Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengonstruksi model pendidikan moral berbasis kearifan lokal dalam perspektif pendidikan Islam kontemporer sebagai upaya memperkuat pembentukan karakter peserta didik di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku ilmiah, artikel jurnal, hasil penelitian, dan berbagai literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis untuk menghasilkan model konseptual yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan moral berbasis kearifan lokal dibangun atas tiga landasan utama, yaitu nilai-nilai Islam sebagai dasar normatif, kearifan lokal sebagai sumber nilai sosiokultural, dan pendidikan Islam kontemporer sebagai pendekatan pedagogis. Model ini terdiri atas komponen utama berupa landasan nilai, pendidik, peserta didik, lingkungan pendidikan, strategi pembelajaran, dan evaluasi karakter yang saling terintegrasi. Implementasi model dilakukan melalui internalisasi nilai, pembiasaan, keteladanan, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta evaluasi karakter secara berkelanjutan. Model konseptual yang dihasilkan menawarkan pendekatan pendidikan moral yang integratif, kontekstual, dan adaptif sehingga mampu memperkuat pembentukan akhlak mulia, melestarikan kearifan lokal, serta meningkatkan relevansi pendidikan Islam dalam menjawab tantangan masyarakat kontemporer.