Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisa Perilaku Dosen dalam Memanfaatkan E-Learning di Lingkungan PNJ Menggunakan TAM2 (Technology Acceptance Model) Hidayati, Anita; Oktaviana, Shinta; Ismail, Iklima Ermis
MULTINETICS Vol 3, No 2 (2017): MULTINETICS NOPEMBER (2017)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.Vol3.No.2.2017.pp.1-6

Abstract

E-learning merupakan salah satu penunjang keberhasilan proses pembelajaran dalam hal peningkatan mutu dan kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perilaku dosen dalam memanfaatkan E-learning dengan TAM2 (Technology Acceptance Model). Metode TAM2 digunakan untuk mengukur tingkat penerimaan teknologi pada sebuah organisasi. Instrumen penelitian berupa kuisioner online dalam bentuk google form yang disebarkan kepada dosen semua jurusan di PNJ. Kuesioner yang bisa diolah sebanyak 22 data. Model diolah menggunakan SEM (Structural Equation Model), dan hasil kuesioner diolah menggunakan tools SmartPLS. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa dosen di PNJ belum dapat menerima kehadiran e-learning sebagai media pembelajaran. Beberapa penyebab kondisi ini adalah belum terbangunnya budaya organisasi dalam menggunakan e-learning sebagai sarana untuk membantu proses belajar mengajar;  belum terintegrasinya e-learning dengan sistem informasi akademik dan data akademik; user interface e-learning yang masih kurang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi dosen PNJ.
Perbandingan Hasil Analisis Aplikasi dengan Metode COCOMO I dan II Baqir, Habib Muhammad; Hidayati, Anita
MULTINETICS Vol 1, No 2 (2015): MULTINETICS Nopember (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.Vol1.No.2.2015.pp.6-11

Abstract

Ada beberapa metode yang sudah dikembangkan untuk melakukan perkiraan upaya yang dibutuhkan oleh seseorang atau sebuah tim dalam mengembangkan sebuah perangkat lunak. Diantaranya adalah metode analisis Function Point, Line of Code, dan Constructive Cost Model (COCOMO). Artikel ini berfokus kepada model COCOMO I dan II. Untuk mencari perbedaan COCOMO I dan II, dilakukan estimasi pada sebuah aplikasi .NET yang menggunakan Windows Forms. Pada COCOMO I, terjadi peningkatan hampir 100% terhadap usaha yang dibutuhkan untuk mengembangkan aplikasi yang dilakukan di fase basic dan intermediate. Hal tersebut karena cost driver yang mempengaruhi tingkat usaha penyelesaian dapat dikenali sehingga dapat mengubah perencanaan untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya yang telah diberikan. Pada COCOMO II fase Application Composition, hasil estimasi yang didapatkan tidak berbeda jauh dengan hasil estimasi dengan menggunakan basic COCOMO I, karena tidak memperhitungkan faktor atau hal-hal yang dapat mempengaruhi hasil estimasi yang dilakukan pada fase lanjutan. Hasil estimasi fase Early Design mirip dengan hasil perhitungan Intermediate COCOMO karena ada tujuh cost driver baru yang teridentifikasi. Pada fase Post-Architectural hasil estimasi meningkat hampir dua kali lipat dari perhitungan fase sebelumnya. Ini menunjukkan aplikasi yang dianalisis membutuhkan usaha yang tinggi untuk melakukan pengembangan lebih lanjut.
Aplikasi Listrik Pintar Berbasis Android Marisman, Aji Fitrah; Hidayati, Anita
MULTINETICS Vol 1, No 1 (2015): MULTINETICS Mei (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.Vol1.No.1.2015.pp.1-5

Abstract

Untuk prosedur tagihan listrik, PLN menerapkan 2 sistem yakni, sistem prabayar dan sistem pasca bayar. Sistem pasca bayar merupakan sistem yang banyak diminati masyarakat karena mereka dapat menggunakan listrik terlebih dahulu sebelum membayarnya. Hal ini memaksa PLN untuk mencatat data meter pelanggan ke setiap rumah pelanggan. Untuk mendapatkan efisiensi pencatatan data pelanggan, maka dibutuhkan sebuah sistem untuk mencatat data meter pelanggan dan dapat mengirimkannya langsung ke server. Aplikasi ini bernama listrik pintar yang memiliki fungsi untuk mencatat data meter pelanggan, mengambil titik latitude dan longitude lokasi meter, mengambil foto meter dan melihat hasil catat meter. Aplikasi ini dibangun untuk platform android. Hal ini bertujuan mempercepat pendistribusian data ke server. Pembuatan aplikasi ini menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC). Metode ini memiliki 4 tahapan yakni analisa kebutuhan pengguna, spesifikasi perancangan, pengembangan, pengujian dan implementasi.
Analisa Kualitas Perangkat Lunak Sistem Informasi Akademik Menggunakan McCall Hidayati, Anita; Oktariza, Elsa; Rosmaningsih, Fatimah; Lathifah, Suci Ana
MULTINETICS Vol 3, No 1 (2017): MULTINETICS Mei (2017)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.Vol3.No.1.2017.pp.48-53

Abstract

Saat ini perangkat lunak sudah menjadi kebutuhan primer di setiap perguruan tinggi. Pengujian perangkat lunak merupakan satu hal yang penting dalam menentukan kualitas perangkat lunak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses pengembangan fungsi perangkat lunak dan menguji kualitas perangkat lunak Sistem Informasi Akademik (SIAK) di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Pengujian ini menggunakan kerangka kerja McCall pada lingkup product operation dimana hal yang diuji adalah faktor correctness, reliability, efficiency, integrity, dan usability. Metode yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa PNJ yang berisi faktor kualitas perangkat lunak yang akan digunakan. Berdasarkan hasil kuesioner yang diperoleh dari tanggapan mahasiswa terhadap SIAK PNJ, masih terdapat beberapa kekurangan setelah dilakukan pengujian meliputi faktor kualitas dari sisi correctnes, efficiency, dan integrity. Sedangkan dari faktor usability dan reliability dapat dinyatakan bahwa SIAK PNJ telah memenuhi faktor kualitas perangkat lunak serta  kebutuhan mahasiswa PNJ.
Rancang Bangun Aplikasi Biro Travel dengan SMS Gateway dan Google Maps API At Taufiq, Muhammad Hazbiallah; Hidayati, Anita
MULTINETICS Vol 2, No 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.Vol2.No.1.2016.pp.43-48

Abstract

Let's Go Outside Travel is a company engaged in the service. Services offered are open-trip travel and tours combined. Tours provided by the travel easier for customers to travel schedules and facilities that are already programmed. The technology can help this is to develop a web-based system for travel agencies Let's Go Outside in the promotion. To meet the demands of the importance of managing the data do the booking, the travel party decided to create a web application that serves to promote new tourism by using google maps API, add a photo documentation and facilitate the process of confirming the transaction with SMS Gateway technology. These include web application design business processes in the travel Let's Go Outside. This design using waterfall method. This method uses a real way and clear for every step of the manufacturing system. The web applications created using CodeIgniter framework, the application has been undergoing testing stages. The results showed that the application has been successfully meeting the user needs with the success rate is 85.7% of 13 respondents.
Beauty Clinic Information Systems Based on Android Hidayati, Anita; Rahayu, Widiatama
MULTINETICS Vol 5, No 1 (2019): MULTINETICS MEI (2019)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.Vol5.No.1.2019.pp.19-24

Abstract

As the times progressed, the world of beauty seemed to expand quite rapidly. Beauty clinics are increasingly emerging like Esthedica Clinic Face and Body Treatments. However, information on the clinic Esthedica still somewhat less for the customer. This can be seen from the customers who always ask about the details of treatment, doctor's schedule, and promotion at the clinic. Not infrequently customers also have to wait long to perform treatment or counseling because of the queue of patients that are sometimes quite a lot. This affects the customer relationship that may feel the lack of convenience provided by the clinic to the customer. Customers also find it difficult to get clinical information that they usually get through telephones and chat apps that are personal and not uncommon too slow response. Therefore, the authors make the application of information systems based on the android beauty clinic Esthedica Face and Body Treatments using GRAPPLE (Guideliness for Rapid Application Engineering) method. In this thesis android based applications will be built to provide information on the Esthedica clinic that is information on various treatments available at the clinic, doctor schedule information, and clinic promotion. Through this application also customers can make booking treatment or consultation with a doctor.
ANALISA KARAKTERISTIK BALING-BALING B SERIES DI AIR TERBUKA DENGAN CFD Purwana, Agung; Hidayati, Anita
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 11, No 1 (2014): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.674 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v11i1.6339

Abstract

Analisa karakteristik baling-baling dibantu komputasi saat ini berkembang cukup pesat sehingga dapat diterapkan untuk menyingkap pengaruh viskositas terhadap efisiensi baling-baling. Penerapan Computational   Fluid Dynamic (CFD) dengan persamaan Reynolds Average Navier-Stokes dengan aliran fluida takmampat turbulen di sekitar daun baling-baling  yang bekerja bebas di air terbuka dapat diselidiki karakteristiknya. Dengan simulasi numerik dalam penelitian ini diharapkan karakteristik baling-baling berbasis propeller B series dan efisiensinya didapatkan. Dengan bantuan perangkat lunak yang disimulasikan dihasilkan beberapa parameter nilai simulasi seperti gaya dorong (N), torsi (Nm), Kt, 10Kq, J dan η baling-baling. Hasil simulasi ini kemudian divalidasi dengan diagram karakteristik baling-baling wageningen B.4.55 yang telah dipublikasi, Hasil simulasi yang telah dilakukan didapatkan nilai hasil simulasi menunjukkan besarnya nilai Kt , 10Kq ,  dan  η  pada J 0.7 memiliki nilai 0.179, 0.305 dan 0.654.
ANALISA PERHITUNGAN KEBUTUHAN PENERANGAN PADA BANGUNAN RIG RAISIS (OFFSHORE) BERDASARKAN CLASS ABS DAN BKI BERBASIS VISUAL BASIC Diana, Feri; Hidayati, Anita
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 11, No 1 (2014): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.444 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v11i1.6321

Abstract

Rig RAISIS adalah salah satu pengeboran milik P.T Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) yang disewa oleh P.T TOTAL untuk memperpanjang kontraknya selama beberapa tahun. Rig RAISIS ini adalah bangunan offshore yang sudah lama berdiri namun perlu direnovasi. Untuk merenovasi diperlukan konsultan bangunan maritim yang salah satunya ditangani oleh P.T Terafulk Megantara Design. Dalam hal ini mereka masih menggunakan perhitungan secara manual. Maka untuk merencanakan penerangan dengan mudah dibuatlah program perhitungan lampu menggunakan program Visual Basic. Program ini dirancang menggunakan beberapa menu perhitungan berdasarkan dua formula, yaitu formula yang sudah lama diterapkan di PT Terafulk Megantara Design dan formula secara teoritis. Langkah menggunakan program ini adalah dengan memasukkan dimensi ruangan, iluminasi, dan luminasi maka akan muncul hasil luas ruangan dan jumlah lampu berdasarkan tipe lampu yang sudah dipilih. Program ini bisa digunakan untuk menghitung jumlah lampu berdasarkan 2 class yaitu ABS dan BKI. Berdasarkan 2 class yang sudah dihitung maka class ABS mempunyai jumlah lampu lebih banyak dibandingkan ruangan yang menggunakan class BKI. Program ini juga lebih cepat digunakan oleh perancang dengan waktu 45 menit dibandingkan menggunakan perhitungan manual yang memakan waktu 1,5 jam saat menghitung Deck Level 31.
IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENGUJIAN KUALITAS PERANGKAT LUNAK APLIKASI ‘INTEGRATED HUMAN RESOURCES INFORMATION SYSTEM (IHRIS) Reza Kamaluddin Isman; Anita Hidayati
Jurnal Teknologi Informasi dan Terapan Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Sumber Daya Manusia terintegrasi merupakan perangkat lunak yang menangani masalah pada divisi SDM dan Umum seperti absensi, penggajian, kas kecil, pergudangan, data karyawan, kontrak, dan lainnya yang menggunakan sumber data yang terintegrasi. Pengintegrasian ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan pada create, read, update, delete (CRUD) pada saat pengoperasian aplikasi, serta integrasi data ini bertujuan menghindari perbedaan informasi yang dihasilkan pada hasil akhir laporan software. Pada jurnal ini penulis melakukan sebuah analisa pada aplikasi Integrated Human Resources Information System (IHRIS), IHRIS merupakan aplikasi perangkat lunak yang akan mengolah data-data dari divisi SDM menjadi informasi laporan yang menggunakan database terintegrasi. Teknologi yang digunakan dalam IHRIS adalah .NET Framework 4.5 dan Microsoft OLEDB (12.0 ACE dan 4.0 JET), serta database yang digunakan adalah Microsoft SQL Server 2012, serta menggunakan bahasa pemrograman C# dengan object-oriented programming. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengidentifikasi berapa besar kualitas perangkat lunak IHRIS dengan dilakukan tes. Tes yang dilakukan adalah unit testing tool dan manual testing. Kemudian dilakukan analisa masalah-masalah apa saja yang dapat diatasi oleh perangkat lunak tersebut. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa masalah yang dapat diatasi oleh perangkat lunak ini adalah CRUD, integrasi, serta pengimporan data absensi dari mesin absensi yang kemudian diproses sebelum disimpan kedalam database IHRIS, masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan teknologi Microsoft OLEDB (12.0 ACE dan 4.0 JET). Hasil kualitas software berhasil diuji dengan test metrics yang menunjukkan hasil 100% lulus uji.
PENGENALAN WARNA UNTUK PENYANDANG BUTA WARNA DENGAN OUTPUT SUARA DAN TEXT Dimas Septa Bahari; Adianto o; Anita Hidayati
Jurnal Simantec Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i2.1390

Abstract

ABSTRAKButa warna adalah kelainan genetika yang diturunkan orang tua kepada anaknya. Karena faktor keturunan inilah seseorang penyandang buta warna mengalami kesulitan dalam membedakan warna. Buta warna sendiri dikelompokkan menjadi beberapa kelompok, berdasarkan kemampuan dalam penglihatan warna, mengingat ada yang buta warna tapi mereka masih dapat membedakan beberapa warna-warna tertentu, ada juga yang mereka tidak dapat melihat warna secara keseluruhan. Keterbatasan inilah yang menyebabkan para penyandang buta warna mengalami kesulitan dalam kehidupan sehari–hari, karena banyak hal–hal di lingkungan yang diasosiasikan dalam bentuk warna. Dari sinilah penulis mencoba membuat suatu alat yang dapat membantu penyandang buta warna untuk dapat mengenali warna sesuai dengan jenis kebutaan warna yang dialaminya. Sistem alat ini menggunakan inputan berupa kamera atau yang biasa disebut dengan digital image processing. Kamera digunakan untuk pengambilan gambar. Data dari kamera berupa gambar atau citra yang kemudian diambil komponen nilai RGB-nya. Nilai tersebut digunakan sebagai inputan Neural Network. Neural Network ini yang digunakan untuk pengambil keputusan. Setelah dilakukan pengujian pada sistem pendeteksian warna menggunakan Neural Network, warna Merah, Hijau, Biru, Biru tua, Cyan, Magenta dan Zaitun memiliki prosentase keberhasilan (100% ), warna Kuning, Hijau tua dan Merah muda memiliki prosentase keberhasilan (80%), warna Putih, Coklat dan Abu-abu memiliki prosentase keberhasilan (60%), sedangkan prosentase( 40%) didapat warna Hitam, dan Oranye. Prosentase keberhasilan setiap warna ditandai dengan output suara dan text dari warna yang dideteksi. Rendahnya validasi warna yang terdeteksi, dikarenakan faktor pencahayaan, kualitas sample warna, dan jenis kamera yang digunakan.Kata kunci : Buta warna, Image Processing, Warna, Neural NetworkABSTRACTColor blindness is a genetic disorder that is passed down from parents to their children. Because of this heredity someone with color blindness have difficulty in contrasted color. Color blindness grouped into several groups, based on the ability of color vision, considering there are color blind but they can still distinguish some colors - certain colors, there is also what they can not see color as a whole. Are limited is what causes people with color blindness are experiencing difficulties in daily life - days, because a lot of things in this neighborhood are associated in the form of color.From here author tries to create a tool which can help people with color blindness is to be able to recognize the color according to the type of color blindness that happened. The system uses input devices such as a camera or commonly called digital image processing, this camera used for image capture, or which the data from this camera will be a picture or digital image, which will be taken component RGB values of the image, then that value used as input Neural Network. Neural Network is used for decision-makers. After testing the color detection system using Neural Network, Red, Green, Blue, Dark Blue, Cyan, Magenta and Olive had a success percentage (100%), Yellow, Green and Pink old has a percentage of success (80%), color White, Brown and Grey has a percentage of success (60%), while the percentage (40%) obtained a color Black, and Orange. The percentage of success each color is marked with voice and text output from that detected color, low color validation detected, because the lighting factor, the quality of color samples, and the type of camera used.Keywords: Color blindness, Image Processing, Colour, Neural Network