Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PADA PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN METODE REGRESI LINEAR (Studi Kasus di Minimarket Sidotemu Krian) Fajar Nawawi Bihatma; Muslimin; Rakhmad Wahyudi
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Agustus 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i8.793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor produk (X) terhadap keputusan pembelian (Y) di minimarket, dengan studi kasus di minimarket Sidotemu, Krian. Keputusan pembelian konsumen dipengaruhi oleh berbagai factor terutama factor – factor yang melekat pada produk itu sendiri meliputi kualitas, harga, merek, desain, kemasan, ketersediaan, layanan, fitur dan inovasi produk. Harga yang kompetitif dan merek yang kuat dapat meningkatkan minat beli konsumen, sedangkan harga yang terlalu tinggi atau merek yang kurang dikenal dapat menurunkan minat beli. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah konsumen yang berbelanja di minimarket Sidotemu, Krian. Sampel diambil secara purposive sampling, dengan kriteria konsumen yang membeli produk air minum dalam kemasan botol ukuran sedang dan besar.. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari pertanyaan mengenai persepsi harga, citra merek, dan keputusan pembelian untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.
Pengaruh Variabel-Variabel Kompensasi Insentif Terhadap Prestasi Kerja Karyawan pada PT. Rudy Jaya Kontraktor Kabupaten Sidoarjo. Rakhmad Wahyudi; Wuwuh Asrining Puri; M. Adik Rudiyanto
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss2pp466-479

Abstract

Maju mundurnya perusahan dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor kinerja / prestasi kerja kaaryawan. Sedangkan prestasi kerja karyawan yang paling fundamental dipengaruhi oleh faktor kompensasi. Faktor dan variable kompensasi sangat banyak dan variatif termasuk kompensasi insentif. Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian didapat bahwa, Pertama, semua variabel dalam dalam kompensasi (X) secara serentak/ simultan berpengaruh signifikan dalam memberikan kontribusi terhadap prestasi kerja karyawan pada PT.Rudy Jaya. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 4.822 lebih besar dari F tabel sebesar 2.62 pada taraf nyata 0.05. dengan koefisien determinasi ganda (R Squared) sebesar 0.636 atau 63.6 %, artinya variabel bebas yang dimaksudkan dalam model ini mempunyai kontribusi sebesar 63.6 % terhadap prestasi kerja karyawan pada PT.Rudy Jaya, sedangkan sisanya sebesar 36.4 % dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak dimaksudkan / tidak terdapat pada model penelitian ini. Kedua, masing-masing variabel kompensasi secara parsial berpengaruh signifikan dalam memberikan kontribusi terhadap prestasi kerja karyawan pada PT.Rudy Jaya. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung dari kelima variabel yaitu X1 = 0.489, X2 = 0.693, X3 = 0.573 dan X4 = 0.769 yang lebih kecil dari t tabel sebesar 2.064. Ketiga, variabel kompensasi yang mempunyai pengaruh paling dominan dalam memberikan kontribusi terhadap prestasi kerja karyawan pada PT.Rudy Jaya , hal ini ditunjukkan oleh nilai / koefisien beta yang paling tinggi yaitu variabel tingkat keadilan dalam pemberian insentif (X1) sebesar 0.784 (78.4 %) dibandingkan dengan variabel – variabel lain
Pelatihan pembuatan olahan pangan untuk kesehatan  keluarga dan pencegahan stunting di Kabupaten Mojokerto Anita Anita; Rakhmad Wahyudi; Ismi Yayuk Rakhmawati; B.E Imaduddin; Nuril Ahmad
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2025.03021273

Abstract

Menumbuhkembangkan kesadaran  masyarakat serta berperan aktif dan bertanggung jawab dalam  pelaksanaan pengolahan pangan, gizi dan kesehatan merupakan langkah utama yang harus dimulai. Secara operasional, ditingkat desa atau kelurahan, upaya untuk meningkatkan kesehatan  keluaga dapat  melalui ibu-Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dimana peran seorang ibu didalam suatu rumah adalah merencanakan dan mengolah sumber makanan untuk kesehatan keluarga sedangkan dalam hal penurunanan angka stunting, dapat melalui oleh kader kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Metode pelatihan pada pelatihan kader dalam pengolahan pangan untuk kesehatan keluarga dan pencegahan stunting digunakan adalah ceramah, diskusi, dan simulasi. Materi tentang olahan pangan akan disampaikan secara ceramah oleh narasumber dan didalam diskusi akan di praktekan secara langsung pembuatan pangan untuk kesehatan keluarga dan pencegahan stunting. Kegiatan Pengabdian ini mendapatkan respon positif dengan dibuktikannya peserta aktif bertanya dan ikut serta praktik. Kegiatan Pengabdian ni diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan Ibu PKK dan Kader posyandu dengan praktik di rumah masing masing denga hrapan meingkatnya kesadaran menu keluarga terhadap kesehatan.  
Analisis pengaruh  keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan industri beton Rakhmad Wahyudi; Moh. Muslimin; B.E Imaduddin; Anita Anita
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2025.03021274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana variabel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berpengaruh terhadap kinerja karyawan di sebuah perusahaan manufaktur beton dan konstruksi. Fokus penelitian mencakup empat variabel K3, yaitu metode kerja, kelengkapan tempat dan peralatan kerja, pengalaman kerja, serta peraturan/perundangan. Data diperoleh dari 40 responden melalui survei. Hasil menunjukkan bahwa variabel-variabel K3 secara bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 69,7% terhadap kinerja karyawan. Dari keempat variabel tersebut, metode kerja memberikan pengaruh paling dominan. Meskipun demikian, berdasarkan uji statistik secara keseluruhan (uji F), pengaruh variabel-variabel K3 terhadap kinerja belum signifikan pada tingkat signifikansi yang ditentukan. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan dan penguatan aspek K3, terutama pada penerapan metode kerja yang efektif, guna mendukung pencapaian target kinerja dan mengurangi potensi kecelakaan kerja.
Pelatihan Pembuatan Lampion dari Galon Bekas Sebagai Upaya Revitalisasi Sarana dan Prasarana Kampung Wisata Kota Mojokerto Ismi Yayuk; Rakhmad Wahyudi
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): January - June (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2025.03021291

Abstract

Revitalisasi kampung Wisata memerlukan Inovasi yang berbasis pada potensi lokal, partisipasi Masyarakat, serta prinsip berkelanjutan lingkungan. Adapun salah satu Upaya yang dapat dilakukan Adalah pemanfaatan limbah rumah tanggah yang dapat menjadi produk ekonomi dan estetika. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan lampion dari galon kepada warga dan pengelola kampung Wisata di Kota Mojokerto sebagai sarana peningkatan kreativitas, kepedulian lingkungan dan daya Tarik wisata. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi lampion dari galon bekas yang berpotensi digunakan sebagai elemen dekoratif kampung Wisata. Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pengelolaan sampah. Dengan demikian pelatihan pembuatan lampion dari galon bekas dapat menjasdi salah satu strategi pendukung revitalisasi Kampung Wisata Kota Mojokerto
An Industrial Systems Approach to Utilizing Sweet Potatoes as a Nutritious Local Food for Stunting Prevention Anita Anita; Rakhmad Wahyudi; Ismi Yayuk Rakhmawati; Nuril Ahmad
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): January - June (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2026.03021292

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that has a significant impact on the quality of human resources in Indonesia, both in the short term through increased risk of morbidity and mortality, and in the long term through decreased intellectual capacity that has the potential to cause a lost generation. Therefore, stunting prevention is a national priority that requires a systematic approach, including optimizing the use of local resources in a nutritious food supply system. This study aims to compile a scientific review of the potential of sweet potatoes as a local food ingredient for stunting prevention from an industrial systems perspective. The method used is a literature review with a descriptive qualitative approach to various relevant scientific sources. The study results indicate that sweet potatoes (Ipomoea batatas L.) have strategic value as a raw material in the nutritious food industry value chain due to their nutritional content, including carbohydrates, protein, fat, fiber, vitamin A, and antioxidants, which support the fulfillment of children's nutritional needs. Through an industrial systems approach, sweet potatoes can be developed into various value-added food products such as purees, instant porridge, cookies, sponge cakes, and nuggets that not only increase public access to nutritious food but also strengthen the sustainability of the healthy food supply system in an effort to accelerate stunting reduction.
Model Simulasi Risiko Kurir Dalam Pengiriman Cash On Delivery Dengan Mempertimbangkan Re-attempt Delivery Pada Last Mile Delivery Saskia_Marsa Safira; Pipit Sari Puspitorini; Rakhmad Wahyudi
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.216

Abstract

Perkembangan e-commerce mendorong peningkatan aktivitas Last Mile Delivery, khususnya pada sistem pembayaran Cash On Delivery (COD) yang memiliki tingkat risiko tinggi bagi kurir. Studi ini bertujuan untuk membangun model simulasi guna menganalisis risiko kurir serta mengevaluasi dampak kebijakan Re-attempt Delivery dalam pengiriman COD. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan simulasi System Dynamics. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara selama periode September 2025 hingga Februari 2026. Model dikembangkan menggunakan Causal Loop Diagram dan Stock Flow Diagram, kemudian disimulasikan dalam dua skenario, yaitu tanpa dan dengan penerapan Re-attempt Delivery. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan volume pengiriman COD menyebabkan kenaikan jumlah paket bermasalah. Pada skenario tanpa kebijakan, paket bermasalah meningkat signifikan. Sementara itu, penerapan Re-attempt Delivery mampu menurunkan jumlah paket bermasalah, dari 9.570 menjadi 6.699 pada awal periode dan dari 20.440 menjadi 14.308 pada akhir periode simulasi. Selain itu, jumlah paket yang berhasil dikirim ulang bisa meningkat secara konsisten.
Project Management And Coastal Structure Resilience: An Exploratory Study In Karawang Regency Wuwuh Asrining Puri; M. Adik Rudianto; Rakhmad Wahyudi; Hafizh Fianto Putra
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11673

Abstract

Coastal protection structures such as breakwaters and groins are essential for mitigating shoreline erosion along Indonesia’s vulnerable coastlines, including the Karawang coast on the north coast of Java. This study explores the relationship between project management practices and the resilience of coastal protection structures through an exploratory case study of eight breakwater and groin projects in Karawang. Data were collected using structured surveys administered to project managers and technical personnel, complemented by field assessments of structural condition and functional performance. These indicators were combined into a Coastal Structure Resilience Index (CSRI), a composite measure of each structure’s physical integrity and functional effectiveness. Descriptive and regression analyses indicate a positive association between project management performance and structural resilience, with quality management appearing as the most prominent directional factor. Due to the limited sample size, the results should be considered exploratory rather than statistically conclusive. Nevertheless, the findings suggest that projects characterized by stronger quality control and schedule management tend to achieve better long-term structural conditions. The study highlights the potential importance of effective project management in coastal infrastructure resilience and recommends broader studies across multiple Indonesian coastal regions to support more robust conclusions.
DIGITAL MARKETING TRAINING AS AN EFFORT TO ENHANCE THE PROMOTION OF TOURISM VILLAGES IN MOJOKERTO CITY Ismi Yayuk Rakhmawati; Anita; Rakhmad Wahyudi
IJCDE (Indonesian Journal of Community Diversity and Engagement) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 , 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN, PENGABDIAN PADA MASYARAKAT, PENINGKATAN AKTIVITAS INSTRUKSIONAL, PENINGKATAN DAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/pengabdian.v7i1.4789

Abstract

The development of information technology has shifted the pattern of tourism destination promotion from conventional methods to digital-based marketing. Tourist villages in Mojokerto City possess cultural, culinary, and craft potential that can be developed as tourist attractions, but the use of digital media as a promotional tool is still not optimal. This community service activity aims to improve the ability of tourist village managers to utilize digital marketing as an effective and sustainable promotional medium. The implementation method includes observation, coordination with partners, material development, training, digital content creation practice, and evaluation. The training was attended by tourist village managers. The results showed an increase in participants' understanding of digital marketing concepts, the use of social media for tourism promotion, simple photography and videography techniques, and the creation of engaging promotional content. Participants were also able to create promotional social media accounts and create simple content calendars. This activity has had a positive impact on increasing community capacity in promoting local tourism potential, which is expected to increase tourist visits and support community economic growth.
Culinary potential based on local food in the cultural tourism of Pacet's Keramat Market Anita Anita; Nuril Ahmad; Eko Sutrisno; Rakhmad Wahyudi
Journal of Rural Tourism Vol. 2 No. 1 (2025): January - June
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jrt.2025.03010633

Abstract

Purpose - The purpose of this study is to identify the potential of food made from local resources, specifically sweet potatoes, as a support for cultural tourism in the Keramat market. It also aims to modify sweet potato recipes to make them more innovative and aligned with modern tastes.Methodology/Design/Approach - This is descriptive qualitative research. Data was collected through interviews, Focus Group Discussions (FGD), and experiments involving the modification of sweet potato-based foods. A total of 30 seller respondents were purposively selected to participate in the study. Finding - The study found that the most commonly sold sweet potato-based foods were cenil (16.67% of sellers), followed by gatot and tiwul (13.33%), puthu (13.33%), sundhuk urut (13.33%), dawet drinks (10%), horok-horok (6.68%), and other products like corn, sweet potatoes, and boiled peanuts (3.33%). The study also identified that local resources, specifically sweet potatoes from Pacet, could support cultural tourism by modifying them into modern dishes such as silky sweet potato pudding and sweet potato mayang cake. These dishes incorporate additional ingredients like coconut milk and milk to enhance the nutritional value.Originality/Value - The research highlights the potential of modifying traditional food products to support cultural tourism. By transforming local sweet potato-based foods into innovative dishes, the study provides a unique approach to integrating local resources into tourism and cultural experiences, offering fresh ideas for culinary tourism development.