Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strengthening Reading, Writing, and Numeracy Literacy through Integrated Thematic Learning for Students in the Elementary School Teacher Education Rivaldo Paul Telussa; Santji Afi Rangkoly; Jasmari; Tut Hidayatillah; Jermanto Subeno Lasamahu
DEVOTIONIS Volume 3, Issue 1, January 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/dvs.v3i1.199

Abstract

This community service program was conducted in response to the need to strengthen integrated literacy and numeracy competencies among preservice elementary school teachers. The purpose of this study was to enhance students’ reading–writing literacy and numeracy skills through the implementation of integrated thematic learning in the Elementary School Teacher Education Program (PGSD) at Universitas Satya Wiyata Mandala. The method employed was a participatory and reflective community service approach, implemented through thematic learning workshops, guided practice, mentoring, and continuous reflection activities. Participants were actively involved in critical reading, reflective writing, and contextual numeracy problem-solving embedded within thematic learning activities relevant to elementary education. Data were collected through observation, literacy and numeracy assessments, student response questionnaires, and documentation, and analyzed descriptively using qualitative and simple quantitative techniques. The findings indicate that the implementation of integrated thematic learning effectively improved students’ ability to connect reading, writing, and numeracy skills in a meaningful and contextual manner. In addition, students demonstrated increased pedagogical awareness, confidence, and readiness to design thematic learning activities that integrate literacy and numeracy for elementary classrooms. Overall, the program successfully achieved its objectives and shows strong potential for sustainable implementation in preservice teacher education to support the development of competent and reflective future elementary school teachers.
Penguatan Ekosistem Perlindungan Anak melalui Implementasi Disiplin Positif pada Satuan PAUD Kabupaten Nabire Nurul Afika Syahriani; Olince Bagubau; Nartika Ratte Parura; Marlina Ribka Rarbab; Yeni Fonataba; Elsa Manuaron; Jermanto Subeno Lasamahu; Julvani Ayuningsih Warsito; Stefani Saboan; Debbie Maroni Titaley; Dominggus Paulus Situru
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.9066

Abstract

Perlindungan anak merupakan aspek penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak. Namun, masih terbatasnya pemahaman mahasiswa calon guru mengenai konsep perlindungan anak dan implementasi disiplin positif berpotensi memengaruhi kualitas praktik pembelajaran yang menghormati hak-hak anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire dalam menerapkan disiplin positif sebagai bagian dari penguatan ekosistem perlindungan anak pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 50 mahasiswa melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada aspek perlindungan anak, disiplin positif, kemampuan menganalisis kasus, dan penyusunan strategi penanganan perilaku peserta didik dengan rata-rata peningkatan sebesar 30,50%. Selain itu, tingkat kepuasan peserta mencapai 95,40%, yang menunjukkan bahwa materi dan metode pelatihan dinilai relevan dengan kebutuhan calon guru. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas kekerasan. Dengan demikian, pelatihan disiplin positif dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kapasitas calon guru sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem perlindungan anak yang berkelanjutan di Kabupaten Nabire.