Tuti Firdayani
Universitas PGRI Palembang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Rasa Nasionalisme Anak 5-6 Tahun Melalui Pengenalan Budaya Lokal Sumatera Selatan Novianti; Tuti Firdayani; Darwin Effendi
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran konkret. Penelitian ini dilakukan karena anak-anak belum menunjukkan indikator nasionalisme secara optimal, khususnya dalam hal cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kegiatan pembelajaran konkret diharapkan dapat memberikan pengalaman bermakna yang memungkinkan anak memahami dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang mencakup tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 anak Kelompok B di TK Alfarizi, Banyuasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif berdasarkan pencapaian indikator nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan budaya lokal Sumatera Selatan secara efektif meningkatkan sikap nasionalisme anak. Pada Siklus I, 6 anak (40%) dikategorikan Mulai Berkembang (MB), 6 anak (40%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 3 anak (20%) Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah perbaikan pada Siklus II, 13 anak (86,7%) mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), melampaui indikator keberhasilan sebesar 75%. Anak-anak menunjukkan sikap yang lebih baik dalam mencerminkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan budaya lokal Sumatra Selatan dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan nasionalisme pada anak usia dini, khususnya dalam mengembangkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik anak usia dini dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam pembelajaran di kelas sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter sejak dini. Namun, penelitian ini terbatas pada satu taman kanak-kanak dengan jumlah partisipan yang relatif sedikit; oleh karena itu, hasilnya tidak dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis budaya lokal di lingkungan pendidikan serta wilayah yang berbeda.
SOSIALISASI PERMAINAN TRADISIONAL PALEMBANG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA DI TK NEGERI PEMBINA 2 PALEMBANG Santa Idayana sinaga; Padilah padilah; Rahmah Novianti; Melinda Puspita Sari Jaya; Fatma Rizki Intan; Mardiana Mardiana; Tuti Firdayani; Dessi Andriani
Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Wilayah Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51529/kjpm.v6i1.931

Abstract

This Community Service (PKM) activity was carried out as an effort to increase the understanding of PAUD teachers regarding the importance of preserving local culture through traditional Palembang games. Partners' problems included teachers' low understanding in integrating traditional games into learning and children's declining interest in local culture. This activity aims to improve teachers' skills in implementing traditional games as a medium for early childhood learning. The implementation method was carried out through the stages of needs observation, material socialization, traditional game implementation practice, mentoring, and activity evaluation. 15 participants consisting of teachers and the principal of Pembina 2 Palembang State Kindergarten. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding of local culture preservation and teachers' ability to design traditional game-based learning activities. In addition, participants showed high enthusiasm throughout the activity. The activity contributed positively to quality of PAUD learning which is more contextual, enjoyable, and based on local culture.
Design and Development of KURA (Number House cards) as a Numeracy Learning Medium for Early Childhood Education Ema Putri Amalia; Tuti Firdayani; Evia Darmawani
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.104472

Abstract

The low numeracy skills of early childhood students at TK X Palembang represent the primary issue underlying this research, with initial observations revealing that only 20% of students achieved learning mastery. This problem is triggered by the use of monotonous conventional learning media, necessitating interactive innovations such as KURA (Number House Cards). This study aims to develop KURA media that is valid and practical to improve children's counting abilities. Employing a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, the subjects included 20 group B students, one teacher, and three expert validators. Data were collected through observations, interviews, documentation, and questionnaire instruments, followed by descriptive percentage analysis. The results indicated that the KURA media achieved a validity rate of 93.33% (highly valid) from material, media, and language experts. Furthermore, the practicality rate reached 93% based on teacher and student responses (highly practical). In conclusion, KURA media was successfully developed as an innovative, interactive, and feasible solution to overcome numeracy challenges in early childhood through an engaging visual-manipulative approach.
The Effect of the Jurang Board Media (Addition and Substraction Board) on Early Numeracy Skills Villa Parera; Darwin Effendi; Tuti Firdayani
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.103778

Abstract

Mathematics is one of the fundamental skills that is important for early childhood development. Good numeracy skills can serve as a foundation for more advanced academic abilities. This study aims to determine the effect of the jurang board media (addition and substraction board) on early numeracy skills in children aged 5-6 years. The method used was a pre-experimental design with an one-group pretest-posttest design. The research subjects consisted of 20 children selected through purposive sampling. Data were collected through prestest and posttest in the form of worksheet involving tasks such as recognizing numbers 1-10, coloring, and counting pictures of insects. Data collection techniques included tests, observations, and documentation. The results showed that the average pretest score was 34.60, while the average posttest score increased to 59.5. Hypothesis testing using the paired sample T-test showed a significance value of 0.000 (p<0.05), indicating a significant difference between the pretest and posttest scores. This study contributes to the development of engaging and interactive mathematics learning methods for children and encourages the use of creative media in early childhood education.