Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Problem Based Learning pada Materi Pola Hereditas untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII SMA Aisyah, St; Asiyah, Rofi Atul; Yuliani, Ukhidah; Budiyono, Agus; Hotimah, Hosnol
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fxj7yn53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  kemampuan berpikir kritis siswa dalam penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi pola hereditas kelas XII SMA Negeri 1 Pamekasan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pra-siklus dan siklus I, dengan subjek penelitian siswa kelas XII-C sebanyak 37 dan siswa kelas XII-D sebanyak 36. Penerapan PBL dilakukan melalui tes essai yang berkaitan dengan analisis kasus hereditas. Tes diberikan pada tahap pra-siklus dan siklus 1 dengan mengacu pada indikator kemampuan berpikir kritis meliputi menginterpretasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menginferensi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan rata-rata persentase serta deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran hasil yang diperoleh dari analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pola hereditas. Pada tahap pra-siklus kemampuan berpikir kritis siswa masih berada pada kategori cukup hingga baik dengan rata-rata 59,375% (kelas XII-C) dan 65,625% (kelas XII-D), setelah penerapan model PBL pada siklus I terjadi peningkatan menjadi 80,925% (kelas XII-C) dan 82,925% (kelas XII-D) dengan kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model PBL pada materi pola hereditas. This study aims to improve students' critical thinking skills in the application of the Problem Based Learning (PBL) model on the material of heredity patterns of class XII of SMA Negeri 1 Pamekasan. This study is a Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two stages, namely pre-cycle and cycle I, with research subjects of class XII-C as many as 37 students and class XII-D as many as 36 students. The application of PBL is carried out through essay tests related to the analysis of heredity cases. The test is given in the pre-cycle and cycle 1 stages with reference to indicators of critical thinking skills including interpreting, analyzing, evaluating, and inferring. Data analysis is carried out descriptively quantitatively through the calculation of the average percentage and descriptive qualitatively to provide an overview of the results obtained from the quantitative analysis. The results of the study indicate that the application of PBL has the potential to improve students' critical thinking skills on the material of heredity patterns. In the pre-cycle stage, students' critical thinking skills were still in the sufficient to good category with an average of 59.375% (class XII-C) and 65.625% (class XII-D), after the application of the PBL model in cycle I there was an increase to 80.925% (class XII-C) and 82.925% (class XII-D) with a very good category. Thus, it can be concluded that this study shows a tendency to increase students' critical thinking skills after the application of the PBL model on the material of heredity patterns.
Penerapan Quizizz sebagai Media Evaluasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif pada Materi Bioteknologi Hossimah, Nor; Mutmainnah, Mutmainnah; Yuliani, Ukhidah; Budiono, Agus; Hotimah, Hosnol
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nbxz1063

Abstract

Pembelajaran Biologi masih menghadapi kendala dalam proses evaluasi yang cenderung konvensional sehingga kurang mampu meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar kognitif peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media evaluasi berbasis digital yang lebih interaktif melalui penggunaan Quizizz. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi Bioteknologi di kelas XII SMA Negeri 1 Pamekasan melalui penerapan kombinasi evaluasi interaktif Quizizz dan tes uraian, dengan indikator keberhasilan pencapaian ketuntasan klasikal minimal 85% serta peningkatan aktivitas belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian berjumlah 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi tes dan observasi. Pada pra-siklus digunakan 5 soal uraian. Pada siklus I, diterapkan 30 soal pilihan ganda (PG) melalui Quizizz untuk memanfaatkan penilaian otomatis dan fitur peringkat guna meningkatkan antusiasme, serta 5 soal uraian sebagai instrumen utama pembanding yang setara. Analisis data kuantitatif dilakukan terhadap 5 soal uraian untuk menghitung rata-rata nilai dan persentase ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif setelah penerapan Quizizz, dengan rata-rata skor uraian meningkat dari 7,68 menjadi 8,22 dan ketuntasan klasikal dari 62,85% menjadi 88,57% yang telah memenuhi indikator keberhasilan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan evaluasi interaktif berbasis Quizizz memberikan kontribusi deskriptif yang positif, meskipun peningkatan skor uraian juga turut dipengaruhi oleh efek latihan dari pengerjaan soal PG sebelumnya. Biology learning still faces challenges in the evaluation process, which tends to be conventional and less capable of increasing student engagement and cognitive learning outcomes. Therefore, innovation in digital-based evaluation media is needed to make it more interactive through the use of Quizizz. This study aims to improve students' cognitive learning outcomes in Biotechnology material in class XII SMA Negeri 1 Pamekasan through the application of a combination of interactive Quizizz evaluation and essay tests, with a success indicator of achieving a minimum classical mastery of 85% along with an increase in student learning activities. This research uses the Classroom Action Research (CAR) method with the Kemmis and McTaggart model. The research subjects were 35 students. Data collection techniques included tests and observation. In the pre-cycle, 5 essay questions were used. In cycle I, 30 multiple-choice questions (MCQs) via Quizizz were applied to utilize automatic grading and leaderboard features to increase enthusiasm, along with 5 essay questions as the primary comparative instrument. Quantitative data analysis was conducted on the 5 essay questions to calculate the average score and classical mastery percentage. The results showed an increase in cognitive learning outcomes after the application of Quizizz, with the average essay score increasing from 7.68 to 8.22 and classical mastery from 62.85% to 88.57%, which met the success indicator. These findings indicate that the application of interactive evaluation via Quizizz contributes positively descriptively, although the increase in essay scores is also influenced by the practice effect from working on the MCQs beforehand.