihat perkembangan murid. Aplikasi bimbingan belajar berbasis android dibangun untuk mengatasi masalah-masalah yang ada pada Yayasan Meldita Class sehingga memudahkan orangtua atau wali murid, guru, dan yayasan untuk berkomunikasi dengan baik dan lancar. Aplikasi ini dibangun menggunakan metode Guideliness for Rapid Application Engineering (GRAPPLE). Orangtua dan guru dapat mengajukan perubahan jadwal mengajar melalui aplikasi ini. Platform android dipakai agar aplikasi lebih mudah dan fleksibel untuk digunakan dimanapun dan kapanpun pengguna berada. Dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah guru, orangtua atau wali murid untuk melihat jadwal, memudahkan guru untuk melakukan rekap absen, dan latihan kuis bagi siswa. Aplikasi diuji menggunakan metode black-box dan user acceptance testing. Hasil pengujian terhadap 9 responden, yaitu 3 orang guru, 3 orang orangtua atau wali murid, dan 3 murid menyatakan aplikasi dapat dipakai oleh Yayasan Meldita Class.
Sistem Informasi Manajemen Kesehatan Lingkungan Kota Depok Laya, Mauldy; Warsuta, Bambang; Muharram, Asep Taufik; Abdurojak, Abdurojak; Yudiatama, Airlangga; Fadillah, Davi Rama
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12675

Abstract

Kota Depok, sebagai wilayah dengan beragam sektor, menghasilkan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), khususnya limbah medis dari instansi kesehatan, fasilitas, pelayanan kesehatan, dan laboratorium. Pengelolaan B3 medis di fasilitas kesehatan perlu dilakukan secara efektif untuk mencegah pencemaran lingkungan dan ancaman kesehatan manusia. Sayangnya, pengawasan menunjukkan ketidaksesuaian dengan standar, termasuk penyimpanan limbah infeksius yang tidak sesuai, penumpukan limbah, dan penggunaan insinerator yang menciptakan emisi pencemar. Kota Depok menghadapi kompleksitas dalam mengelola limbah medis karena jumlah fasilitas kesehatan yang sangat banyak. Dinas Kesehatan Kota Depok, sebagai penanggung jawab, mengalami kendala dalam pelaporan, seperti format excel yang tidak konsisten dan data yang tidak selalu sesuai antara layanan kesehatan, perusahaan transporter, dan pemusnah limbah. Sebagai solusi, diperlukan Sistem Manajemen Kesehatan Lingkungan (SIMKESLING) yang terintegrasi. SIMKESLING dapat membantu Dinas Kesehatan dalam mengelola dan memantau limbah medis secara efisien. Tahapan pengembangan SIMKESLING melibatkan identifikasi masalah, analisis, desain, pengujian, perbaikan, implementasi, sosialisasi, pelatihan, dan serah terima. Keterlibatan Dinas Kesehatan dari awal hingga akhir memastikan keberhasilan implementasi. Pengembangan SIMKESLING juga dapat terus berkembang untuk mendukung keputusan strategis terkait pengelolaan limbah medis dan kesadaran lingkungan di Kota Depok.