Annisa Suci Maryana
Universitas Sunan Giri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Bimbel Gratis sebagai Upaya Pemerataan Kesempatan Belajar Anak Kurang Mampu di Dusun Tambak Sari Putri Lailatul Maghfiroh; Mas Ummu Chasbiyah; Mujia Arrizhma; Denis Nurista Sari; Annisa Suci Maryana; Hidayatus Sholikhah; Yurid Citra Ayu Putri; Nadia Marta Trilova; Rahayu Mardikaningsih; Fayola Issalillah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan finansial dan minimnya fasilitas belajar di luar jam sekolah sering kali menjadi faktor utama pemicu ketertinggalan akademik serta kesenjangan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) melalui lima tahapan sistematis (problem, root of the problem, solution, program, dan implementation), program pengabdian yang dikawal oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya ini bertujuan untuk memeratakan kesempatan belajar anak melalui penyelenggaraan bimbingan belajar gratis di Dusun Tambak Sari, Desa Tambak Rejo, Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif untuk memantau perubahan sikap dan pemahaman akademik peserta secara faktual. Sasaran program difokuskan pada siswa kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah dengan materi spesifik IPAS mengenai struktur bagian-bagian bunga, di mana mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya bertindak sebagai pendamping utama dibantu oleh remaja setempat sebagai fasilitator. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep, kemandirian, kedisiplinan, serta keberanian siswa dalam proses instruksional. Pendampingan kelompok kecil ini efektif memitigasi hambatan les berbayar, meningkatkan kesiapan akademik anak, serta menumbuhkan kepedulian sosial terhadap urgensi pendidikan di tingkat basis warga.